<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101</id><updated>2012-02-16T01:16:33.525-08:00</updated><category term='Kartu Ucapan'/><category term='Artikel'/><category term='Profil'/><category term='Download'/><category term='Artikel KSEI'/><category term='Event'/><category term='News'/><title type='text'>FSQ FE UNLAM</title><subtitle type='html'>Mewujudkan Generasi Qur'ani</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-8657875927618230439</id><published>2011-06-02T17:27:00.000-07:00</published><updated>2011-06-02T17:29:48.001-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Semangkuk Bakso</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-jklMyq0ckiU/Tegq9PBbgJI/AAAAAAAAAGE/YHXny4fzLos/s1600/bakso.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-jklMyq0ckiU/Tegq9PBbgJI/AAAAAAAAAGE/YHXny4fzLos/s320/bakso.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613784167010238610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan," gerutunya dalam hati. "Ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap nanar kepulan asap di atas semangkuk bakso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mau beli bakso, neng? Duduk saja di dalam," sapa si tukang bakso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mau, bang. Tapi saya tidak punya uang," jawabnya tersipu malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau hari ini abang traktir kamu? Duduklah, abang siapin mi bakso yang super enak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri pun segera duduk di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, dia tidak kuasa menahan air matanya, "Lho, kenapa menangis, neng?" tanya si abang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya jadi ingat ibu saya, nang. Sebenarnya... hari ini ulang tahun saya. Malah abang, yang tidak saya kenal, yang memberi saya makan. Ibuku sendiri tidak ingat hari ulang tahunku apalagi memberi makanan kesukaanku. Saya sedih dan kecewa, bang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Neng cantik, abang yang baru sekali aja memberi makanan bisa bikin neng terharu sampai nangis. Lha, padahal ibu dan bapak neng, yang ngasih makan tiap hari, dari neng bayi sampai segede ini, apa neng pernah terharu begini? Jangan ngeremehin orangtua sendiri neng, ntar nyesel lho."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri seketika tersadar, "Kenapa aku tidak pernah berpikir seperti itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghabiskan makanan dan berucap banyak terima kasih, Putri bergegas pergi. Setiba di rumah, ibunya menyambut dengan pelukan hangat, wajah cemas sekaligus lega,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Putri, dari mana kamu seharian ini, ibu tidak tahu harus mencari kamu ke mana. Putri, selamat ulang tahun ya. Ibu telah membuat semua makanan kesukaan Putri. Putri pasti lapar kan? Ayo nikmati semua itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, maafkan Putri, Bu," Putri pun menangis dan menyesal di pelukan ibunya. Dan yang membuat Putri semakin menyesal, ternyata di dalam rumah hadir pula sahabat-sahabat baik dan paman serta bibinya. Ternyata ibu Putri membuatkan pesta kejutan untuk putri kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita mendapat pertolongan atau menerima pemberian sekecil apapun dari orang lain, sering kali kita begitu senang dan selalu berterima kasih. Sayangnya, kadang kasih dan kepedulian tanpa syarat yang diberikan oleh orangtua dan saudara tidak tampak di mata kita. Seolah menjadi kewajiban orangtua untuk selalu berada di posisi siap membantu, kapan pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, jika hal itu tidak terpenuhi, segera kita memvonis, yang tidak sayanglah, yang tidak mengerti anak sendirilah, atau dilanda perasaan sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri. Maka untuk itu, kita butuh untuk belajar dan belajar mengendalikan diri, agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, orangtua, saudara, dan dengan masyarakat lainnya.&lt;br /&gt;Sumber : andriewongso.com&lt;br /&gt;         ceritayangmemotivasi.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-8657875927618230439?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/8657875927618230439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2011/06/semangkuk-bakso.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8657875927618230439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8657875927618230439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2011/06/semangkuk-bakso.html' title='Semangkuk Bakso'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jklMyq0ckiU/Tegq9PBbgJI/AAAAAAAAAGE/YHXny4fzLos/s72-c/bakso.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-8653951695197185191</id><published>2011-06-02T17:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-02T17:26:06.134-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kebiasaan yang Diulang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/--dNYLU1AOjk/TegqFWuZobI/AAAAAAAAAF8/Zivi6lFobFk/s1600/habits-350x350.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--dNYLU1AOjk/TegqFWuZobI/AAAAAAAAAF8/Zivi6lFobFk/s320/habits-350x350.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613783207005233586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang terkenal karena memiliki keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima mulai menarik busur dan melepas satu persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak sorai menyaksikan kehebatan anak panah yang melesat! Sungguh luar biasa! Seratus kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan, panglima berucap, "Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk, "Panglima memang hebat ! Tetapi, itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sontak panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu. Tukang minyak menjawab, "Tunggu sebentar!" Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah uang koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima dan rakyat tercengang. Merela bersorak sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati, tukang minyak membungkukkan badan menghormat di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya, "Itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=============================================================,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita tadi, kita bisa mengambil satu hikmah yaitu: betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan. Habit is power!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan karakter sukses hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, &amp; lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita siap melatih, memelihara, dan mengembangkan kebiasaan berpikir sukses dan bermental sukses secara berkesinambungan. Sehingga, karakter sukses yang telah terbentuk akan membawa kita pada puncak kesuksesan di setiap perjuangan kehidupan kita.&lt;br /&gt;Sekali lagi: Kebiasaan yang diulang terus menerus, akan melahirkan keahlian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : andriewongso.com &lt;br /&gt;dan http://ceritayangmemotivasi.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-8653951695197185191?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/8653951695197185191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2011/06/kebiasaan-yang-diulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8653951695197185191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8653951695197185191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2011/06/kebiasaan-yang-diulang.html' title='Kebiasaan yang Diulang'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--dNYLU1AOjk/TegqFWuZobI/AAAAAAAAAF8/Zivi6lFobFk/s72-c/habits-350x350.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-6446096886907747218</id><published>2011-01-07T04:58:00.000-08:00</published><updated>2011-01-08T15:32:16.688-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>GRATISS... 31.536.000 detik.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TScOqC6cYeI/AAAAAAAAAFw/d-tOHuz8-f0/s1600/jam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TScOqC6cYeI/AAAAAAAAAFw/d-tOHuz8-f0/s320/jam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559428380511461858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bebas untuk memilih, tetapi pilihan yang anda buat hari ini menentukan apa yang Anda miliki, akan seperti apa Anda, dan apa yang akan anda lakukan di hari esok di kehidupan Anda. begitulah kutipan dari Zig Ziglar ini, menarik bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kebanyakan kalangan, setiap Manusia pasti tangguh karena sikap optimistisnya. Begitu juga kita, setiap saat Allah memberikan ruang dan waktu untuk sukses. Artinya, dalam setiap tahun, Allah memberikan peluang 12 bulan kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku yang Luar biasa hidupnya,&lt;br /&gt;Bagi setiap kita, dalam setahun Allah memberikan 54 pekan untuk menyerap berbagai inspirasi, berpikir cerdas, bersikap kreatif, dan bertindak inovatif. Hal itu mengandung makna, selama setahun. Allah memberikan 365 hari bagi setiap kita untuk hidup bergembira, karena sepanjang tahun, Allah memberikan peluang 8.760 jam untuk menciptakan harmoni kehidupan di tengah persaingan kualitatif, sekaligus kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua itu mengandung makna, peluang berbuat kebajikan dan mencapai performa terbaik dalam hidup yang dapat diwujudkan setiap kita sedemekian besar? Semua itu mempunyai nilai ekonomi dan social yang sangat luar biasa, karena setiap manusia diberikan modal sangat besar oleh Allah: akal pikiran untuk berpikir positif, kelembutan hati untuk memandang setiap fenomena kehidupan dengan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi ketika disadari, betapa besarnya modal yang diberikan Allah dalam bentuk kepekaan naluri untuk tanpa henti mencapai prestasi dan kinerja, serta kedalaman rasa unutk mengembangkan gagasan-gagasan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itulah, bagi setiap kita, seluruh rangkaian hidup adalah peluang untuk memperoleh profit dan benefit, bukan untuk mendulang kerugian dan mudharat. Allah bersumpah demi waktu, bahwa setiap saat, mereka yang mau dan mampu beramal saleh (berbisnis dijalan Tuhan), saling mengingatkan tentang sesuatu yang benar dan sabar akan beruntung. Di luar jalan itu manusia selalu merugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu manusia yang Amazing tak pernah henti melakukan ikhtiar (usaha) sebagai wujud nyata menjalankan kesabaran. Setiap kita pun tak pernah henti melakukan peningkatan kualitas sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah, mewujud dalam kerja yang cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita sadar, Setiap kita merupakan Produk tangguh dan tahu diri untuk memberi makna atas modal besar yang diberikan allah berupa kekuatan berpikir, kepekaan naluri, kehalusan rasa, dan kesempurnaan indria, dan Plus bonus luar biasa 31.536.000 detik nafas GRATIS (subhanaLLah). Karenanya bila setiap detik napas diimbangi gagasan kreatif, maka manusia pada mempunyai begitu banyak waktu untuk membebaskan diri dari keluh kesah, buruk sangka, dan berbagai indikator kekalahan dan kerugian lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi setiap manusia keberhasilan atau sukses merupakan hasil akhir dari ketekunan itu sendiri merupakan proses ketangguhan: mengubah kelemahan menjadi peluang, mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Akhirnya, setiap manusia selalu ada daya untuk bertumbuh dan maju . sekarang, bagaimana kita memaknai 31.536.000 detik napas Gratis dengan menentukan pilihan konkret; menjadi manusia yang beruntung atau justru merugi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-6446096886907747218?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/6446096886907747218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2011/01/gratiss-31536000-detik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6446096886907747218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6446096886907747218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2011/01/gratiss-31536000-detik.html' title='GRATISS... 31.536.000 detik.'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TScOqC6cYeI/AAAAAAAAAFw/d-tOHuz8-f0/s72-c/jam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-5965511092958900382</id><published>2010-12-12T15:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-12T15:34:21.447-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>3 Hal Yang Tak Boleh Hilang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TQVbopijJEI/AAAAAAAAAFk/2LEm7Abi3BE/s1600/fun-3.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 173px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TQVbopijJEI/AAAAAAAAAFk/2LEm7Abi3BE/s320/fun-3.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5549942869707662402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum… Salam Amazing,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai, para sahabat Amazing, gimana kabar anda hingga saat mendekati akhir-akhir pekan ini? Semoga saja Anda telah melewati hari-hari penuh bermakna ya.., dan mendapatkan pelajaran yang luarbiasa untuk kedepan yang tentunya dengan harapan jauh lebih baik dan terus membaik, Amiin?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, saya sedikit menyambung artikel kemarin nih, kalo kemarin kita membahas 3 hal dalam hidup yang tak pernah kembali, kali ini saya akan membeberkan 3 hal lagi. Semoga bermanfaat dan semoga menjadi pembelajaran yang baik bagi kehidupan amazing kita. Sepakaaat?&lt;br /&gt;Kalo gitu mari kita lanjutkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 hal dalam hidup yang tak boleh hilang:&lt;br /&gt;1. Kehormatan&lt;br /&gt;2. Kejujuran&lt;br /&gt;3. Harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita tidak memiliki uang, dan masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah karena kehormatan merupakan salah satu kekayaan yang masih berharga di mata orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraih kehormatan kita kembali karena orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita telah kehilangan kehormatan karena ketidakjujuran kita, milikilah harapan bahwa suatu saat mereka akan mengerti alasan dibalik semuanya. Milikilah harapan bahwa kita bisa memperbaiki kehormatan meski dengan susah payah. Milikilah harapan bahwa meski banyak orang yang takkan lagi percaya karena kita pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur, pada waktunya nanti, mereka akan melihat sendiri upaya kita^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku yang Luarbiasa Hidupnya,&lt;br /&gt;Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.&lt;br /&gt;Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.&lt;br /&gt;Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu.&lt;br /&gt;Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.&lt;br /&gt;Karena di mana ada kemauan, di situ ada jalan^^&lt;br /&gt;BE AMAZING, B’CAUSE U ARE AMAZING..! SEMANGAAAT….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-5965511092958900382?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/5965511092958900382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/12/3-hal-yang-tak-boleh-hilang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5965511092958900382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5965511092958900382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/12/3-hal-yang-tak-boleh-hilang.html' title='3 Hal Yang Tak Boleh Hilang'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TQVbopijJEI/AAAAAAAAAFk/2LEm7Abi3BE/s72-c/fun-3.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-36873051654836820</id><published>2010-12-09T14:49:00.000-08:00</published><updated>2010-12-09T14:55:22.105-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>No Gain without Pain</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TQFeH_g7v9I/AAAAAAAAAFc/oLgd321jDyc/s1600/nopain_nogain.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TQFeH_g7v9I/AAAAAAAAAFc/oLgd321jDyc/s320/nopain_nogain.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5548819707298824146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada Rahasia untuk mendapatkan kesuksesan. Kesuksesan hanya hasil dari persiapan, kerja keras, dan pembelajaran dari setiap kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haloo sahabat, apakah Anda setuju dengan pendapat di atas? Bagaimana Anda mengartikan sebuah kesuksesan? Tentunya banyak sekali definisi tentang arti sukses dalam benak kita. Yah.. apapun itu, hampir sebagian dari kita bahkan keseluruhan makluk dijagat raya ini sangat menginginkan kesuksesan dalam hidupnya. Begitu juga dengan Anda,kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga kesuksesan ditentukan tiga faktor utama yakni, keberanian bermimpi, merencanakan apa yang kita impikan, serta kesungguhan dan kegigihan dalam bertindak (ACTION).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam pilihan ACTION, terkadang jalan yang kita lewati tak semulus jalan tol. Kerap ada hambatan, rintangan, dari yang sekecil kerikil sampai (mungkin) sebesar batu karang. Tapi apakah hanya karena itu kita akan berhenti dan menyerah untuk tak lagi bertindak (ACTION?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“No gain without pain.” Tak ada sukses tanpa perjuangan. Sukses tak akan turun dari langit begitu saja. Namun sukses merupakan hasil dari proses panjang yang berbuah manis pada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat rintangan itu datang, di sanalah komitmen dan keteguhan anda diuji. Memilih untuk STOP dan NO ACTION, atau memilih melanjutkan perjuangan untuk mewujudkan cita-cita anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, anda diukur bukan dari berapa kali terjatuh, namun berapa kali anda bangun dan bangkit kembali. Dalam hidup, rintangan dan masalah pastilah selalu ada. Tapi itu akan menempa anda menjadi orang yang kuat dan memang pantas untuk mendapatkan apa yang memang ingin anda capai.&lt;br /&gt;Dan bila kita yakin dengan tujuan dan jalan yang kita tempuh, tinggal ketekunan yang berbicara. Ketekunan untuk bertahan dan terus ACTION.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja kita mudah terpesona dengan kisah sukses seseorang. Namun tak banyak orang yang (mau) tahu bagaimana dia mencapainya. Bagaimana dia melewati lika-liku kesulitan di awalnya. Bagaimana dia bertahan dan mengatasi segala kesulitan yang menerpa. Bahkan sampai penuh peluh dan ‘berdarah-darah’. Saya jadi ingat kisah inspiratif tentang anak raja dan sang jendral di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangan kenyamanan karena kesuksesan memang mudah membuat terlena. Namun ketika kita fokus pada ACTION, rasanya tak akan ada waktu lagi untuk berleha-leha. Energi dan waktu yang tersedia pastinya akan kita curahkan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawali dari tindakan kecil, yang terus dilakukan secara berkelanjutan, dari sana, apa yang anda ingin capai ditentukan. Tak ada pencapaian besar tanpa diawali dari yang kecil. Seperti pendaki gunung, mereka menitinya dari bawah, dan terus mendaki, sampai akhirnya mencapai puncak.&lt;br /&gt;Dan pada akhirnya apapun ACTION anda, lakukanlah dengan bermartabat. Bukan karena kecongkakan atau kesombongan anda. Sebab tindakan kita adalah cermin diri kita sendiri. Bila kita suka berkata kasar dan menyakitkan, maka seperti itu juga watak asli kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan ACTION itu seperti bumerang. Yang bila kita lemparkan dengan baik, maka akan kembali dengan baik. Sebaliknya bila melempar dengan cara yang salah, bisa jadi malah melukai diri sendiri.&lt;br /&gt;Seperti kata John D.Rokcefeller,” Rahasia kesuksesan adalah melakukan hal yang biasa dengan cara yang Luarbiasa.&lt;br /&gt;So, Dari pada kita memaki kegelapan, lebih baik segera mengambil Tindakan dan menyalakan lilin untuk menerangi kegelapan.&lt;br /&gt;Tetap Semangaat ya…!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-36873051654836820?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/36873051654836820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/12/no-gain-without-pain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/36873051654836820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/36873051654836820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/12/no-gain-without-pain.html' title='No Gain without Pain'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TQFeH_g7v9I/AAAAAAAAAFc/oLgd321jDyc/s72-c/nopain_nogain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-3216207040705890783</id><published>2010-11-29T15:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-29T15:21:50.481-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Berbesar hatilah,,,,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TPQ1eKbdRJI/AAAAAAAAAFU/KgLPS0t-_NU/s1600/9907_05_20---Tree-and-green-fields_web.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TPQ1eKbdRJI/AAAAAAAAAFU/KgLPS0t-_NU/s320/9907_05_20---Tree-and-green-fields_web.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5545115833511789714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah.. Hari ini kita jumpa lagi diSenin yang penuh Semangat ini. bagi yang belum Semangat, masih ngoyo, Letoy. Semoga Mulai hari ini Anda Bisa untuk Segera Memutuskan Menjadi Apa yang Anda inginkan dan terus berusaha sembari istiQomah menjalankan ibadah. Dengan penuh harap Semoga selalu mendapati hari-hari yang Indah akan segala perubahan yang lebih hebat dan lebih Luar biasa. Amiin…!!??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi Saya menemukan Cerita menarik ini dari seorang sahabat Amazing, Semoga menjadi Inspirasi yang baik. jadi, mari kita lanjut dengan ceritanya langsung,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepasang Suami istri Akhirnya melahirkan Seorang anak setelah 11 tahun pernikahannya. Mereka adalah pasangan yg saling mencintai dan anak itu adalah buah hati mereka yang sudah lama di idam-idamkan. Namun pada suatu pagi, diSaat anak tersebut berumur dua tahun, ketika hendak kekantor si ayah yang sedang buru-buru melihat sebotol obat yg dalam keadaan terbuka penutupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah terlambat untuk ke kantor maka dia meminta istrinya untuk menutupnya dan menyimpannya di lemari. Namun, karena kesibukannya di dapur sang istri sama sekali menyadari dan melupakan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang asyik-asyik nya bermain, sang Anak melihat botol obat yang dalam keadaan terbuka tadi dan dengan riang memainkannya. Apalagi dengan warna yang menarik, tanpa sadar si anak memakan semua obat hingga habis. dengan obat yg keras yg bahkan untuk orang dewasa pun hanya boleh memakannya dalam dosis kecil saja. Tentu saja sangat membahayakan nyawa sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriakkan pun memecah di setiap sudut rumah saat melihat anaknya kejang-kejang tak sadarkan diri. Sang istri yang sudah panik segera membawa si anak ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa daya.. nyawa si anak tidak tertolong lagi. Dia menghembuskan nafas terakhirnya sebelum sampai dirumah sakit. Sekarang setelah menerima kenyataan seperti ini, Ia juga akan dihadapkan dengan rasa penyesalan dan rasa bersalah yang teramat dalam karena tidak langsung mengerjakan permintaan suaminya tadi. Dia tak bisa membayangkan bagaimana dia harus menghadapi suaminya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya yang telah meninggal, dia menatap dalam-dalam pada istrinya yang terus saja menangis dan menyesali semua yang terjadi, tiba-tiba dengan tatapan yang teduh sang suami hanya mengucapkan 3 kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTANYAAN :&lt;br /&gt;1. Apa 3 kata itu ?&lt;br /&gt;2. Apa makna cerita ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scroll down to read....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWABAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Suami hanya mengatakan "SAYA BERSAMAMU SAYANG"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi sang suami yang sangat tidak disangka-sangka adalah sikap yang proaktif. Si anak sudah meninggal, tidak bisa dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri. Lagipula seandainya dia menyempatkan untuk menutup dan menyimpan botol tersebut maka hal ini tdk akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yg perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata wayangnya. Apa yg si istri perlu saat ini adalah dukungan dari sang suami dan itulah yang ia dapatkan sekarang. Kita semua juga tahu, memang tidak mudah untuk menjadi manusia yang berbesar hati ketika menhadapi musibah seperti ini. Namun, Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini maka akan terdapat jauh lebih sedikit permasalahan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah kecil"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan ketakutanmu. Kamu akan menemukan bahwa sesungguhnya banyak hal tidak sesulit yang kau bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TerKadang kita selalu membuang waktu hanya untuk mencari kesalahan orang lain atau siapa yg salah dalam sebuah hubungan atau dalam pekerjaan atau dengan orang yg kita kenal. hal ini akan membuat kita kehilangan kehangatan dalam setiap hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai sekarang ambil penuh kendali atas hidup anda. biasakan untuk selalu intropeksi, kuasai diri Anda dan kendalikanlah menuju tempat yang jauh lebih baik, dan semakin baik setiap harinya. Semangattt!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-3216207040705890783?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/3216207040705890783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/berbesar-hatilah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3216207040705890783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3216207040705890783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/berbesar-hatilah.html' title='Berbesar hatilah,,,,'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TPQ1eKbdRJI/AAAAAAAAAFU/KgLPS0t-_NU/s72-c/9907_05_20---Tree-and-green-fields_web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-6462090683680853423</id><published>2010-11-21T04:11:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T04:11:38.037-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sang Pemenang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TOkMMouI0UI/AAAAAAAAAFM/wbH0YnlLB-U/s1600/winner-vs-loser.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 265px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TOkMMouI0UI/AAAAAAAAAFM/wbH0YnlLB-U/s400/winner-vs-loser.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5541974227685003586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengawali Artikel kita kali ini, saya mengajak kepada Sahabat semua, untuk memberi Affirmasi positive pada diri Anda yang luar biasa ini.&lt;br /&gt;Mari katakan dengan sepenuh hati bahwa:&lt;br /&gt;“Ya..Allah, Terima kasih atas segala keistimewaan pada diriku",&lt;br /&gt;“saya bersyukur atas semua yang Allah berikan kepada saya"&lt;br /&gt;“Saya mellihat diri saya penuh berkelimpahan dan kemamuran",&lt;br /&gt;“Saya telah memutuskan untuk menjadi manusia yang bersyukur, Beriman, Penuh Semangat dan bermental positif",&lt;br /&gt;“dan saya Yakin Allah selalu membantu saya mewujud impian saya".&lt;br /&gt;“Karena Saya bisa melakukan apapun yang saya inginkan. YAA SAYA PASTI BISAA.. Semoga Allah meridhoi.. Amiin.. SEMANGAAAT..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haloo.. Sahabat, gimana Perasaaan anda ketika mengucapkan affirmasi diatas? Woww… Amazing, Right? Ingat, hal ini sangat berbahaya buat kehidupan Anda, karena saya tidak bertanggung jawab atas efek yang terjadi setelah melakukan kebiasaan mengAffirmasi diri ini. mau nanti Anda jadi Kaya, Jadi Hebat, Jadi Percaya diri, Jadi Sukses Luar biasa dunia dan akhirat, Silahkan Tanggung sendiri. Okey..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penelitian yang telah dilakukan pada pengaruh kata-kata dan imajinasi dan bayangan ternyata sangat berpengaruh terhadap fungsi-fungsi tubuh dan bahkan telah menunjukan bukti-bukti yang menanggumkan tentang kekuatan kata afirmasi tersebut, begitu kuatnya pengaruh kata-kata terhadap fungsi-fungsi tubuh yang diterima melalui peralatan biofeedback. kata-kata positif dan afirmasi dapat menaikkan dan menurunkan suhu badan, dan mengeluarkan hormon, dapat mengendorkan otot dan mengencangkan saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, Nampak jelas bahwa kita perlu mengendalikan bahasa yang kita gunakan pada diri sendiri. Itulah sebabnya mengapa orang-orang sukses jarang “merendahkan diri dan bersikap Pesimis” dalam perbuatan dan perkataan mereka. Sedangkan para pecundang malah terjebak keddalam perangkap dan mengatakan: “Saya tidak dapat”.. “Saya dalam keadaan terjepit”.. “Seandainya saja”.. “Ya,Tetapi”.. (huh… buang jauh-jauh cara seperti ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMUN… Para Pemenang selalu Terbiasa menggunakan Respon-respon dan perkataan yang konstruktif setiap harinya, seperti: “Saya Bisa”.. “Saya Merasa Baik”.. “Saya Luar biasa”.. “Saya Terlahir Kaya”.. “Saya Mampu meraih Apa yang saya inginkan”.. (ahaa… ini baru AMAZING)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, kunci terpenting untuk meningkatkan motivasi diri secara permanen adalah melatih percakapan-percakapan positif. Disetiap momen-momen tertentu kita harus menyuburkan pemikiran-pemikiran Positif bawah sadar kita terhadap diri sendiri dan prestasi kita. Dan menyesuaikan standar-standar yang baru dan lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku yang Luar biasa, Mari Tersenyumlah, mulai hari ini, terimalah diri&lt;br /&gt;Anda sendiri sekarang juga meskipun sebagai seorang tidak sempurna, seorang yang selalu berubah dan tumbuh sebagai orang yang bermanfaat. Sadari bahwa Anda adalah seorang individu yang HEBAT, BERTUMBUH dan SUKSES.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pemenang menempatkan dirinya di roda depan, benar-benar di tempat duduk pengemudi. Mereka mampu mengendalikan pemikiran-pemikirannya, rutinitas sehari-harinya, tujuan-tujuannya dan kehidupannya. Mereka menciptakan primbon dan ramalan bintangnya sendiri. Mereka menghabiskan waktu nya untuk MENANG..dan mengetahui bahwa mereka tidak punya waktu untuk KALAH…&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? sudah siap untuk menjadi manusia yang bertumbuh? Mari bergerak… SEMANGAAAAT….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-6462090683680853423?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/6462090683680853423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/sang-pemenang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6462090683680853423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6462090683680853423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/sang-pemenang.html' title='Sang Pemenang'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TOkMMouI0UI/AAAAAAAAAFM/wbH0YnlLB-U/s72-c/winner-vs-loser.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-3785402063548142899</id><published>2010-11-11T05:23:00.000-08:00</published><updated>2010-11-11T05:29:45.387-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pohon Apel yg Tangguh..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNvvg_O_QnI/AAAAAAAAAFE/qvoFuylEpkU/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 258px; height: 195px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNvvg_O_QnI/AAAAAAAAAFE/qvoFuylEpkU/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5538283516791308914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu masa dahulu ada sebatang pohon apel yang amat besar. Ada Seorang anak-anak lelaki begitu gemar bermain-main di sekitar pohon apel ini setiap hari.Dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakan apel sepuas-puas hatinya, dan adakalanya dia beristirahat lalu terlelap di pohon apel tersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyayangi tempat permainannya dan sepertinya pohon apel itu juga menyukai anak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu… anak lelaki itu pun tumbuh besar dan menjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskan waktu setiap hari bermain di sekitar pohon apel itu lagi. Namun demikian, pada suatu hari dia datang ke pohon apel tersebut dengan wajah yang sedih. “Marilah bermain-mainlah di sekitarku,” ajak pohon apel itu.” Aku bukan lagi anak-anak, aku tidak lagi gemar bermain dengan mu,” jawab remaja itu.” Aku mau penampilan yang lebih trendi. Tapi Aku tak punya uang untuk membeli barang-barang agar penampilanku lebih menarik,” tambah remaja itu dengan nada yang sedih. Lalu pohon apel itu berkata, ” Kalau begitu, petiklah apel-apel yang ada padaku. Juallah untuk mendapatkan uang. Dengan itu, kau dapat membeli barang-barang yang kamu inginkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;horee….! Remaja itu pun bergembira lalu memetik semua apel dipohon itu dan pergi dari situ. Namun, Dia tidak kembali lagi. Pohon apel itu merasa sedih. Kemudian waktu terus berlalu… Suatu hari, remaja itu kembali lagi. Kini Dia semakin dewasa, bahkan jauh lebih gagah dan berwibawa. Pohon apel itu pun merasa gembira. “Marilah nak bermain- main di sekitarku,” ajak pohon apel itu. Sianak langsung menjawab ”Aku tak punya waktu untuk bermain. Aku terpaksa bekerja untuk mendapatkan uang. Aku ingin membuat rumah sebagai tempat perlindungan untuk keluargaku. Maukah kamu menolongku wahai pohon apel?” Tanya anak itu lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon apel menjawab “Maafkan aku. Aku tidak mempunyai rumah. Tetapi kau boleh memotong dahan-dahanku yang besar ini dan kau buatlah rumah dari padanya.” Lalu, remaja yang semakin dewasa itu memotong seluruh dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembiranya. Pohon apel itu pun turut gembira tetapi kemudiannya merasa sedih karena remaja itu tidak kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari yang panas, seorang lelaki datang menemui pohon apel yang sudah gundul itu . Lelaki itu sebenarnya adalah anak lelaki yang pernah bermain-main dengan pohon apel itu. Dia telah matang dan dewasa.”Marilah bermain-mainlah di sekitarku,” ajak pohon apel itu.” Maafkan aku, tetapi aku bukan lagi anak lelaki yangsuka bermain-main di sekitarmu. Aku sudah dewasa. Aku mempunyai cita-cita untuk belayar. Malangnya, aku tidak mempunyai perahu. Maukah kau menolongku lagi ?” kata lelaki itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak mempunyai perahu untuk diberikan kepadamu. Tetapi kau boleh memotong batang utama pohon ini untuk dijadikan perahu. Kau akan dapat belayar dengan gembira,” kata pohon apel itu. Lelaki itu merasa amat senang dan menebang batang pohon apel itu. Dia kemudian pergi dari situ dengan gembiranya dan tidak kembali lagi. Sang Pohon apel hanya tersenyum haru melihat si lelaki mendapatkan apa yang ia inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada suatu hari, seorang lelaki yang semakin dimakan usia, datang kembali menuju pohon apel itu. “Maafkan aku. Aku tidak ada apa-apa lagi untuk diberikan kepadamu. Aku sudah memberikan buah untuk dijual, dahanku dan ranting untuk kau buat rumah, batang utamaku untuk buat perahu. Aku hanya akar yang hampir mati…” kata pohon apel itu dengan nada pilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak mau apelmu karena aku sudah tidak bergigi untuk memakannya, aku tidak mau dahanmu kerana aku sudah terlalu tua untuk memotongnya, aku tidak mau batang pohonmu karena aku tidak belayar lagi, aku merasa lelah dan ingin istirahat,” jawab lelaki tua itu. “Jika begitu, istirahatlah di perduku,” kata pohon apel itu. Lalu lelaki tua itu duduk beristirahat di perdu pohon apel itu. Mereka berdua menangis….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, Saya menggambarkan pohon apel yang dimaksudkan adalah kedua ibu bapak kita. Mmmh.. Bagaimana pendapat Anda? ini hanya sebuah penggambaran, bagaimana Orangtua kita adalah penyokong hidup terhebat yang saya ketahui, terkadang seringkali Bila kita masih kecil, kita suka bermain dengan mereka, kita disayang, bahkan dimanja. Namun,Ketika kita beranjak remaja, segalanya terus berubah, kita masih perlukan bantuan mereka untuk meneruskan hidup. meninggalkan mereka demi sebuah masa depan dan hanya kembali meminta pertolongan apabila kita didalam kesusahan. Namun begitu, kasih sayang mereka seperti tiada habisnya, mereka akan melakukan apa pun untuk sebuah kebaikan kita. sebuah ketulusan Yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin berfikir bahwa anak lelaki itu bersikap kejam terhadap pohon apel itu, tetapi fikirkanlah, itu hakikatnya bagaimana kebanyakan anak-anak masa kini terhadap ibu-bapak mereka. Semoga kita selalu menjadi bagian dari Anak-anak dalam bakti dan kasih sayang yg tiada habisnya.&lt;br /&gt;Karena bagaimanapun juga Mereka tetap menjadi seseorang yang luar biasa dengan cinta yang luar biasa. Mereka telah memberikan cintanya dengan tulus supaya Kita menjadi luar biasa. LOVE U MOM.. LOVE U DAD..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-3785402063548142899?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/3785402063548142899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/pohon-apel-yg-tangguh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3785402063548142899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3785402063548142899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/pohon-apel-yg-tangguh.html' title='Pohon Apel yg Tangguh..'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNvvg_O_QnI/AAAAAAAAAFE/qvoFuylEpkU/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-5498181641231509564</id><published>2010-11-07T09:11:00.000-08:00</published><updated>2010-11-07T09:24:00.441-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel KSEI'/><title type='text'>SEJARAH TIMBANGAN DINAR-DIRHAM ISLAM DAN STANDAR ISLAMIC MINT NUSANTARA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNbeNTQHWoI/AAAAAAAAAEk/qhlKRauOGNg/s1600/dinar-dirham_nusantara.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNbeNTQHWoI/AAAAAAAAAEk/qhlKRauOGNg/s320/dinar-dirham_nusantara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536857111986133634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Bakar Ibn Abi Maryam radhiyallah anhu, dari Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam, bersabda: “Akan datang masanya ketika tidak ada yang tertinggal yang bisa dimanfaatkan kecuali dinar dan dirham.” (HR. Ahmad bin Hanbal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai uang sebagai alat transaksi perdagangan, Syekh besar al-Azhar Muhammad ‘Illisy (1300H) tetap berpegang teguh kepada aturan Allah dan RasulNya, dan beliau mengeluarkan Fatwa hukum Islam (Fikih) bahwa Zakat, tak dapat dibayarkan dengan uang kertas, jikapun hendak menggunakan uang kertas, maka selayaknya nilai uang kertas ditilik dari nilai bahan dasarnya, yaitu kertas, bukan dari angka-angka khayal yang tertulis padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum manusia mengenal uang mereka sudah melakukan aktifitas jual beli dan tukar menukar barang dan jasa. Kemudian munculah mata uang (an-nuqud) dimana dengan berjalannya waktu manusia mengenal emas dan perak sebagai tolok ukur yang menilai barang dan jasa, emas dan perak memiliki nilai intrinsik maka keduanya menjadi alat tukar atau uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Arab sebelum islam terutama quraisy sudah berniaga dengan berbagai negara tetangga dan berbagai tempat, dan di antara mereka telah dikenal timbangan khusus antara rithl, uqiyah, nasy, nuwat, mistqal, dirham, daniq, qirath dan habbah. Mitsqal adalah timbangan dasar yang dikenal luas dikalangan mereka, 1 mitsqal sama dengan 22 qirath kurang 1 habbah, ukuran 10 dirham saat itu sama dengan 7 mitsqal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ketika masa Islam datang Rasulullah salallahu alaihi wassalam menetapkan (dengan taqrir, penggunaan) dinar dan dirham tersebut sebagai mata uang. Rasululllah menetapkan timbangan mata uang dinar dan dirham yang telah berlangsung pada masa Quraisy. Dari Thawus dari Ibn Umar, Rasulullah salallahu alaihi wassalam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran maka takaran penduduk Madinah. (HR. Abu Daud dan Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Baladzuriy dari Abdulllah bin Tsa’labah bin Sha’ir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar Hiraklius (Romawi) dan Dirham Persia biasa digunakan oleh penduduk Makkah pada masa Jahiliyah. Tetapi mereka tidak menggunakannya dalam jual beli, kecuali menjadikannya (timbangan) lantakan. Mereka sudah mengetahui timbangan mitsqal. Timbangannya adalah 22 qirath kurang (satu dirham) Kisra. Dan timbangan 10 dirham sama dengan 7 mitsqal. Satu rithl sama dengan 12 uqiyah, dan setiap uqiyah sama dengan 40 Dirham. Dan Rasulullah membiarkan hal itu. Begitu pula Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kaum muslim telah menggunakan bentuk cetakan dan gambar dinar Hirakliy dan dirham Kisra pada masa Rasulullah salallahu alaihi wassalam, Khalifah Abu Bakar Shiddiq dan pada permulaan masa Khalifah Umar. Pada masa pemerintahan Khalifah Umar, beliau mencetak dirham yang baru berdasarkan dirham Sasanid dimana bentuk dan timbangannya mengacu kepada dirham Kisra, gambar dan tulisannya bermotif Bahlawiyah dengan ditambahkan tulisan huruf Arab kufi, dengan nama Allah dan dengan nama Allah Rabbku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Timbangan Dinar dan Dirham&lt;br /&gt;Imam Abu Zayd Ibn Khaldun (d. 1406) Umar bin Khattab, radiya’llahu’anhu menetapkan hubungan tegas antara keduanya sesuai berat mereka yakni:&lt;br /&gt;“(berat) 7 Dinar harus setara dengan (berat) 10 Dirham” Wahyu Allah menyebut Emas dan Perak serta mengaitkannya dengan berbagai hukum , misalnya zakat, perkawinan, hudud. Sehingga sesuai wahyu Allah, Emas dan Perak mesti nyata dan memiliki ukuran dan penilaian tertentu (untuk zakat atau dan lainnya) yang mendasari segala ketentuannya, bukan atas sesuatu yang tak berdasarkan shari’ah (kertas dan logam lainnya). Ketahuilah bahwa terdapat persetujuan umum (ijma) sejak permulaan Islam dan masa Sahabat serta tabi’in, bahwa dirham yang sesuai shari’ah adalah yang sepuluh kepingnya seberat 7 mitsqal (bobot dinar) emas. Berat 1 mistqal emas adalah 72 butir gandum, sehingga dirham yang bobotnya 7/10-nya setara dengan 50-2/5 butir. Ijma telah menetapkan dengan tegas seluruh ukuran ini.” (Al-Muqadimmah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Abdul Malik bin Marwan telah mencetak dinar Islam dengan timbangan sendiri, sementara dinar Byzantium timbangannya menggunakan satuan mitsqal. 1 mitsqal sama dengan 8 daniq dan satu daniq sama dengan 20 qirath, atau 22 qirath kurang 1 dirham Kisra. Satu mitsqal setara dengan 72 biji gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah salallahu alaihi wassalam telah menetapkan timbangan ini bagi dinar, dan mengaitkannya dengan hukum-hukum zakat, diyat, nishab potong tangan dalam pencurian, sehingga menjadi timbangan yang sesuai syar’iy bagi dinar, dan dikemudian hari timbangan ini pula yang digunakan sebagai acuan oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan ketika mencetak dinar islam, dan menjadikannya mitsqal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirham memiliki timbangan yang bermacam-macam, saat itu saja dirham Persia saja memiliki tiga macam (timbangan) dirham: al-kibar (besar) dengan ukuran setara ukuran mitsqal atau 20 qirath, al wustha (pertengahan) dengan ukuran setiap 10 dirham sama dengan 6 mitsqal, yaiutu sama dengan 12 qirath dan ash-shigar (kecil) dengan ukuran setengah mitsqal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang perak Sasanid yang dihitung ulang berdasarkan beratnya oleh Rasulullah, sallallahu alayhi wa sallam, yang disebabkan karena perselisihan antara Burairah RA dan Aisyah RA, pada awal hijriah di Madinah sebelum perang Badar, karena terdapat 3 macam dirham Sasanid yang berbeda berat dan ukuran, yaitu: dirham besar 20 qirath, dirham sedang 12 qirath, dirham kecil 10 qirath. Hitungannnya adalah: (20+12+10) : 3 = 14 qirath&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat dirham menurut Rasulullah adalah 14 qirath atau 14/20 atau 7/10 mitsqal dari berat dinar. Pada masa Khalifah Umar Ibn Khattab RA, di tahun 20 Hijriah dirham standar Rasulullah ini dicetak untuk pertama kalinya dengan motif Sasanid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al Baladzuriy meriwayatkan dari Hasan bin Shalih bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘ Mata uang yang dibuat oleh orang Persia itu berbeda-beda, ada yang besar dan ada yang kecil. Dirham ukuran besar mereka tetapkan timbangan seberat 1 mitsqal yang sama dengan 20 qirath. Dirham kecil mereka tetapkan timbangannya seberat 12 qirath. Sedangkan dirham yang sedang mereka tetapkan timbangannya seberat 10 qirath atau setengah mitsqal.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirham yang besar mereka sebut dirham baghliy atau as-suud al-wafiyah yang digunakan sebagai standar bagi dirham. Emas seberat 1 mitsqal yakni 8 daniq dan 1 daniq adalah sama dengan 2 ½ Qirath, jadi 1 mitsqal sama dengan 20 qirath. Timbangan ini telah diberlakukan sejak masa Sasanid dan di jaman Khulafa ar-Rasyidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirham ukuran sedang timbangan beratnya adalah 4.8 daniq adalah sama dengan 12 qirath. Dirham ukuran sedang ini disebut dirham al-jawaraqiyyah yang di ambil namanya dari daerah Jaurakan, tempat pencetakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirham ukuran kecil beratnya adalah ½ mitsqal dinamakan dirham ath-thibriyyah yang di ambilkan namanya dari daerah Thabaristan (wilayah Iran), tempat pencetakannya. Timbangannya adalah 4 daniq, yaitu sama dengan 10 qirath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Islam datang maka ditetapkanlah kewajiban zakat atas perak, yaitu setiap 200 dirham zakatnya adalah 5 dirham. Dirham yang setiap 10 kepingnya berbeda-beda, dinilai seberat 7 mitsqal, sehingga dikenal dengan sebutan timbangan tujuh (waznuh as-sab’ah) yaitu timbangan untuk dirham ukuran sedang. Hal ini dilakukan setelah menyatukan timbangan qirath yang berlainan antara dirham besar, sedang dan kecil. Jumlah berat timbangan dari ke 3 macam dirham ini dibagi 3, sehingga berat rata-ratanya adalah 14 qirath, yaitu 6 daniq yang setara dengan berat 50 2/5 biji gandum ukuran sedang yang sudah dipotong kedua ujungnya, ukuran timbangan ini sama beratnya dengan 4200 biji khardal, inilah dirham syar’iy yang jadi standar untuk hukum zakat dan diyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbangan inilah yang dikenal dan dipandang sah pada masa Rasulullah salallahu alaihi wassalam lalu di masa Khalifah Umar al-Khattab ditetapkan kembali beratnya dengan daniq dan qirath, kemudian pada masa Abdul Malik bin Marwan timbangan itu pula yang dipakai untuk mencetak dirham islam setelah dirham Persia tidak berlaku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian hari ini dari hasil peneletian sejarah mengenai pengetahuan tentang timbangan-timbangan dinar emas, dirham perak dan ketentuan berbagai macam ukuran dapat dimungkinkan setelah ditemukannya mata uang kuno seperti dinar Byzantium, dirham Kisra, dinar dan dirham islam terutama yang dibuat pada masa Abdul Malik bin Marwan yang didasarkan kepada timbangan dinar dan dirham yang syar’iy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koin-koin kuno tersebut disimpan dan tersebar diberbagai museum kemudian dikaji berat timbangannya dan diteliti secara cermat dan akurat antara yang satu dengan yang lainnya, sehingga diketahui bahwa dinar Islam yang dicetak Abdul Malik bin marwan adalah 4.25gram. Beratnya sama dengan solidos yaitu mata uang emas yang berlaku di Byzantium, sama dengan timbangan berat drachma Yunani, yang juga mengacu kepada timbangan Byzantium, solidos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbangan Dinar dan Dirham Islam&lt;br /&gt;Koin dinar dirham Islam yang telah dicetak hari ini oleh Islamic Mint Nusantara (IMN) dengan timbangan 1 Dinar = 4.25 gram, 22K (91.7) dan 1 Dirham = 2.975 gram bukanlah hal yang baru, melainkan sudah ada dalam sejarah timbangan kaum muslimin dan masa sebelum islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbangan 1 dinar beratnya adalah 1 mitsqal dan mitsqal adalah standar timbangan seluruh mata uang, maka dengan mengenal ini maka kita akan mengetahui dengan mudah timbangan berat dirham, daniq, qirath, habbah yang dibandingkan dengan mitsqal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 mitsqal = 4.25 gram setara dengan 8 daniq, maka timbangan 1 daniq emas dalam satuan gram adalah 4.25 gram berat 1 mitsqal dibagi dengan 8 daniq = 0.53125 gram, berat 1 daniq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 mitsqal = 20 qirath, maka berat 1 qirath dalam satuan gram adalah 4.25 gram berat 1 mitsqal dibagi dengan 20 qirath = 0.2125 gram, berat 1 qirath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 mitsqal sama beratnya dengan timbangan 72 biji gandum, maka timbangan 1 biji gandum dalam satuan gram adalah 4.25 berat 1 mitsqal dibagi berat 72 biji gandum = 0.059 gram, berat emas sebesar biji gandum, yang sama dengan berat 83.3 biji khardal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 dirham sama dengan 7/10 mitsqal, dan tiap 10 dirham sama dengan 7 mitsqal, maka berat timbangan 1 dirham dalam satuan gram adalah 4.25 gram berat 1 mitsqal x7/10 = 2.975 gram, berat 1 dirham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 dirham yang timbangan beratnya 7 mitsqal, timbangan berat 10 dirham dalam satuan gram adalah 10 dirham x 2.975 gram berat 1 dirham = 29.75gram, berat timbangan 10 dirham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau 7 mitsqal sama dengan 10 dirham, maka timbangan berat 7 mitsqal dalam satuan gram adalah 7 mitsqal x 4.25 gram berat 1 mitsqal = 29.75 gram, timbangan 7 mitsqal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat 1 dirham sama dengan 6 daniq , maka berat 1 daniq perak dalam satuan gram adalah 2.975 gram berat 1 dirham dibagi dengan 6 daniq = 0.4958 gram, berat 1 daniq perak. (*daniq telah dicetak pertamakali secara akurat oleh Islamic Mint Nusantara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 uqiyah yang digunakan untuk menimbang dirham itu sama dengan 40 dirham, maka timbangan perak uqiyah dalam satuan gram adalah 2.975 gram berat 1 dirham x 40 dirham berat 1 uqiyah = 199gram, berat 1 uqiyah perak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbangan-timbangan ini adalah di masa sebelum islam, dan Islam mengakui semua jenis mata uang tersebut, dan mengakuinya penggunaannya sebagai alat tukar (pembayaran) yang berlaku dan beredar di tengah tengah masyarakat, sekaligus dijadikan sebagai standar bagi nilai barang dan jasa, semua ini adalah merujuk kepada timbangan penduduk Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dalam sebuah riwat disampaikan Rasulullah salallahi alaihi wassalam: ‘Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah’ (HR. Abu Daud dan Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dari penjelasan sejarah di atas kita dapat mengambil pelajaran mengenai awal mulanya timbangan dinar dirham Islam itu berasal dan apa kaitannya dengan hari ini, lebih jauh kita jadi bisa mengerti sekarang bahwa standar dinar dirham islam bukanlah kepemilikan atau klaim dari seseorang, kelompok atau organisasi tertentu. Dengan menyadari hal ini, maka marilah kita berlomba-lomba dalam amal kebaikan dalam persaudaraan Islam. Saat ini dinar dirham dan daniq di Indonesia yang di cetak langsung secara mandiri adalah dari Islamic Mint Nusantara, artinya diawasi langsung oleh seorang amir bukan dikerjakan oleh pihak ketiga, ini lebih dekat dengan contoh amal yang sudah dikenal. Sedangkan keterkaitan dinar dirham dengan otoritas, pengertiannya otoritas yang dimaksud di sini adalah Kesultanan yang ada di Indonesia (Nusantara) dan ini sudah dikenal luas. Hasbunaallah wanimal wakil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-5498181641231509564?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/5498181641231509564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/sejarah-timbangan-dinar-dirham-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5498181641231509564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5498181641231509564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/sejarah-timbangan-dinar-dirham-islam.html' title='SEJARAH TIMBANGAN DINAR-DIRHAM ISLAM DAN STANDAR ISLAMIC MINT NUSANTARA'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNbeNTQHWoI/AAAAAAAAAEk/qhlKRauOGNg/s72-c/dinar-dirham_nusantara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-7011502408156143111</id><published>2010-11-03T04:21:00.000-07:00</published><updated>2010-11-03T04:22:40.382-07:00</updated><title type='text'>Perjuangan Sang Keledai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNFF97dmkVI/AAAAAAAAAEc/P1ejC2lpMHw/s1600/keledai-di-dalam-sumur.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNFF97dmkVI/AAAAAAAAAEc/P1ejC2lpMHw/s320/keledai-di-dalam-sumur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535282347251241298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum Wr.Wb..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar-Sebentar!! Sebelum melanjutkan Artikel kali ini, mari tundukkan kepala Segenap sembari menDoakan Saudara-saudara kita yang lagi dilanda musibah. Baik itu bencana gempa dan tsunami yang terjadi di kepulauan mentawai, dan juga bencana meletusnya gunung merapi di jogya. Semoga Allah memberi kekuatan, ketabahan dan kesabaran. Serta mendapatkan hikmah yang luar biasa dan Semoga hal ini dapat mempersatukan tali persahabatn dan menjadikan Negara kita semakin kompak bahu membahu berkerja sama untuk Indonesia yang Damai Adil dan Makmur. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, saudaraku yang LuarBiasa, tak dapat lagi dipungkiri, hingga saat ini ada saja masalah yang melanda negri kita tercinta ini, baik itu dari instansi pemerintahan, maupun rakyatnya sendiri. Terkait dengan kejadian-kejadian yang terjadi belakang ini, tentunya akan menambah daftar permasalahan hidup yang harus ditanggung dan di hadapi. Beruntung Bagi yang tetap Optimis menghadapi semua ini. dan harapan pun tetap terpatri di dalam hati (ohww) untuk kita selalu melakukan yang terbaik, terhebat, dan pastinya terAmazing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagaimana dengan Anda? jika tanpa sadar masalah telah menjadi peliharaan, menjadi hantu yang selalu mengikuti dan merajai kehidupan Anda? Ohhh tidaaak….! Ini tidak bisa dibiarkan. Mari bertindak..! &lt;br /&gt;Sahabat, menyambung cerita tadi, ada cerita menarik lagi nih, pastinya sangat menginspirasi, yuk kita lanjut dengan ceritanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari seeekor keledai miliki seorang petani tiba-tiba jatuh ke dalam sumur. Sementara si petani. sang pemiliknya, kebingungan dan terus memikirkan apa yang harus dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berpikir lama Akhirnya, petani pun berkata,” ah.. hewan ini sudah sangat tua, lagi pula sumur ini juga perlu di timbun karena berbahaya bagi orang lain. Jadi tidak berguna menolong sikeledai”. Lalu Ia mengajak tetangganya untuk membantunya. Mereka membawa sekop dan memulai menyekop tanah ke dalam sumur .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sikeledai menyadari apa yang sedang teradi, ia meronta-ronta tetapi kemudian ia menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah di tuangkan ke dalam sumur, sipetani terkejut tatkala melihat kedalam sumur. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu apa yang dilakukan sikedelai? Si keledai pintar menaiki tanah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lau Si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, dan si keledai juga terus mengguncangkan badannya dan kemudian melangkah naik. Si keledai akhirnya bisa meloncat dari sumur dan kemudian melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabaaatku,&lt;br /&gt;Kehidupan terus saja menuangkan segala macam tanah dan kotoran di kepala kita. cara untuk keluar dari "sumur"(kesedihan dan masalah) adalah dengan mengguncangkan tanah dan kotoran dari kita(pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari "sumur" dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap masalah- kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah ke batu berikutnya. kita dapat keluar dari "sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah. Guncangkanlah hal-hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik.&lt;br /&gt;Yaa, Pastikan Anda berpijak pada prinsip yang akan menopang Anda, entah berapa banyak kesulitan dan masalah yang Anda pasti hadapi di perjalanan Anda mencari kesuksesan. SEMANGAAT..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-7011502408156143111?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/7011502408156143111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/perjuangan-sang-keledai.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7011502408156143111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7011502408156143111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/perjuangan-sang-keledai.html' title='Perjuangan Sang Keledai'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNFF97dmkVI/AAAAAAAAAEc/P1ejC2lpMHw/s72-c/keledai-di-dalam-sumur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-9111228879000426320</id><published>2010-11-03T04:18:00.000-07:00</published><updated>2010-11-03T04:19:18.584-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-9111228879000426320?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/9111228879000426320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/9111228879000426320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/9111228879000426320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/11/blog-post.html' title=''/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-5202736872777343245</id><published>2010-10-27T01:11:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T01:17:38.852-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pelajaran indah dari Perjalanan Arus Air</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TMff-W--sXI/AAAAAAAAAEU/uIRzympQVx4/s1600/SUNGAI__A.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TMff-W--sXI/AAAAAAAAAEU/uIRzympQVx4/s320/SUNGAI__A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532636929662562674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Love this Day, Salam Amazing..salam sejahtera untuk Anda semua. Bila pikiran Anda masih berkecamuk oleh hadirnya kembali segala rutinitas, Please… jangan biarkan ia mempengaruhi hari-hari Anda menjadi lebih buruk lagi. Sebab kita tidak tahu hal Apa yang akan terjadi setelah ini. Alhamdulillah jika kehidupan membawa anda pada titik yang membahagiakan. Tapi bagaimana jika sebaliknya? Apakah kita sudah siap sedia menghadapi seraya menghadang hal-hal buruk yang akan terjadi? Mmh.. Insyaallah saya Siap dan Bisa mengatasinya! bagaimana dengan Anda, sahabat? Ssst… saya sudah tau jawaban Anda. hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita menarik untuk anda, untuk Anda yang selalu Special di hati saya. Semoga menjadi motivasi yang baik untuk kehidupan Amazing kita, jadi begini kisahnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekumpulan kecil arus air turun dari ketinggian gunung, jauuh di atas sana lalu melalui sejumlah desa dan hutan, hingga ia mencapai padang pasir. Arus kecil itu lalu berpikir, "Aku telah melewati begitu banyak rintangan. Tentunya tidak ada masalah buat aku melintasi padang pasir ini!" Namun ketika ia memutuskan untuk memulai perjalanannya, ia menemukan dirinya menghilang secara perlahan-lahan ke dalam padang pasir. Setelah mencoba berkali-kali, ia masih tetap menemukan dirinya yang menghilang dan hilang terabawa hamparan padang pasir, hal ini membuatnya merasa sangat sedih. "Mungkin ini nasibku! Aku tidak memiliki nasib untuk mencapai lautan luas seperti dalam legenda," ia menggerutu dan mengutuk dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seketika, terdengar suara yang dalam dan jauh, "hei.. Jika awan dapat melewati padang pasir, tentunya sungai juga bisa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengar seperti suara padang pasir, sahutnya”. aku Tidak begitu yakin, arus kecil berteriak, "Itu karena awan dapat terbang, tapi aku tidak bisaa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu karena kamu hanya melekat pada dirimu. Jika kamu benar-benar hendak melepaskannya, dan biarkan dirimu menguap, ianya akan menyeberang, dan kamu akan mencapai tujuanmu," kata padang pasir dengan suara yang dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus kecil tidak pernah mendengar hal seperti ini. "apakah aku harus Melepaskan diriku sekarang dan menghilang ke dalam bentuk awan? Tidak! Tidaak!" Ia tidak dapat menerima gagasan demikian. Lagipula, ia tidak pernah mengalami hal demikian sebelumnya. Bukankah itu merupakan penghancuran diri untuk menyerah pada bentuk yang ia miliki sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana aku tahu bahwa saran ini benar adanya?" tanya arus kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey arus kecil.."Awan dapat membawa dirinya menyeberangi padang pasir dan melepaskannya sebagai hujan di tempat yang tepat. Hujan akan membentuk sungai lagi untuk meneruskan perjalanannya," demikian jawaban dari padang pasir dengan sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akankah aku masih seperti diriku sekarang?" tanya arus kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, dan tidak. Apakah kamu sebagai sungai atau uap yang tak kasat mata, hakekat diri kamu tidak akan pernah berubah. Kamu melekat pada kenyataan bahwa kamu adalah sungai karena kamu tidak mengetahui hakekat diri kamu," jawab padang pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh di dalam sanubarinya, arus kecil pun tersadar, tersadar bahwa sebelum ia menjadi sungai, kemungkinan juga ia adalah awan yang membawa dirinya hingga ke atas gunung itu, di mana ia berubah menjadi hujan dan akan jatuh ke tanah lagi dan menjadi dirinya seprti sekarang ini. dan Akhirnya arus kecil mengumpulkan keberaniannya dan berlari ke dalam rangkulan awan yang membawanya ke perjalanan hidup berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, Perjalanan hidup kita seperti halnya pengalaman dari arus kecil tadi. Jika Anda ingin melewati rintangan dalam hidup Anda guna mencapai tujuan dari Kebenaran, Kebajikan dan keindahan, Anda juga harus memiliki kebijaksanaan dan keberanian untuk melepaskan sifat ke-aku-an (kelekatan pada diri Anda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda dapat menanyakan pertanyaan ini pada diri Anda :"Apakah hakekat diriku? Melekat pada apakah diriku ini? dan Sebenarnya apa yang benar-benar aku inginkan? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayoo Sahabat, jadilah Penyebab baik bagi Sebab Baik Kehidupan Amazing Anda…! SEMANGAAAT…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-5202736872777343245?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/5202736872777343245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/pelajaran-indah-dari-perjalanan-arus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5202736872777343245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5202736872777343245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/pelajaran-indah-dari-perjalanan-arus.html' title='Pelajaran indah dari Perjalanan Arus Air'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TMff-W--sXI/AAAAAAAAAEU/uIRzympQVx4/s72-c/SUNGAI__A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-9133671868623852178</id><published>2010-10-21T06:10:00.001-07:00</published><updated>2010-10-21T06:11:51.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Umat Islam Hari Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TMA7-Z_OVaI/AAAAAAAAAEM/0pGxQM2ljsU/s1600/107771,xcitefun-eid-ul-fitr-afp-imam-turki-mosque-riyadh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TMA7-Z_OVaI/AAAAAAAAAEM/0pGxQM2ljsU/s320/107771,xcitefun-eid-ul-fitr-afp-imam-turki-mosque-riyadh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5530486285724964258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri bahwa era sekarang adalah Era Amerika Serikat (al-Ashr al-Amriki). Seluruh dunia memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap AS, Israel dan sekutunya. AS dan Eropa yang beragama Nashrani dan Israel yang Yahudi sangat kuat mencengkeram dunia Islam. Bahkan sebagiannya dibawah kendali langsung mereka seperti Arab Saudi, Kuwait, Mesir, Irak dan lain-lain. Realitas yang buruk ini telah diprediksikan oleh Rasulullah saw. dalam haditsnya: Dari Said Al-Khudri, dari Nabi saw bersabda:” Kamu pasti akan mengikuti sunah perjalanan orang sebelummu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta hingga walaupun mereka masuk lubang biawak kamu akan mengikutinya”. Sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah saw apakah mereka Yahudi dan Nashrani”. Rasul saw menjawab, ”Siapa lagi!” (H.R. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah nasib dunia Islam di akhir jaman yang diprediksikan Rasulullah saw. Mereka akan mengikuti apa saja yang datang dari Yahudi dan Nashrani, kecuali sedikit diantara mereka yang sadar. Dan prediksi tersebut sekarang benar-benar sedang menimpa sebagian besar umat Islam dan dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi kehidupan sosial, sebagian besar umat Islam hampir sama dengan mereka. Hiburan yang disukai, mode pakaian yang dipakai, makanan yang dinikmati, film-film yang ditonton, bebasnya hubungan lawan jenis dan lain-lain. Pola hidup sosial Yahudi dan Nashrani melanda kehidupan umat Islam dengan dipandu media massa khususnya televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ekonomi, sistem bunga atau riba mendominasi persendian ekonomi dunia dimana dunia Islam secara terpaksa atau sukarela harus mengikutinya. Riba’ yang sangat zhalim dan merusak telah begitu kuat mewarnai ekonomi dunia, termasuk dunia Islam. Lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti IMF, Bank Dunia, WTO dll mendikte semua laju perekonomian di dunia Islam. Akibatnya krisis ekonomi dan keuangan disebabkan hutang dan korupsi menimpa sebagian besar dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga pengekoran umat Islam terhadap Yahudi dan Nashrani terjadi dalam kehidupan politik. Politik dibangun atas dasar nilai-nilai sekuler, mencampakkan agama dan moral dalam dunia politik, bahkan siapa yang membawa agama dalam politik dianggap mempolitisasi agama. Begitu buruknya kehidupan politik umat Islam, sampai departemen yang mestinya mencerminkan nilai-nilai Islam, yaitu departemen agama, menjadi departemen yang paling buruk dan sarang korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAHN&lt;br /&gt;Buruknya realitas sosial politik umat Islam di akhir zaman disebutkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw., beliau bersabda: Dari Tsauban berkata, Rasulullah saw. bersabda, ”Hampir saja bangsa-bangsa mengepung kamu, seperti kelompok orang lapar siap melahap makanan”. Berkata seorang sahabat, ”Apakah karena jumlah kami sedikit pada waktu itu?” Rasul saw. menjawab, ”Jumlah kalian pada saat itu banyak, tetapi kualitas kalian seperti buih ditengah lautan. Allah mencabut rasa takut dari musuh terhadap kalian, dan memasukkan kedalam hati kalian penyakit Wahn”. Berkata seorang sahabat, ”Wahai Rasulullah saw., apa itu Wahn?” Rasul saw. berkata, ”Cinta dunia dan takut mati.” (H.R. Ahmad dan Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebab utama dari realitas umat Islam, yaitu wahn. Penyakit cinta dunia dan takut mati sudah menghinggapi mayoritas umat Islam, sehingga mereka tidak ditakuti lagi oleh musuh, bahkan menjadi bulan-bulanan orang kafir. Banyak umat Islam yang berkhianat dan menjadi kaki-tangan musuh Islam, hanya karena iming-iming dunia. Bangsa Amerika, Israel dan sekutunya menjadi kuat di negeri muslim, karena di setiap negeri muslim banyak agen dan boneka AS dan Israel. Bahkan yang lebih parah dari itu, bahwa agen AS dan Israel itu adalah para penguasa negeri muslim sendiri atau kelompok yang dekat dengan penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia dengan segala isinya seperti harta, tahta dan wanita sudah sedemikian kuatnya memperbudak sebagian umat Islam sehingga mereka menjadi budak para penjajah, baik AS Nashrani dan Israel Yahudi. Dan pada saat mereka begitu kuatnya mencintai dunia dan diperbudak oleh dunia, maka pada saat yang sama mereka takut mati. Takut mati karena takut berpisah dengan dunia dan takut mati karena banyak dosa. Demikianlah para penguasa dunia Islam diam, pada saat AS membantai rakyat muslim Irak, dan Israel membantai rakyat muslim Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti Yahudi dan Nashrani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan yang kuat terhadap dunia atau wahn, menyebabkan umat Islam mengekor dan tunduk patuh kepada dunia barat yang notabenenya dikuasi Yahudi dan Nashrani. Dan ketika umat Islam mengikuti Yahudi dan Nashrani, maka banyak sekali kemiripan dengan meraka. Beberapa kemiripian dan sikap mengekor yang dilakukan umat Islam terhadap Yahudi dan Nashrani, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. PenYikapan terhadap Agama (Sekuler)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Yahudi dan Nashrani bersikap sekuler dalam kehidupan. Mereka mencampakkan agama dari kehidupan sosial politik. Dalam memandang sesuatu, Kaum Yahudi dan Nashrani tidak berdasarkan agama mereka. Ruang lingkup agama dipersempit hanya di tempat-tempat ibadah saja. Sedangkan kehidupan sosial politik jauh dari nilai-nilai agama. Karena mereka meyakini bahwa agama sudah tidak berfungsi lagi untuk memberikan solusi kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan sekuler tumbuh dan berkembang di dunia barat, dan berkembang ke seluruh penjuru dunia seiring dengan datangnya para penjajah barat ke dunia Islam. Maka berkembanglah sekulerisme di dunia Islam. Kehidupan sosial politik di negara-negara Islam jauh dari nilai-nilai ke-Islaman dan sekulerisme begitu sangat kuatnya di dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Indonesia, sekulerisme sangat mudah dibaca dan sangat transparan. Jika kita melihat partai-partai politik, maka mayoritasnya partai sekuler, sampai partai yang basis masanya ormas Islam sekalipun, masih sangat kental dengan nilai-nilai sekulernya. Sekulerisme begitu sangat dalam masuk dalam sendi-sendi kehidupan sosial politik di Indonesia. Simbol-simbol pemerintahan, pakaian masyarakat, bahasa yang digunakan dll sarat dari nilai-nilai sekulerisme. Sementara dakwah Islam, masih sangat sedikit yang mengajak pada kesempurnaan Islam dan penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Dakwah yang dominan di Indonesia adalah dakwah tasawuf yang mengajak pada dzikir yang sektoral, pembinaan dan manajemen hati yang sektoral dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. PenYikapan terhadap Al-Qur’an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pensikapan sebagian umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur’an sebagaimana Yahudi dan Nashrani mensikapi Taurat dan Injil. Kemiripan sikap ini pula menimbulkan fenomena dan dampak yang agak sama yang menimpa antara umat Islam dengan mereka. Beberapa kemiripan tersebut seperti disebutkan dalam informasi Al-Qur’an dan Hadits sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Umiyah (Buta Huruf tentang Al-Qur’an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, “Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.” (Al-Baqarah 78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat yang menimpa bangsa Yahudi terkait dengan kitab Tauratnya juga menimpa umat Islam terkait dengan Al-Qur’an, dimana mayoritas umat Islam buta huruf tentang Al-Qur’an, dalam arti tidak pandai membacanya apalagi memahaminya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Juz’iyah Al-Iman (Parsial dan Tidak Utuh dalam Mengimani Al-Qur’an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, “Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (Al-Baqarah 85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat yang menyebutkan sikap Bani Israil terhadap Taurat ini juga menimpa umat Islam dimana banyak diantara mereka yang beriman pada sebagian ayat Al-Qur’an dan ingkar pada sebagian ayat yang lain. Umat Islam banyak yang beriman pada ayat yang mengajarkan shalat, puasa dan haji, tetapi mereka juga mengingkari ayat atau ajaran lain seperti tidak mengimani pengharaman riba’, tidak beriman pada ayat-ayat yang terkait hukum pidana (qishash dan hudud) dan hukum-hukum lain yang terkait dengan masalah politik dan pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ittiba Manhaj Al-Basyari (Mengikuti Hukum Produk Manusia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(QS Al-Maa-idah 49-50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah musibah terbesar yang menimpa umat Islam di hampir seluruh dunia Islam pada akhir zaman, mereka mengikuti hukum sekuler buatan manusia. Bahkan di negara yang mayoritas penduduknya umat Islam, mereka tidak berdaya bahkan menolak terhadap pemberlakuan hukum Islam. Kondisi ini akan tetap berlangsung sehingga mereka merubah dirinya sendiri, berda’wah dan membebaskan dari semua pengaruh asing yang menimpa umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak Memahami Kedudukan Al-Qur’an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (Al-Israa’:� 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam tidak mengetahui dan tidak mendudukkan Al-Qur’an sesuai fungsinya. Al-Qur’an yang berfungsi sebagai hidayah untuk manusia yang hidup tetapi banyak diselewengkan, Sebagian umat Islam hanya menggunakan Al-Qur’an terbatas sebagai bacaan untuk orang meninggal dan dibaca saat ada orang yang meninggal. Al-Qur’an yang berfungsi sebagai pedoman hidup hanya ramai di musabaqahkan. Sebagaian yang lain hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai kaligrafi yang menjadi hiasan dinding di masjid-masjid atau di tempat lainnya. Sebagian yang lain menjadikan Al-Qur’an sebagai jimat, yang lain hanya menjadi pajangan pelengkap perpustakaan yang jarang dibaca atau bahkan tidak pernah dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hajr Al-Qur’an (Meninggalkan Al-Qur’an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninggalkan Al-Qur’an adalah salah satu masalah besar yang menimpa umat Islam. Umat Islam banyak yang meninggalkan Al-Qur’an, dalam arti tidak memahami, tidak membaca, tidak mentadaburi, tidak membaca, tidak mengamalkan dan tidak menjadikan pedoman hidup dalam kehidupan mereka. Umat Islam lebih asyik dengan televisi, koran, majalah, lagu-lagu, musik dan lainnya. Jauhnya umat Islam menyebabkan hinanya mereka dalam kehidupan dunia. Salah satu rahasia kejayaan umat Islam apabila mereka komitmen dengan Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PenYikapan terhadap Ahli Agama (Kultus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala berfirman, ”Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (At-Taubah: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sikap Yahudi dan Nasrani terhadap ahli agama mereka. Dan ternyata banyak dari umat Islam yang mengkultuskan ulama dan kyai dan menempatkan mereka pada posisi Tuhan yang suci dan tidak pernah salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan surat At-Taubah 31, diriwayatkan dalam beberapa hadits diantaranya oleh Ahmad, At-Tirmidzi dan At-Tabrani bahwa Adi bin Hatim yang baru masuk Islam datang kepada Rasulullah saw. yang masih memakai kalung salib dan Rasulullah saw. memerintahkan untuk melepaskannya. Kemudian Rasul saw. membacakan ayat tadi. Adi menyanggahnya, ”Wahai Rasulullah kami tidak menyembahnya”. Tetapi Rasulullah saw menjawabnya, ”Bukankah mereka mengharamkan yang dihalalkan Allah dan menghalalkan yang diharamkan Allah?” Betul”, kata Adi. Rasul saw. meneruskan, ”Itulah ibadah mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pendapat mayoritas ulama jika sudah menghalalkan apa yang diharamkan Allah dan mengharamkan apa yang dihalalkan Allah dan mentaatinya maka itulah bentuk penyembahan terhadap ahli agama. Dan ini pula yang banyak menimpa umat Islam, mereka mentaati secar buta apa yang dikatakan ulama atau kyai padahal bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. PenYikapan terhadap Dunia (Rakus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit utama Yahudi adalah sangat rakus terhadap dunia, baik harta, kekuasaan maupun wanita sebagaimana direkam dalam Al-Qur’an, Allah Taala berfirman, “Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan”. (Al-Baqarah 96)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini pula yang menimpa sebagian besar umat Islam sebagaimana disebutkan dalam hadits wahn. Perlombaan sebagian umat Islam terhadap dunia telah membuat mereka buta dan tuli sehingga menghalalkan segala cara. Inilah fenomena yang terjadi di Indonesia dan sebagian negeri muslim lainnya. Mayoritas penduduknya muslim tetapi menjadi negera terkorup di dunia, paling banyak hutangnya, paling jorok, paling rusak dll. Sungguh sangat jauh antara Islam dan realitas umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara dorongan dunia yang paling kuat daya tariknya adalah syahwat wanita. Dan inilah yang sedang menimpa kita. Fenomena seks bebas, pornografi merupakan santapan harian bagi sebagian umat Islam. Dan realitas ini sangat cerdas dimanfaatkan oleh broker seks bebas. Manusia yang sedang rakus dan lahap terhadap syahwat mendapatkan makanan dan pemandangan yang sangat cocok bagi mereka. Lebih ironis lagi orang-orang yang rusak itu dianggap paling berjasa oleh sebagian kyai dan ulama, karena dapat menghibur manusia Indonesia yang lagi stress. Memang manusia Indonesia sedang terkena penyakit dan penyakit itu adalah penyakit hati dan syahwat. Dan mereka memuaskan rasa sakit itu, sebagaimana narkoba memuaskan orang yang sedang kecanduan narkoba itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: Dari Abu Said Al-Khudri ra. Nabi saw. bersabda:” Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau, dan sesungguhnya Allah akan menguji kalian, maka Allah akan melihat bagaimana kamu memperlakukan dunia. Hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita, karena fitnah yang pertama menimpa Bani Israil adalah pada wanita” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. PenYikapan terhadap Akhirat (Meremehkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT. berfirman: Artinya: Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.” Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”. (Bukan demikian), yang benar, barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (QS Al-Baqarah 80-81).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sikap mereka yaitu Yahudi terhadap akhirat, lebih khusus lagi terhadap neraka. Mereka meremehkan siksa api neraka. Dan ternyata penyakit ini juga banyak menimpa umat Islam. Sebagian umat Islam yang meremehkan siksa api neraka membuat mereka melalaikan kewajiban Islam, seperti menegakkan shalat, zakat, puasa, haji, menutup aurat dll. Pada saat yang sama mereka juga tidak takut berbuat dosa. Inilah fenomena potret umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam yang melakukan korupsi, suap, manipulasi, dan curang dalam kehidupan politik. Umat Islam yang bertransaksi dengan riba dalam kehidupan ekonomi. Umat Islam yang meramaikan tempat hiburan dan prostitusi dalam keremangan malam, bahkan siang sekalipun. Umat Islam yang memenuhi meja-meja judi disetiap pelosok kota dan negeri. Umat Islam yang banyak menjadi korban narkoba. Umat Islam dan sebagian kaum muslimat yang buka aurat bahkan telanjang ditonton masyarakat. Dan masih banyak lagi daftar kejahatan sebagain umat yang mengaku umat Islam. Dan itulah potret dan realitas umat Islam hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketikan umat Islam terus mengikuti pola hidup Yahudi dan Nashrani dan mengekor pada kepentingan mereka, maka akan berakibat sangat buruk yaitu murtad dan jatuh pada jurang kekafiran. Naudzubillahi min dzaalik. Semoga kita diselamatkan dari bahaya tersebut sebagaimana yang Allah ingatkan kepada kita semua: “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.” (Ali Imran: 100)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-9133671868623852178?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/9133671868623852178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/umat-islam-hari-ini.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/9133671868623852178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/9133671868623852178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/umat-islam-hari-ini.html' title='Umat Islam Hari Ini'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TMA7-Z_OVaI/AAAAAAAAAEM/0pGxQM2ljsU/s72-c/107771,xcitefun-eid-ul-fitr-afp-imam-turki-mosque-riyadh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-4187680587039674240</id><published>2010-10-19T16:28:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T16:32:54.773-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tanda-tanda ilmu yang bermanfaat</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TL4qVMbM7dI/AAAAAAAAAEE/JYsZuirL4rc/s1600/tanda%2520ilmu%2520bermanfaat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 155px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TL4qVMbM7dI/AAAAAAAAAEE/JYsZuirL4rc/s320/tanda%2520ilmu%2520bermanfaat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5529903936058486226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ilmu yang ber­man­faat dapat diketahui dengan melihat kepada pemilik ilmu ter­sebut. Di antara tanda-tandanya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1]. Orang yang ber­man­faat ilmunya tidak peduli ter­hadap keadaan dan kedudukan dirinya serta hati mereka mem­benci pujian dari manusia, tidak meng­ang­gap dirinya suci, dan tidak som­bong ter­hadap orang lain dengan ilmu yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Hasan al-Bashri (wafat th. 110 H) rahimahullaah meng­atakan, “Orang yang faqih hanyalah orang yang zuhud ter­hadap dunia, sangat meng­harapkan kehidupan akhirat, meng­etahui agamanya, dan rajin dalam ber­ibadah.” Dalam riwayat lain beliau ber­kata, “Ia tidak iri ter­hadap orang yang ber­ada di atas­nya, tidak som­bong ter­hadap orang yang ber­ada di bawah­nya, dan tidak meng­am­bil imbalan dari ilmu yang telah Allah Ta’ala ajarkan kepadanya.” [1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2]. Pemilik ilmu yang ber­man­faat, apabila ilmunya ber­tam­bah, ber­tam­bah pula sikap tawadhu’, rasa takut, kehinaan, dan ketun­dukan­nya di hadapan Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3]. Ilmu yang ber­man­faat meng­ajak pemilik­nya lari dari dunia. Yang paling besar adalah kedudukan, ketenaran, dan pujian. Men­jauhi hal itu dan bersungguh-sungguh dalam men­jauh­kan­nya, maka hal itu adalah tanda ilmu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4]. Pemilik ilmu ini tidak mengaku-ngaku memiliki ilmu dan tidak ber­bangga dengan­nya ter­hadap seorang pun. Ia tidak menis­batkan kebodohan kepada seorang pun, kecuali seseorang yang jelas-jelas menyalahi Sun­nah dan Ahlus Sun­nah. Ia marah kepadanya karena Allah Ta’ala semata, bukan karena pribadinya, tidak pula ber­mak­sud mening­gikan kedudukan dirinya sen­diri di atas seorang pun. [2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (wafat th. 728 H) rahimahullaah mem­bagi ilmu yang ber­man­faat ini –yang merupakan tiang dan asas dari hik­mah– men­jadi tiga bagian. Beliau rahimahullaah ber­kata, “Ilmu yang ter­puji, yang ditun­jukkan oleh Al-Kitab dan As-Sunnah adalah ilmu yang diwariskan dari para Nabi, seba­gaimana disabdakan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesung­guh­nya para ulama adalah pewaris para Nabi, dan mereka tidak mewariskan dinar dan tidak pula dir­ham. Mereka hanyalah mewariskan ilmu. Siapa yang meng­am­bil­nya, maka ia telah meng­am­bil bagian yang banyak.” [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu Ini Ada Tiga Macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1]. Ilmu ten­tang Allah, Nama-Nama, dan sifat-sifat-Nya serta hal-hal yang ber­kaitan dengan­nya. Con­toh­nya adalah seba­gaimana Allah menurunkan surat al-Ikhlaash, ayat Kursi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2]. Ilmu meng­enai berita dari Allah ten­tang hal-hal yang telah ter­jadi dan akan ter­jadi di masa datang serta yang sedang ter­jadi. Con­toh­nya adalah Allah menurunkan ayat-ayat ten­tang kisah, janji, ancaman, sifat Surga, sifat Neraka, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3]. Ilmu meng­enai per­in­tah Allah yang ber­kaitan dengan hati dan perbuatan-perbuatan ang­gota tubuh, seperti ber­iman kepada Allah, ilmu pengetahuan ten­tang hati dan kon­disinya, serta per­kataan dan per­buatan ang­gota badan. Dan hal ini masuk di dalam­nya ilmu ten­tang dasar-dasar keimanan dan ten­tang kaidah-kaidah Islam dan masuk di dalam­nya ilmu yang mem­bahas ten­tang per­kataan dan perbuatan-perbuatan yang jelas, seperti ilmu-ilmu fiqih yang mem­bahas ten­tang hukum amal per­buatan. Dan hal itu merupakan bagian dari ilmu agama. [4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (wafat th. 728 H) rahimahullaah juga ber­kata, “Telah ber­kata Yahya bin ‘Ammar (wafat th. 422 H), ‘Ilmu itu ada lima:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1). Ilmu yang merupakan kehidupan bagi agama, yaitu ilmu tauhid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2). Ilmu yang merupakan san­tapan agama, yaitu ilmu ten­tang mem­pelajari makna-makna Al-Qur-an dan hadits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3). Ilmu yang merupakan obat agama, yaitu ilmu fatwa. Apabila suatu musibah (malapetaka) datang kepada seorang hamba, ia mem­butuhkan orang yang mampu menyem­buh­kan­nya dari musibah itu, seba­gaimana dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4). Ilmu yang merupakan penyakit agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5). Ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang seper­tinya.’” [5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari buku Menun­tut Ilmu Jalan Menuju Surga “Pan­duan Menun­tut Ilmu”, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pener­bit Pus­taka At-Taqwa, PO BOX 264 – Bogor 16001 Jawa Barat – Indonesia, Cetakan Per­tama Rabi’uts Tsani 1428H/April 2007M]&lt;br /&gt;___________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari website &lt;a href="http://www.hang106.or.id/2010/10/16/tanda-tanda-ilmu-yang-bermanfaat/?utm_source=feedburner&amp;utm_medium=email&amp;utm_campaign=Feed%3A+RadioHang+%28Radio+Hang+106FM+Batam%29"&gt;hang radio&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-4187680587039674240?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/4187680587039674240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/tanda-tanda-ilmu-yang-bermanfaat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/4187680587039674240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/4187680587039674240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/tanda-tanda-ilmu-yang-bermanfaat.html' title='Tanda-tanda ilmu yang bermanfaat'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TL4qVMbM7dI/AAAAAAAAAEE/JYsZuirL4rc/s72-c/tanda%2520ilmu%2520bermanfaat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-3700457538867849034</id><published>2010-10-14T07:08:00.000-07:00</published><updated>2010-10-14T07:13:33.020-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Air tak memilih Tempat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TLcP4ug_rwI/AAAAAAAAAD8/BGg3V320rZg/s1600/bakal-air-terjun-masjid.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TLcP4ug_rwI/AAAAAAAAAD8/BGg3V320rZg/s320/bakal-air-terjun-masjid.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527904534854086402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu’alaikum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung Keceritanya ya,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda duduk di tepi sebuah danau. Air danau itu sangat bening, tenang tak ada riak. Namun wajah pemuda itu tampak termenung tak menikmati keindahan yang terhampar dihadapannya.&lt;br /&gt;Pemuda itu baru saja pulang dari sebuah perjalanan merantau menempuh studinya di negeri seberang. Tetapi bukan keceriaan yang ada padanya melainkan kemurungan yang tiada tara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan seorang lelaki paruh baya perlahan mendekat ke arahnya. Lelaki itu ternyata ayah dari si pemuda.&lt;br /&gt;“Ada apa anakku?", kenapa sejak kau pulang wajahmu selalu terlihat murung?, apakah gerangan yang mengganggu ketenangan jiwamu?”, si ayah bertanya.&lt;br /&gt;“Entahlah ayah, telah jauh perjalanan yang ku tempuh, telah banyak uang ayah yang dikeluarkan untuk studiku, sekarang ku telah berhasil dalam studiku, tapi entah kenapa hatiku tidak merasa tenang, bathinku terasa gelisah tak tentu arah”, pemuda itu menjawab dengan gamang.&lt;br /&gt;“Kenapa bisa jadi seperti itu?, ceritakanlah anakku…apakah yang tengah mengusik jiwamu dan tak membuat tenang batinmu itu…?, ujar si ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu menghela napasnya sejenak, kemudian berpaling kearah ayahnya.&lt;br /&gt;“Ayah, kenapa ku merasa tak mampu menjalani kehidupan ini?, kenapa kadangkala persaingan yang ada cenderung menghalalkan segala cara?, kenapa begitu deras terpaan hidup yang ada?...rasanya aku tak mampu menjalani kehidupan ini jika berada jauh dari ayah dan bunda…terasa hampa jika ku berada sendirian di dunia yang luas ini…terlampau banyak hal yang tak kumengerti ayah…!”, urai si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anakku kenapa kau harus takut? Cobalah kau lihat air danau yang terhampar dihadapanmu ini, belajar hiduplah seperti layaknya air”, jawab sang ayah dengan pandangan terarah pada danau yang ada di hadapan mereka.&lt;br /&gt;Pemuda itu menatap ayahnya dengan pandangan tak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa maksudnya ayah?”, tanya pemuda itu mengungkapkan kebingungannya.&lt;br /&gt;“Jadilah seperti air yang tenang anakku…karena dalam ketenangannya yang menghanyutkan, sungguh kedalamannya tak terduga, jangan kau menjadi air yang beriak pada kedangkalan yang terbaca”, ujar si ayah.&lt;br /&gt;“Air, selalu menyesuaikan diri dengan tempat yang mewadahinya, selalu mengalir kearah dataran yang lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kesulitan menderamu berkacalah pada orang-orang tak lebih beruntung darimu, berlajarlah menyesuaikan diri dengan lingkunganmu”, lanjut si ayah lagi&lt;br /&gt;“Iya, ayah benar, mungkin selama ini aku kurang bisa menyesuaikan diri dengan lingkunganku, seringkali ketika ada masalah yang menghampiri ku merasa duniaku kiamat ayah!”, tukas si pemuda&lt;br /&gt;“Hmm…anakku, bisakah kau campurkan air dengan minyak?”, tanya si ayah tiba-tiba.&lt;br /&gt;“Maksud ayah?”.&lt;br /&gt;“Saat masalah menghampirimu jadilah orang yang bisa berbaur tapi tak lebur, tetap pada prinsip diri, saat tiba-tiba ada pohon tumbang atau bahkan bongkahan karang terjal menghalang di tengah perjalanan hidupmu, jadilah seperti air yang begitu lincah menyelip dan mengalir di sela-selanya, jangan kau terhenti hanya karena sebuah tembok yang tak tinggi”, terang si ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anakku, dalam menjalani kehidupan ini...cobalah kau belajar dari pertanda alam disekelilingmu…tak ada yang diciptakan Allah SWT dengan sia-sia, seperti air yang mengalir, matahari yang bersinar, pergantian siang-malam, bahkan pohon-pohon yang berjajar di seberang sana. Pasti ada pertanda dan pelajaran yang bisa kau peroleh darinya selama engkau mau membuka dan melapangkan hati dan pikiranmu”, jelas si ayah sambil tersenyum menatap si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, terimakasih ayah…!”, pemuda itupun tersenyum. Pandangannya beralih menatap kearah danau. Iya, aku kan mencoba belajar!, tekadnya mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai..Sahabat Amazing, Bagaimana menurut Anda dengan cerita di atas?&lt;br /&gt;Saya Pastikan Anda sudah memahami dan mulai menerapkan Prinsip hidup yang Amazing tentunya..! Tetap Semangat ya..!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-3700457538867849034?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/3700457538867849034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/air-tak-memilih-tempat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3700457538867849034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3700457538867849034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/air-tak-memilih-tempat.html' title='Air tak memilih Tempat'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TLcP4ug_rwI/AAAAAAAAAD8/BGg3V320rZg/s72-c/bakal-air-terjun-masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-8768028416873037971</id><published>2010-10-11T07:28:00.000-07:00</published><updated>2010-10-11T07:38:48.958-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ikanku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TLMhb9xhBvI/AAAAAAAAAD0/lUkOEcJOJuc/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 169px; height: 275px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TLMhb9xhBvI/AAAAAAAAAD0/lUkOEcJOJuc/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5526797932036163314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu ini ikan sapu-sapuku meninggal dunia. Sejak saat dia meninggalkan akuariumku, baru tiga hari saja tidak dibersihkan, lumut pasti akan bermunuculan di akuarium kesayanganku.&lt;br /&gt;Aku tidak ada waktu untuk membersihkan lumut-lumut itu dan juga tidak ada waktu untuk membeli ikan sapu-sapu yang baru. Aku berpikir, ini tidak bisa dibiarkan. Keindahan ikan-ikan kokiku akan tersembunyi jika lumut-lumut itu kurelakan tumbuh dengan sehatnya menemani mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan-ikan sapu-sapu, bisa menjadi solusi untuk membantuku membersihkan lumut- lumut itu. Di sela-sela sempitnya waktuku, sepulang kerja, kuluangkan waktu untuk mampir ke toko ikan dekat rumahku. Aku berkeliling mencari ikan hitam yang tidak menarik dan berkulit kasar itu. Akhirnya kutemukan satu ikan sapu-sapu yang tidak begitu suram kulitnya, walaupun tetap tidak indah dipandang mata dan tetap saja kulitnya akan kasar. ”Berapa Pak, harganya?” tanyaku pada si penjual ikan itu. ”Tujuh ribu rupiah, Mbak,” jawab si penjual itu. Segera kusodorkan uang dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah itu langsung kutapakkan kakiku menuju rumah. Ikan sapu-sapu itu lalu aku cemplungkan ke dalam akuarium. Dengan sigap dan bagai habis lepas dari kurungan ikan itu langsung meliuk-liuk. Dan … betapa senangnya dia menemukan sebuah sisi kaca yang penuh dengan lumut. Ikan itu langsung menempel di kaca penuh lumut tersebut. Lagi-lagi karena tidak ada waktu, ikan itu memang hanya kucemplungkan dulu tanpa kubersihkan akuariumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirku weekend nanti pasti aku ada waktu. Keesokan harinya, saat akan berangkat ke kantor, kusempatkan menyapa ikan-ikan kokiku. Wow, pagi ini mereka tampak begitu indah …. Tapi bukankah memang ikan kokiku itu warnanya indah. Ehhh … tapi kok lain ya? Warnanya bukan saja indah, tapi begitu bersinar. Wow… that’s so Amazing..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kuamati ikan-ikan kokiku dengan sirip mereka yang panjang bagaikan kain sutera yang berkibar-kibar seolah ditiup angin. Terus kuperhatikan mereka karena terlalu indah bagiku untuk kutinggalkan.&lt;br /&gt;Saat pandanganku tertuju di pojok akuariumku, ada seekor ikan hitam yang&lt;br /&gt;tidak bersinar sama sekali. Dia seolah sedang menepi dalam dunianya sendiri dan takut untuk bergabung dengan koki-koki indah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersadar …. Ya, ikan-ikan kokiku terlihat begitu indah dan bersinar bukan karena ikan-ikan itu yang berubah, tetapi keadaan di sekitar merekalah yang berubah. Lumut-lumut yang membuat kaca akuariumku buram sudah lenyap!&lt;br /&gt;Ya, lenyap! Kaca akuariumku kembali bening sehingga ikan-ikan indahku terlihat semakin indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang tidak menarik yang kubeli kemarin dengan harga murah itu telah melahap habis lumur-lumut itu. Memang untuk itulah ikan itu kubeli, tetapi aku tidak tahu akan mendapat ketakjuban yang luar biasa seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupandangi kembali ikan hitam yang sedang menyendiri itu. Dia yang tidak&lt;br /&gt;menarik itu telah membuat sesuatu yang indah untukku pagi ini. Dia tidak punya kelebihan fisik yang dapat dibanggakan. tapi dia dapat membersihkan permukaan kaca yang begitu kotor menjadi bening kembali. Itulah yang membuat ikan sapu-sapu begitu dicari-cari oleh siapa saja yang ingin akuarium atau kolam ikannya terbebas dari lumut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingat diriku. Begitu banyak protesku pada TUHAN karena merasa aku tidak memiliki kelebihan. namun TUHAN memakai ikan kecil itu untuk menyadarkan aku, “KU-ciptakan dirimu bukan untuk hal yang tidak berguna. Kita ada di dunia ini karena kita berarti untuk melakukan hal-hal besar !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih terpaku di depan akuariumku. Aku masih menatap ikan kecil yang tidak menarik itu. Aku seperti menatap diriku. Hari ini TUHAN memberikan aku pelajaran indah dari seekor ikan. Hari ini, TUHAN tidak ingin aku semakin tenggelam dalam pencarian arti hidupku di dunia ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-8768028416873037971?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/8768028416873037971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/ikanku.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8768028416873037971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8768028416873037971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/ikanku.html' title='Ikanku'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TLMhb9xhBvI/AAAAAAAAAD0/lUkOEcJOJuc/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-3866667333297884301</id><published>2010-10-02T20:19:00.000-07:00</published><updated>2010-10-02T20:26:00.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Berhentilah menjadi "Gelas"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKf3r3kNqAI/AAAAAAAAADc/rMOiOaRXIEg/s1600/gelas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKf3r3kNqAI/AAAAAAAAADc/rMOiOaRXIEg/s200/gelas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523655801015478274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaaamu’alaikum…. ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah memasuki penghujung minggu lagi.., bagaimana kabar Anda Yang selalu Amazing? Waktu terasa begitu cepat bergulir ya, Secepat laju Kereta yang ingin sampai tepat waktu ke stasiun berikutnya. Semoga kita dapat menggunakan waktu yang berharga ini dengan hal-hal yang Positif, tentunya dengan sesuatu yang membawa kita menjadi Manusia yang berkualitas dan Amazing tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, Beberapa waktu yang lalu saya membaca cerita yang cukup menginspirasi bagi diri saya. Cukup untuk bisa membuat diri kita lebih bijaksana dalam menghadapi masalah. Mau tau cerita? Jadi begini ceritanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru Sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung. “Kenapa kau selalu murung nak? Bukankah banyak hal yang indah didunia ini?” sang guru bertanya.&lt;br /&gt;“Guru, belakanan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He.he.he.he..”Sang guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.” Si muridpun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba ambil segenggam garam itu dan masukan ke dalam segelas air,”kata sang guru. “Setelah itu coba kamu minim airnya sedikit.” Si muridpun melakukanya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.”Bagaimana rasanya?’ Tanya sang guru. “huuhh.. Asin dan perutku jadi mual,”jawab si murid dengan wajah masih meringis. Sang Guru hanya tersenyum melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang kamu ikut aku.”Sang guru pun membawanya ke danau di dekat mereka.”Ambil garam yang tersisa dan tebarkanlah ke danau.”Si murid menebarkan segenggam garam sisa tadi ke danau tanpa bicara apapun. Walaupun Rasa asin dimulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dimulutnya, tapi tak dilakukanya. Tak sopan rasanya meludah di hadapan mursyid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang coba kamu minum air danau itu,”kata sang guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat dipinggir danau. Si murid menangkupkan kedua tanganya , mengambil air danau dan meminumnya. Ketika air dingin segar mengalir di tenggorokanya, sang Guru bertanya,”Bagimana rasanya?”&lt;br /&gt;“mmmh..Segaar, segar sekali,”kata simurid sambil mengelap bibirnya. Tentu saja air danau ini berasal dari sumber mata air diatas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil dibawah. “Terasakah rasa garam yang kau taburkan?” tanya sang Guru. “Tidak sama sekali guru!,”kata si murid sambil mengambil air minumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum dan membiarkan muridnya mengambil minum sampai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nak,”kata sang Guru setelah muridnya selesai minum.”Segala masalah dalam hidup ini hanya seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang kau hadapi dalam hidupmu itu sduah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap segitu-gitu aja tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia inipun demikian. Tidak ada satupun manusia,walau dia seorang nabi yang terbebas dari penderitaan dan masalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid terdiam mendengarkan.”Tapi Nak, Rasa ‘asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ‘qalbu’(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, Berhentilah Menjadi ‘Gelas’. Jadikan qalbu dalam dadamu itu sebesar ‘danau’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang masalah yang kecil menjadi besar tatkala hati kita sempit. Banyak sekali kita menyaksikan dalam perjalanan hidup kita ada orang saling bunuh hanya karena masalah yang kecil. Masalah yang kecil itu menjadi besar tatkala hatinya sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat yang Amazing, Perbesarlah ruang hati kita dan jadilah lebih bijaksana dalam menghadapi berbagai masalah. Niscaya solusi akan terhampar seiiring dengan terhampar luasnya ruang hati kita. Kita masih Punya Tuhan yang Selalu menjaga umatnya. Tetaplah berdoa, Tetaplah Berusaha, Semoga Allah meridhoi dan meRahmati kita Semua.. Menjadikan kita manusia yang Tangguh dan Kuat dalam menghadapi Rintangan kehidupan…Amiin…&lt;br /&gt;Ayoo…. Bersemangatlah.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://andhykasedyawan.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=237:berhentilah-menjadi-qgelasq&amp;catid=45:amazing-notes&amp;Itemid=72"&gt;dr.Andhyka P Sedyawan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-3866667333297884301?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/3866667333297884301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/berhentilah-menjadi-gelas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3866667333297884301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3866667333297884301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/10/berhentilah-menjadi-gelas.html' title='Berhentilah menjadi &quot;Gelas&quot;'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKf3r3kNqAI/AAAAAAAAADc/rMOiOaRXIEg/s72-c/gelas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-8395130765548432401</id><published>2010-09-29T06:24:00.000-07:00</published><updated>2010-09-29T06:36:11.163-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Antara Sulaiman dan Qarun</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKNAvxQMHSI/AAAAAAAAADU/YhGEoKGQx7o/s1600/kartun-sombong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKNAvxQMHSI/AAAAAAAAADU/YhGEoKGQx7o/s200/kartun-sombong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522328757505629474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Manusia sangat menyukai kesenangan dunia, baik berupa kesehatan, harta, keturunan, ataupun kedudukan. Mereka sangat membanggakannya dan menjadikannya sebagai parameter kesuksesan hidup. Oleh sebab itu mereka sangat bersedih dan bahkan berputus asa tatkala kesenangan itu lenyap darinya. Mereka tidak bisa menjadi sosok hamba yang bersabar ketika mendapatkan musibah yang ditakdirkan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, tatkala berhasil mendapatkan kembali nikmat dunia yang sebelumnya luput darinya, mereka merasa seolah-olah dirinyalah orang yang paling berhak menikmatinya. Mereka juga meremehkan dan melecehkan orang lain yang ada di sekitarnya karena tidak memiliki ‘kemuliaan’ seperti yang didapatkannya. Mereka pun ternyata tidak bisa menjadi sosok hamba yang pandai bersyukur kepada Rabbnya atas nikmat yang telah dilimpahkan oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan jika Kami berikan rahmat Kami kepada manusia, kemudian (rahmat itu) Kami cabut kembali, pastilah dia menjadi putus asa dan tidak berterima kasih. Dan jika Kami berikan kebahagiaan kepadanya setelah ditimpa bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata; ‘Telah hilang bencana itu dariku.’ Sesungguhnya dia (merasa) sangat gembira dan bangga, kecuali orang-orang yang sabar, dan mengerjakan kebajikan, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Hud: 9-11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat yang mulia ini, Allah menceritakan tentang tabiat buruk manusia yang bodoh lagi suka melakukan kezaliman. Tatkala Allah menganugerahkan kepadanya sebagian dari rahmat-Nya berupa kesehatan, rezeki yang melimpah atau anak-anak yang menyenangkan hati dan semacamnya lalu Allah pun mencabut hal itu darinya, dia bersikap putus asa dan berpangku tangan saja, dia tidak mengharapkan pahala dari Allah (atas musibahnya). Tidak pernah terbersit dalam pikirannya bahwa kelak Allah akan mengembalikan sesuatu yang hilang itu kepada dirinya, menggantikannya dengan yang serupa atau bahkan sesuatu yang lebih baik darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, apabila Allah melimpahkan kepadanya rahmat/kemudahan setelah dirundung kesulitan  maka diapun terlalu gembira dan berbangga diri. Dia mengira bahwa keadaan itu akan terus-menerus dialaminya, sampai-sampai dia berkata, “Semua bencana telah luput dariku.” Ini menunjukkan dirinya terlalu gembira dan berbangga-bangga. Dia merasa senang dengan suatu karunia/nikmat yang cocok dengan hawa nafsunya. Dia merasa angkuh dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya. Itulah yang membuatnya semakin congkak, sombong, ujub akan diri sendiri dan angkuh kepada orang lain, suka merendahkan dan melecehkan mereka. Aib manakah yang lebih parah daripada sifat semacam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah karakter yang melekat pada jiwa manusia kecuali orang-orang yang diberi taufik oleh Allah untuk bersabar ketika mendapatkan musibah -sehingga tidak berputus asa- dan bersyukur ketika mendapatkan nikmat -sehingga dia tidak bersikap angkuh- dan dia pun mengerjakan amal-amal salih yang wajib maupun yang sunnah. Mereka itulah orang-orang yang akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya dan mendapatkan balasan pahala yang sangat besar berupa surga beserta segala macam kenikmatan yang diinginkan jiwa manusia (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 396. cet. Dar al-Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sosok manusia yang larut dengan ‘keberhasilan’nya dan angkuh dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya adalah Qarun. Dia berkata dengan nada sombong dan angkuh, sebagaimana diceritakan dalam ayat (yang artinya), “Dia (Qarun) berkata, ‘Sesungguhnya aku diberi (harta itu), semata-mata karena ilmu yang ada padaku.’…” (QS. al-Qashash: 78).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengira bahwa dirinya memang orang yang berhak dan paling pantas untuk mendapatkan itu semua. Sehingga dia pun menolak mentah-mentah nasehat dari kaumnya untuk tidak dihanyutkan oleh kesenangan dunia sehingga melupakan urusan akherat. Dalam pandangannya, kekayaan materi itulah  bukti pemuliaan dan kecintaan Allah kepada dirinya. Allah tidak tinggal diam terhadap hal ini. Allah  membantah persangkaan Qarun ini dengan firman-Nya (yang artinya), “Tidakkah dia (Qarun) tahu, bahwa Allah telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak mengumpulkan harta…” (QS. al-Qashash: 78). (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 684. cet. Dar al-Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda halnya dengan sosok yang mengerti akan dirinya dan memahami keagungan Rabbnya. Maka dia akan mengakui bahwa nikmat yang dia peroleh adalah ujian dari Rabbnya. Sehingga dia pun merasa khawatir kalau-kalau tidak bisa menunaikan syukur kepada-Nya dengan sebaik-baiknya. Inilah keletadanan yang dicontohkan oleh Nabi Sulaiman ‘alaihis salam, sebagaimana disebutkan dalam ayat (yang artinya), “Maka ketika dia (Sulaiman) melihat Singgasana (Ratu Balqis) itu terletak di hadapannya, dia pun berkata; ‘Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya dia besyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya Mahamulia.’.” (QS. an-Naml: 40). (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 662. cet. Dar al-Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, marilah kita bertanya kepada diri kita sendiri; apakah kita termasuk pengikut keteladanan Sulaiman ‘alaihis salam ataukah pengekor kesesatan Qarun dan orang-orang yang sejalan dengannya. Wallahul muwaffiq. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-8395130765548432401?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/8395130765548432401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/antara-sulaiman-dan-qarun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8395130765548432401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/8395130765548432401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/antara-sulaiman-dan-qarun.html' title='Antara Sulaiman dan Qarun'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKNAvxQMHSI/AAAAAAAAADU/YhGEoKGQx7o/s72-c/kartun-sombong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-1772349648723253112</id><published>2010-09-27T05:39:00.000-07:00</published><updated>2010-09-27T05:47:29.272-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kejujuran pada bibit kacang ijo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKCSWassjuI/AAAAAAAAADM/eaHu8vMpEbs/s1600/drop_ki-mizu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKCSWassjuI/AAAAAAAAADM/eaHu8vMpEbs/s200/drop_ki-mizu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521574056977796834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa sebuah perusahaan telekomunikasi di Italia sedang mencari satu tenaga teknis untuk menangani salah satu departemen dari perusahaan tersebut. Begitu banyak yang datang melamar dan menjalani ujian tertulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sesudah ujian tertulis ini, semua peserta diberi pekerjaan rumah, setiap orang diberi semangkok bibit kacang hijau untuk disemayamkan. Dan setelah jangka waktu yang diberikan setiap orang harus membawa pulang bibit kacang hijau yang telah tumbuh segar ke perusahaan tersebut. Siapa yang berhasil merawat kacang yang tumbuh paling segar akan memperoleh posisi pekerjaan yang dikejar banyak orang karena memberikan jaminan gaji yang tinggi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jangka waktu yang diberikan itu para peserta ujian kembali lagi ke perusahaan sambil membawa bibit kacang hijau yang telah bertumbuh segar menghijau. Setiap orang memamerkan hasil usaha mereka dan dalam hati berharap bahwa ia akan memperoleh posisi yang bagus tersebut. Nampak seketika bahwa team penilai akan sulit memutuskan siapa yang jadi pemenangnya karena semua membawa bibit kcang yang telah bertumbuh itu sama bagus dan sama segarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diabsensi ternyata satu orang tidak muncul di tengah para peserta. Sang manager perusahaan lalu menelpon pelamar yang tak hadir itu dan menanyakan alasan ketidak-hadirannya. Orang tersebut dengan penuh penyesalan serta rasa bersalah memberikan alasan ketidak-hadirannya saat ini. Ia mengatakan bahwa bibit yang diberikan itu hingga saat ini belum bertumbuh pada hal ia sudah berusaha memberi pupuk, memberi air yang cukup. Semua persyaratan yang dibutuhkan agar bibit kacang hijau bertumbuh subur telah dipenuhinya, namun anehnya, bibit tersebut seakan berkepala keras tak mau bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku berpikir bahwa aku pasti gagal untuk memperoleh posisi dalam perusahaan telekomunikasi ini. Karena itu saya memutuskan untuk tidak datang hari ini ke perusahaan bapak." tetapi justru di saat ketika orang itu akan meletakan gagang telephonya, sang manager memberikan kata-kata yang sungguh di luar dugaannya;&lt;br /&gt;"Engkaulah satu-satunya yang diterima perusahaan kami, Profisiat!" Orang itu heran dan kaget tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, bibit kacang hijau yang dibagikan kepada para peserta tersebut adalah bibit yang telah diproses sehingga tak akan bisa bertumbuh lagi. Dengan begitu Perusahaan akan dengan mudah mengetahui peserta mana yang jujur. Dan ternyata hanya seorang yang yang tak mampu membawa bibit kacang yang telah tumbuh. Dan dialah orang yang dipilih itu.&lt;br /&gt;"Inilah prinsip kami, nilai moral dalam pekerjaan lebih ditinggikan ketimbang keberhasilan dalam bekerja." Demikian sang manajer menjelaskan.&lt;br /&gt;Seperti kutipan ‘John Wooden’ Beri perhatian lebih pada karakter dari pada reputasi, karena karakter adalah diri sebenarnya, sementara reputasi hanya anggapan orang tentang anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari message from &lt;a href="http://andhykasedyawan.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=234:bibit-kacang-ijo-yang-tak-bertumbuh&amp;catid=45:amazing-notes&amp;Itemid=72"&gt;dr.Andhyka P Sedyawan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-1772349648723253112?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/1772349648723253112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/kejujuran-pada-bibit-kacang-ijo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1772349648723253112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1772349648723253112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/kejujuran-pada-bibit-kacang-ijo.html' title='Kejujuran pada bibit kacang ijo'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TKCSWassjuI/AAAAAAAAADM/eaHu8vMpEbs/s72-c/drop_ki-mizu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-4986572321902760984</id><published>2010-09-26T07:41:00.000-07:00</published><updated>2010-09-26T08:15:46.494-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kisah anak manusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TJ9jj8UN4DI/AAAAAAAAADE/MWnqhaiJGvE/s1600/nanam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TJ9jj8UN4DI/AAAAAAAAADE/MWnqhaiJGvE/s320/nanam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521241137317011506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkisah Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertingal satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan, "Kurasa cincin ini bukan milik ayah, namun warisan turun-temurun dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu." Sang adik tersenyum dan berkata, "Baiklah, ambil saja yang emas, aku ambil yang perunggu." Keduanya mengenakan cincin tersebut di jari masing-masing dan berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang adik merenung, "Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini?" Dia mencermati cincinnya dan menemukan sebuah kalimat terukir di cincin itu: INI PUN AKAN BERLALU. "Oh, rupanya ini mantra ayah…," gumamnya sembari kembali mengenakan cincin tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memanglah Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh-bangunnya kehidupan. Namun Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora, bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sana-sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai memakai obat-obatan penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang membuatnya ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun berbeda dengan Sang Adik, ketika panen berhasil diapun mensyukurinya, tetapi dia teringatkan oleh cincinnya: INI PUN AKAN BERLALU. Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika panen gagal, dia juga ingat bahwa: INI PUN AKAN BERLALU, jadi ia pun tidak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik-turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dapat Anda petik dari cerita diatas?&lt;br /&gt;Ternyata Susah dan senang menyediakan perlawanan yang diperlukan untuk mengembangkan kekuatan dalam mengatasi hambatan-hambatan yang besar. Kekuatan-kekuatan ini terdiri dari percaya diri, ketekunan, dan yang sangat penting, Pengendalian diri serta pengetahuan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan mengambil apa yang kau miliki dan merubahnya menjadi sesuatu yang jauh lebih baik, sesuatu yang jauh lebih bernilai.&lt;br /&gt;Dia akan membuatnya sempurna dan mengembalikannya padamu.&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa Allah itu ada. Maka selalulah bersandar PadaNYA.&lt;br /&gt;Dia ada dimanapun, tapi kau harus menggali ke dalam dirimu dan menemukan Dia di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, mulai sekarang ambil penuh kendali atas hidup Amazing anda. kuasai diri Anda dan kendalikan menuju tempat yang jauh lebih baik, dan semakin baik setiap harinya. Ingatlah bahwa orang yang paling berkuasa adalah orang yang mampu menguasai dirinya sendiri. Semangattt!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari message from &lt;a href="http://www.andhykasedyawan.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=233:inipun-akan-berlalu&amp;catid=45:amazing-notes&amp;Itemid=72"&gt;dr.Andhyka P Sedyawan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-4986572321902760984?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/4986572321902760984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/kisah-anak-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/4986572321902760984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/4986572321902760984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/kisah-anak-manusia.html' title='Kisah anak manusia'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TJ9jj8UN4DI/AAAAAAAAADE/MWnqhaiJGvE/s72-c/nanam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-2516582785433630368</id><published>2010-09-05T02:05:00.000-07:00</published><updated>2010-09-05T02:58:23.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kartu Ucapan'/><title type='text'>FSQ FE Unlam Mengucapkan,,,</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TINpj717M8I/AAAAAAAAAC8/nArOLBd13Rc/s1600/Isi+Kartu+Lebarannya+uswah+sip.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 332px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TINpj717M8I/AAAAAAAAAC8/nArOLBd13Rc/s400/Isi+Kartu+Lebarannya+uswah+sip.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513366434911826882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-2516582785433630368?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/2516582785433630368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/fsq-fe-unlam-mengucapkan_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/2516582785433630368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/2516582785433630368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/fsq-fe-unlam-mengucapkan_05.html' title='FSQ FE Unlam Mengucapkan,,,'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TINpj717M8I/AAAAAAAAAC8/nArOLBd13Rc/s72-c/Isi+Kartu+Lebarannya+uswah+sip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-6950218416147336265</id><published>2010-09-05T00:34:00.000-07:00</published><updated>2010-09-05T02:04:40.666-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Raihlah Keutamaan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TINY5SZdp9I/AAAAAAAAACc/BIvS_VGoL1Q/s1600/dakwah-sunnah-keutamaan-sepulug-hari-terakhir-ramadhan-ramadan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 197px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TINY5SZdp9I/AAAAAAAAACc/BIvS_VGoL1Q/s320/dakwah-sunnah-keutamaan-sepulug-hari-terakhir-ramadhan-ramadan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513348110046046162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lailatul Qadar &lt;/strong&gt;adalah suatu malam yang penuh dengan keutamaan dan barokah. Allah Subhanallahu wa Ta’ala Yang Maha Pemberi barakah telah menjelaskan hal itu dalam surat Al Qadr (artinya):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tahukah kamu apa malam lailatul qadar itu?. Yaitu suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turunlah para malaikat dan ruh (malaikat Jibril) dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Al-Qadr: 2-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga malam itu pun dipenuhi barakah yang berlimpah ruah, sebuah ibadah yang dilakukan pada malam itu dengan ikhlas dan sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam lebih baik daripada ibadah yang dilakukan selama seribu bulan selain Ramadhan. Tentu keutamaan yang amat besar ini akan membuat hati yang jernih dan akal yang sehat terdorong dan berharap untuk dapat meraihnya.&lt;br /&gt;Kapan terjadinya lailatul qadar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam lailatul qadar terjadi pada bulan Ramadhan, sekali dalam setahun. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى&lt;br /&gt;“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, jika ada diantara kalian lemah, maka jangan sampai luput dari tujuh malam yang tersisa (terakhir).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Al-Imam Muslim yang lain, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… فَاطْلُبُوهَا فِى الْوِتْرِ مِنْهَا&lt;br /&gt;…. maka carilah pada malam yang ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam Fathul Bari: “Pendapat yang paling kuat tentang terjadinya lailatul qadar adalah pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dan terjadinya tidak menetap pada malam tertentu dalam setiap tahunnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun memastikan suatu malam dari bulan Ramadhan bahwa ia adalah malam lailatul qadar (di tahun tersebut), maka membutuhkan dalil (yang shahih dan jelas) dalam penentuannya. Namun malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir itu hendaknya lebih dijaga dibanding selainnya, dan malam keduapuluh tujuh hendaknya lebih dijaga lagi daripada malam-malam ganjil selainnya yang dimungkinkan bertepatan dengan lailatul qadar. (Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Da`imah li Al-Buhuts wa Al-Ifta`)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa yang seharusnya dilakukan di malam tersebut?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;: Bersungguh-sungguh pada sepuluh malam terakhir melebihi kesungguhan pada malam-malam selainnya, dalam hal shalat, membaca Al-Qur’an, berdo’a, dan ibadah-ibadah yang lainnya. ‘Aisyah s menceritakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ رَسُولُ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ أَحْيَا اللَّيْلَ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ&lt;br /&gt;“Dahulu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam jika memasuki sepuluh malam terakhir, beliau menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya, serta mengencangkan tali pinggangnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Al-Imam Ahmad dan Muslim: “Dahulu beliau Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersungguh-sungguh pada sepuluh malam terakhir yang tidak sama kesungguhannya dengan malam-malam selainnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;: Menegakkan shalat tarawih dengan penuh keimanan dan hanya mengharapkan pahala dari Allah. Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menegakkan shalat pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan hanya mengharapkan pahala dari Allah, maka pasti akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Jama’ah, kecuali Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;: Membaca do’a sebagaimana yang diajarkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam kepada ‘Aisyah radliyallahu ‘anha. ‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika aku menjumpai suatu malam bahwa itu adalah malam lailatul qadar, apa yang harus aku baca pada malam itu? Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab: “Ucapkanlah (berdo’alah):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفوَ فَاعْفُ عَنِّي .&lt;br /&gt;“Ya Allah! Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf Maha Mulia lagi suka memaafkan, maka maafkanlah aku.” (HR. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;I’tikaf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I’tikaf adalah usaha untuk senantiasa menetap di masjid disertai dengan menyibukkan diri dengan ibadah (seperti menegakkan shalat-shalat sunnah disamping shalat lima waktu, memperbanyak membaca Al Qur’an, memperbanyak dzikir, do’a, dan istighfar), meninggalkan hal-hal yang kurang bermanfaat (seperti mengobrol, cerita, senda gurau dan semisalnya), dan tidak keluar dari masjid selama i’tikaf, kecuali bila ada keperluan yang mengharuskan untuk keluar (seperti buang hajat atau semisalnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: “Yang disunnahkan bagi orang yang beri’tikaf adalah tidak menjenguk orang sakit, tidak berta’ziyah, tidak menggauli dan mencumbu istrinya, serta tidak keluar dari masjid untuk sebuah kebutuhan kecuali perkara yang mengharuskan untuk keluar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dalam agama Islam, menjenguk orang sakit dan berta’ziyah keduanya merupakan perkara yang sangat dianjurkan. Namun demikian, ia menjadi gugur ketika menjalankan ibadah i’tikaf di masjid. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perkara i’tikaf tersebut. Sehingga orang yang beri’tikaf hendaknya bersungguh-sungguh menggunakan waktunya untuk bermunajat kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan sebuah sunnah (ibadah) yang perlu kita hidupkan dan semarakkan, karena hampir-hampir sunnah ini menjadi asing ditengah-tengah umat Islam. Padahal Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam selalu beri’tikaf di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata: “Dahulu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam beri’tikaf pada setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari, dan pada tahun wafatnya, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari.” (HR. Al Bukhari, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Zakatul Fitri (Zakat Fitrah) dan Takarannya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat Fitrah diwajibkan atas setiap muslim, baik merdeka maupun budak, laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, sebagaimana pernyataan shahabat Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak 1 sha` kurma atau 1 sha` sya’ir (gandum), (dan diwajibkan) baik atas orang merdeka ataupun budak, laki-laki ataupun perempuan, dewasa ataupun anak-anak.”Al-Bukhari dan Muslim) (HR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takaran Zakat Fitrah adalah 1 (satu) sha` (2,5kg). Sebagian ulama berpendapat 1 sha` sama dengan 3 kg makanan pokok, seperti beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manfaat Zakat Fitrah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat zakat fitrah adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.         Sebagai pembersih atau penyuci jiwa orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak ada manfaatnya dan perkataan yang keji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.         Sebagai subsidi makanan bagi orang-orang miskin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahabat Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَرَضَ رَسُولُ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ&lt;br /&gt;“Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam telah mewajibkan zakat fitrah sebagai penyuci jiwa orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak ada manfaatnya dan perkataan yang keji dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat Id, maka terhitung sebagai zakat yang diterima (sah sebagai zakat fitrah, red), dan barangsiapa menunaikannya setelah selesai shalat Id, maka itu adalah shadaqah dari shadaqah-shadaqah biasa.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kapan Zakat Fitrah Dibayarkan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat Fitrah dibayarkan pada hari raya Idul Fitri sebelum shalat Id dilaksanakan, atau sehari/dua hari sebelum Idul Fitri. Oleh karenanya dinamakan Zakat Fitrah karena pembayarannya pada hari Idul Fitri (ini adalah waktu yang paling utama), atau dekat dengan Idul Fitri. Dahulu, setelah umat Islam semakin banyak, sebagian para shahabat membayarkan Zakat Fitrah sehari atau dua hari sebelum hari raya Idul Fitri, sebagaimana disebutkan dalam atsar Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya. Kapan saja zakat fitrah dibayarkan pada salah satu dari waktu-waktu tersebut, maka terhitung sebagai zakat fitrah yang sah. Sebagaimana dalam hadits di atas: “Barangsiapa membayarnya sebelum shalat Id, maka ia adalah zakat yang diterima (sah sebagai zakat fitrah, red).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kepada Siapa Zakat Fitrah Diberikan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(QS, At Taubah :60 )&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Bolehkah Zakat Fitrah dibayar dengan uang tunai?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas ulama tidak membolehkan zakat fitrah dibayar dengan uang, karena yang demikian tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, sementara sangat memungkinkan di masa beliau Shalallahu ‘alaihi wa Sallam zakat fitrah dibayar dengan uang (dinar atau dirham). Namun, beliau memerintahkan untuk membayar Zakat Fitrah dengan kurma atau sya’ir (gandum, bahan makanan pokok di masa itu). Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam. (Lihat Fatawa Asy-Syaikh Bin Baz dan Asy-Syaikh Al-‘Utsaimin).Wallähu a’lam bish showäb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah Subhanallahu wa Ta’ala menerima amalan-amalan ibadah kita semua, mengampuni dosa-dosa kita semua, dan menggolongkan kita kepada golongan orang-orang yang bertaqwa dengan shaum Ramadhan yang kita laksanakan. Amïn Yä Mujïbas Sä`ilïn..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-6950218416147336265?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/6950218416147336265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/raihlah-keutamaan-di-sepuluh-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6950218416147336265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6950218416147336265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/raihlah-keutamaan-di-sepuluh-hari.html' title='Raihlah Keutamaan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan!'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TINY5SZdp9I/AAAAAAAAACc/BIvS_VGoL1Q/s72-c/dakwah-sunnah-keutamaan-sepulug-hari-terakhir-ramadhan-ramadan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-3720418577482204383</id><published>2010-09-01T17:57:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T18:15:17.095-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Event'/><title type='text'>FSQ FE Unlam present</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TH76dJlq-rI/AAAAAAAAACM/rPyIKZKU9WM/s1600/acdc+pamplet+copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TH76dJlq-rI/AAAAAAAAACM/rPyIKZKU9WM/s400/acdc+pamplet+copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512118372645141170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-3720418577482204383?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/3720418577482204383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/fsq-fe-unlam-present.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3720418577482204383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3720418577482204383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/fsq-fe-unlam-present.html' title='FSQ FE Unlam present'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TH76dJlq-rI/AAAAAAAAACM/rPyIKZKU9WM/s72-c/acdc+pamplet+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-2038306167815396984</id><published>2010-09-01T17:53:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T17:56:25.251-07:00</updated><title type='text'>FSQ FE UNLAM Mengucapkan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TH718ozm_CI/AAAAAAAAAB8/Tw-2Cn58bSU/s1600/fsq+stiker.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TH718ozm_CI/AAAAAAAAAB8/Tw-2Cn58bSU/s400/fsq+stiker.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512113416042904610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-2038306167815396984?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/2038306167815396984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/fsq-fe-unlam-mengucapkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/2038306167815396984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/2038306167815396984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/09/fsq-fe-unlam-mengucapkan.html' title='FSQ FE UNLAM Mengucapkan'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TH718ozm_CI/AAAAAAAAAB8/Tw-2Cn58bSU/s72-c/fsq+stiker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-5812693217757028860</id><published>2010-08-15T06:48:00.001-07:00</published><updated>2010-08-15T07:01:28.673-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan 1431 H</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TGfzL3yiIpI/AAAAAAAAAB0/2NeuyjjPyek/s1600/rmdn_jika-11-bulan-noda_id.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 381px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TGfzL3yiIpI/AAAAAAAAAB0/2NeuyjjPyek/s400/rmdn_jika-11-bulan-noda_id.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5505636454763733650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-5812693217757028860?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/5812693217757028860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/08/ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5812693217757028860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/5812693217757028860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/08/ramadhan.html' title='Ramadhan 1431 H'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TGfzL3yiIpI/AAAAAAAAAB0/2NeuyjjPyek/s72-c/rmdn_jika-11-bulan-noda_id.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-6781686435686077814</id><published>2010-08-04T09:08:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T09:19:56.814-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Next from Islamic Market</title><content type='html'>Alhamdulillah acara Islamic Market dan expo syariah telah berhsil dilaksanakan, semoga barokah dan bisa diamalkan oleh setiap umat. untuk para pembaca blog ini, anda bisa mendownload file-file persentasi pembicara seminar Islamic market &lt;a href="http://www.mediafire.com/?7lf08v169pyenxe#2"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;semoga apa yang kita dapat hari ini adalah bekal untuk esok yang lebih baik,,, amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-6781686435686077814?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/6781686435686077814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/08/next-from-islamic-market.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6781686435686077814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6781686435686077814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/08/next-from-islamic-market.html' title='Next from Islamic Market'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-1063809707589725395</id><published>2010-07-30T09:26:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T05:29:54.641-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Event'/><title type='text'>Forum Studi Qur'an Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat mempersembahkan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TFQW0DJZwPI/AAAAAAAAABc/p9kpTqQAsiQ/s1600/35117_1340658956437_1230085820_30785389_921574_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TFQW0DJZwPI/AAAAAAAAABc/p9kpTqQAsiQ/s400/35117_1340658956437_1230085820_30785389_921574_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500046128379969778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-1063809707589725395?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/1063809707589725395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/07/forum-studi-quran-fakultas-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1063809707589725395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1063809707589725395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/07/forum-studi-quran-fakultas-ekonomi.html' title='Forum Studi Qur&apos;an Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat mempersembahkan'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TFQW0DJZwPI/AAAAAAAAABc/p9kpTqQAsiQ/s72-c/35117_1340658956437_1230085820_30785389_921574_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-1894018480926794790</id><published>2010-07-30T09:18:00.000-07:00</published><updated>2010-07-30T16:17:13.353-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Akankah Amalku Di Terima ?</title><content type='html'>Beramal shalih memang penting karena merupakan konsekuensi dari keimanan seseorang. Namun yang tak kalah penting adalah mengetahui persyaratan agar amal tersebut diterima di sisi Allah. Jangan sampai ibadah yang kita lakukan justru membuat Allah murka karena tidak memenuhi syarat yang Allah dan Rasul-Nya tetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengarungi lautan hidup ini, banyak duri dan kerikil yang harus kita singkirkan satu demi satu. Demikianlah sunnatullah yang berlaku pada hidup setiap orang. Di antara manusia ada yang berhasil menyingkirkan duri dan kerikil itu sehingga selamat di dunia dan di akhirat. Namun banyak yang tidak mampu menyingkirkannya sehingga harus terkapar dalam kubang kegagalan di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerikil dan duri-duri hidup memang telalu banyak. Maka, untuk menyingkirkannya membutuhkan waktu yang sangat panjang dan pengorbanan yang tidak sedikit. Kita takut kalau seandainya kegagalan hidup itu berakhir dengan murka dan neraka Allah Subhanahuwata’ala. Akankah kita bisa menyelamatkan diri lagi, sementara kesempatan sudah tidak ada? Dan akankah ada yang merasa kasihan kepada kita padahal setiap orang bernasib sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum semua itu terjadi, kini kesempatan bagi kita untuk menjawabnya dan berusaha menyingkirkan duri dan kerikil hidup tersebut. Tidak ada cara yang terbaik kecuali harus kembali kepada agama kita dan menempuh bimbingan Allah Subhanahuwata’ala dan Rasul-Nya. Allah Subhanahuwata’ala telah menjelaskan di dalam Al Qur’an bahwa satu-satunya jalan itu adalah dengan beriman dan beramal kebajikan. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan orang-orang yang saling menasehati dalam kebaikan dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ’Ashr: 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah Allah Subhanahuwata’ala dengan masa menunjukkan bahwa waktu bagi manusia sangat berharga. Dengan waktu seseorang bisa memupuk iman dan memperkaya diri dengan amal shaleh. Dan dengan waktu pula seseorang bisa terjerumus dalam perkara-perkara yang di murkai Allah Subhanahuwata’ala. Empat perkara yang disebutkan oleh Allah Subhanahuwata’ala di dalam ayat ini merupakan tanda kebahagiaan, kemenangan, dan keberhasilan seseorang di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat perkara inilah yang harus dimiliki dan diketahui oleh setiap orang ketika harus bertarung dengan kuatnya badai kehidupan. Sebagaimana disebutkan Syaikh Muhammad Abdul Wahab dalam kitabnya Al Ushulu Ats Tsalasah dan Ibnu Qoyyim dalam Zadul Ma’ad (3/10), keempat perkara tersebut merupakan kiat untuk menyelamatkan diri dari hawa nafsu dan melawannya ketika kita dipaksa terjerumus ke dalam kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman Adalah Ucapan dan Perbuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengucapkan “Saya beriman”, memang sangat mudah dan ringan di mulut. Akan tetapi bukan hanya sekedar itu kemudian orang telah sempurna imannya. Ketika memproklamirkan dirinya beriman, maka seseorang memiliki konsekuensi yang harus dijalankan dan ujian yang harus diterima, yaitu kesiapan untuk melaksanakan segala apa yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya baik berat atau ringan, disukai atau tidak disukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi iman ini pun banyak macamnya. Kesiapan menundukkan hawa nafsu dan mengekangnya untuk selalu berada di atas ridha Allah termasuk konsekuensi iman. Mengutamakan apa yang ada di sisi Allah dan menyingkirkan segala sesuatu yang akan menghalangi kita dari jalan Allah juga konsekuensi iman. Demikian juga dengan memperbudak diri di hadapan Allah dengan segala unsur pengagungan dan kecintaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengamalkan seluruh syariat Allah juga merupakan konsekuensi iman. Menerima apa yang diberitakan oleh Allah dan Rasulullah Sholallohualaihiwasallam tentang perkara-perkara gaib dan apa yang akan terjadi di umat beliau merupakan konsekuensi iman. Meninggalkan segala apa yang dilarang Allah dan Rasulullah Sholallohualaihiwasallam juga merupakan konsekuensi iman. Memuliakan orang-orang yang melaksanakan syari’at Allah, mencintai dan membela mereka, merupakan konsekuensi iman. Dan kesiapan untuk menerima segala ujian dan cobaan dalam mewujudkan keimanan tersebut merupakan konsekuensi dari iman itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman di dalam Al Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alif lam mim. Apakah manusia itu menyangka bahwa mereka dibiarkan untuk mengatakan kami telah beriman lalu mereka tidak diuji. Dan sungguh kami telah menguji orang-orang sebelum mereka agar Kami benar-benar mengetahui siapakah di antara mereka yang benar-benar beriman dan agar Kami mengetahui siapakah di antara mereka yang berdusta.” (Al Ankabut: 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam As Sa’dy dalam tafsir ayat ini mengatakan: ”Allah telah memberitakan di dalam ayat ini tentang kesempurnaan hikmah-Nya. Termasuk dari hikmah-Nya bahwa setiap orang yang mengatakan “aku beriman” dan mengaku pada dirinya keimanan, tidak dibiarkan berada dalam satu keadaan saja, selamat dari segala bentuk fitnah dan ujian dan tidak ada yang akan mengganggu keimanannya. Karena kalau seandainya perkara keimanan itu demikian (tidak ada ujian dan gangguan dalam keimanannya), niscaya tidak bisa dibedakan mana yang benar-benar beriman dan siapa yang berpura-pura, serta tidak akan bisa dibedakan antara yang benar dan yang salah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Sholallohualaihiwasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang paling keras cobaannya adalah para nabi kemudian setelah mereka kemudian setelah mereka” (HR. Imam Tirmidzi dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri dan Sa’ad bin Abi Waqqas Radhiyallahu ‘Anhuma dishahihkan oleh Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahihul Jami’ no.992 dan 993)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya, iman adalah ucapan dan perbuatan. Yaitu, mengucapkan dengan lisan serta beramal dengan hati dan anggota badan. Dan memiliki konsekuensi yang harus diwujudkan dalam kehidupan, yaitu amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal merupakan konsekuensi iman dan memiliki nilai yang sangat positif dalam menghadapi tantangan hidup dan segala fitnah yang ada di dalamnya. Terlebih jika seseorang menginginkan kebahagiaan hidup yang hakiki. Allah Subhanahuwata’ala telah menjelaskan hal yang demikian itu di dalam Al Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bersegeralah kalian menuju pengampunan Rabb kalian dan kepada surga yang seluas langit dan bumi yang telah dijanjikan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah.” (Ali Imran:133)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam As Sa’dy mengatakan dalam tafsirnya halaman 115: “Kemudian Allah Subhanahuwata’ala memerintahkan untuk bersegera menuju ampunan-Nya dan menuju surga seluas langit dan bumi. Lalu bagaimana dengan panjangnya yang telah dijanjikan oleh Allah Subhanahuwata’ala kepada orang-orang yang bertakwa, merekalah yang pantas menjadi penduduknya dan amalan ketakwaan itu akan menyampaikan kepada surga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas melalui ayat ini, Allah Subhanahuwata’ala menyeru hamba-hamba-Nya untuk bersegera menuju amal kebajikan dan mendapatkan kedekatan di sisi Allah, serta bersegera pula berusaha untuk mendapatkan surga-Nya. Lihat Bahjatun Nadzirin 1/169&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berlomba-lombalah kalian dalam kebajikan” (Al Baqarah: 148)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirnya halaman 55, Imam As Sa’dy mengatakan: “Perintah berlomba-lomba dalam kebajikan merupakan perintah tambahan dalam melaksanakan kebajikan, karena berlomba- lomba mencakup mengerjakan perintah tersebut dengan sesempurna mungkin dan melaksanakannya dalam segala keadaan dan bersegera kepadanya. Barang siapa yang berlomba-lomba dalam kebaikan di dunia, maka dia akan menjadi orang pertama yang masuk ke dalam surga kelak pada hari kiamat dan merekalah orang yang paling tinggi kedudukannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini, Allah dengan jelas memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk segera dan berlomba-lomba dalam amal shalih. Rasulullah Sholallohualaihiwasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bersegeralah kalian menuju amal shaleh karena akan terjadi fitnah-fitnah seperti potongan gelapnya malam, di mana seorang mukmin bila berada di waktu pagi dalam keadaan beriman maka di sore harinya menjadi kafir dan jika di sore hari dia beriman maka di pagi harinya dia menjadi kafir dan dia melelang agamanya dengan harta benda dunia.” (Shahih, HR Muslim no.117 dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits ini terdapat banyak pelajaran, di antaranya kewajiban berpegang dengan agama Allah dan bersegera untuk beramal shaleh sebelum datang hal-hal yang akan menghalangi darinya. Fitnah di akhir jaman akan datang silih berganti dan ketika berakhir dari satu fitnah muncul lagi fitnah yang lain. Lihat Bahjatun Nadzirin 1/170&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kedudukan amal dalam kehidupan begitu besar dan mulia, maka Allah Subhanahuwata’ala memerintahkan kita untuk meminta segala apa yang kita butuhkan dengan amal shaleh. Allah berfirman di dalam Al Quran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, mintalah tolong (kepada Allah) dengan penuh kesabaran dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar.” (Al Baqarah:153)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kalau kita telah beramal dengan penuh keuletan dan kesabaran apakah amal kita pasti diterima?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Diterima Amal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal yang akan diterima oleh Allah Subhanahuwata’ala memiliki persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Hal ini telah disebutkan Allah Subhanahuwata’ala sendiri di dalam kitab-Nya dan Rasulullah Sholallohualaihiwasallam di dalam haditsnya. Syarat amal itu adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, amal harus dilaksanakan dengan keikhlasan semata-mata mencari ridha Allah Subhanahuwata’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahuwata’ala berfirman;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan agar menyembah Allah dengan mengikhlaskan baginya agama yang lurus”. (Al Bayyinah: 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Sholallohualaihiwasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya amal-amal tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan niatnya.” (Shahih, HR Bukhari-Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua dalil ini sangat jelas menunjukkan bahwa dasar dan syarat pertama diterimanya amal adalah ikhlas, yaitu semata-mata mencari wajah Allah Subhanahuwata’ala. Amal tanpa disertai dengan keikhlasan maka amal tersebut tidak akan diterima oleh Allah Subhanahuwata’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, amal tersebut sesuai dengan sunnah (petunjuk) Rasulullah Sholallohualaihiwasallam. Beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan barang siapa yang melakukan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka amalan tersebut tertolak.” (Shahih, HR Muslim dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dalil-dalil di atas para ulama sepakat bahwa syarat amal yang akan diterima oleh Allah Subhanahuwata’ala adalah ikhlas dan sesuai dengan bimbingan Rasulullah Sholallohualaihiwasallam. Jika salah satu dari kedua syarat tersebut tidak ada, maka amalan itu tidak akan diterima oleh Allah Subhanahuwata’ala. Dari sini sangat jelas kesalahan orang-orang yang mengatakan “ Yang penting kan niatnya.” Yang benar, harus ada kesesuaian amal tersebut dengan ajaran Rasulullah Sholallohualaihiwasallam. Jika istilah “yang penting niat” itu benar niscaya kita akan membenarkan segala perbuatan maksiat kepada Allah Subhanahuwata’ala dengan dalil yang penting niatnya. Kita akan mengatakan para pencuri, penzina, pemabuk, pemakan riba’, pemakan harta anak yatim, perampok, penjudi, penipu, pelaku bid’ah (perkara- perkara yang diadakan dalam agama yang tidak ada contohnya dari Rasululah r ) dan bahkan kesyirikan tidak bisa kita salahkan, karena kita tidak mengetahui bagaimana niatnya. Demikian juga dengan seseorang yang mencuri dengan niat memberikan nafkah kepada anak dan isterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seseorang melakukan bid’ah dengan niat beribadah kepada Allah Subhanahuwata’ala adalah benar? Apakah orang yang meminta kepada makam wali dengan niat memuliakan wali itu adalah benar? Tentu jawabannya adalah tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pembahasan di atas sangat jelas kedudukan dua syarat tersebut dalam sebuah amalan dan sebagai penentu diterimanya. Oleh karena itu, sebelum melangkah untuk beramal hendaklah bertanya pada diri kita: Untuk siapa saya beramal? Dan bagaimana caranya? Maka jawabannya adalah dengan kedua syarat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah berikutnya, juga bukan sekedar memperbanyak amal, akan tetapi benar atau tidaknya amalan tersebut. Allah Subhanahuwata’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia Allah yang telah menciptakan mati dan hidup untuk menguji kalian siapakah yang paling bagus amalannya.” (Al Mulk: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad bin ‘Ajlan berkata: “Allah Subhanahuwata’ala tidak mengatakan yang paling banyak amalnya.” Lihat Tafsir Ibnu Katsir 4/396&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahuwata’ala mengatakan yang paling baik amalnya dan tidak mengatakan yang paling banyak amalnya, yaitu amal yang dilaksanakan dengan ikhlas dan sesuai dengan ajaran Rasulullah Sholallohualaihiwasallam, sebagaimana yang telah diucapkan oleh Imam Hasan Bashri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua syarat di atas merupakan makna dari kalimat Laa ilaaha illallah – Muhammadarrasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-1894018480926794790?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/1894018480926794790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/07/akankah-amalku-di-terima.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1894018480926794790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1894018480926794790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/07/akankah-amalku-di-terima.html' title='Akankah Amalku Di Terima ?'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-3789949692068110549</id><published>2010-05-19T16:35:00.000-07:00</published><updated>2010-07-22T03:17:33.403-07:00</updated><title type='text'>Mengenal Islam Lebih Dekat</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/S_R4X_D0jOI/AAAAAAAAABE/Kb3PV1Tb5jQ/s1600/ll.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/S_R4X_D0jOI/AAAAAAAAABE/Kb3PV1Tb5jQ/s320/ll.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5473131800621780194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Problematika umat saat ini&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini sangat sering kita dapati yang namanya permasalahan dalam kehidupan, baik dari sisi Aqidah, akhlak, maupun dalam aspek-aspek kehidupan itu sendiri. Misalkan saja, dalam hal Aqidah dan Akhlak, sangat di sayangkan begitu banyak umat muslim yang mengatakan dirinya islam, namun sangat jauh dari nilai-nilai keislaman itu sendiri, kemudian pengkotak-kotakan mengenai islam itu sendiri yang dikatakan hanya dari sisi ibadah, akhlak dan lain sebagainya bukan islam yang secara kaffah (menyeluruh) mengatur seluruh aspek kehidupan baik dari sisi aqidah, akhlak maupun hukum syara (sumber hukum) nya, masalah HIV/AIDS yang belum ada solusi nyata untuk menyembuhkannya. Kemudian juga, banyaknya terdapat bencana alam di mana-mana, yang sebenarnya itu harus jadi intropeksi bagi seluruh manusia saat ini, tingkat kriminal yang semakin meningkat, dan yang lebih parahnya, keberadaan dari pada hukum itu sendiri sangat dipertanyakan untuk menangani berbagai macam kasus yang sedang di hadapi, khususnya di Indonesia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimakah islam itu??&lt;br /&gt;Mencermati semua permasalahan di atas, seharusnya kita kembalikan kepada yang namanya hakikat penciptaan manusia. Yaitu, darimana manusia itu diciptakan, untuk apa manusia itu diciptakan, dan akan kemana manusia itu nantinya setelah kehidupan? 3 pertanyaan mendasar ini, ketika kita mampu menjawabnya, maka kita pun akan dapat menjawab semua permasalahan di atas.&lt;br /&gt;Mengapa dikatakan demikian? Karena sebenarnya islam itu sendiri, ketika setiap individunya mampu mempelajari daripada hakikat penciptaannya, maka, akalnya akan senantiasa memikirkan proses dari pada penciptaan, kehidupan, dan hal-hal lain yang mampu diindera dengan akalnya. Kemudian juga, dalam aktivitasnya (tidak hanya dalam hal akidah dan akhlak, namun seluruh aspek kehidupan), tidak akan pernah ada yang namanya pemisahan antara aktivitas itu sendiri dengan tujuan hidupnya di dunia ini, yang semata-mata sebagai ibadah pada-Nya. Sehingga, manusia senantiasa merasa dikontrol dalam melaksanakan seluruh aktivitas kehidupannya, dari bangun tidur hingga tidur kembali.&lt;br /&gt;Kemudian juga, seperti yang kita ketahui, bahwasanya islam adalah agama yang mengatur hubungannya dengan Allah (Aqidah dan Ibadah), dirinya sendiri (Akhlak, makanan/minuman dan pakaian), dan sesama manusia (mu’amalat dan uqubat). Sehingga pemahaman terhadap yang namanya islam itu hendaknya menyeluruh, bukan sebagian.&lt;br /&gt;Dan semua itu juga tidak terlepas dari pada 3 pilar yang pendukung, yaitu individu itu sendiri, masyarakat, dan negara. Mengapa demikian?? Karena ketika hanya individu saja yang diharapkan untuk melakukan yang namanya perbaikan (keimanan dan ketakwaan kepada-Nya), tanpa adanya kontrol dari masyarakat, sangat sulit juga. Karena kecenderungan manusia yang sering khilaf dan melakukan kesalahan, sehingga perlu yang namanya kontrol dari yang lain, yaitu masyarakat. Kemudian juga, individu dan masyarakat, tidak akan dapat senantiasa menjaga semua perbaikan itu, apabila tidak ada hukum-hukum yang mendukung dari negara sebagai legitimasi, dan sebaik-baik hukum adalah yang bersumber dari Sang Pencipta (Al Qur’an dan As Sunnah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Gimana nih Solusinya???&lt;br /&gt;Ketika yang kita hadapi sekarang adalah pemisahan dari pada agama dari kehidupan, maka sudah dapat dipastikan seluruh elemen di atas tadi sangat minim bahkan kecil sekali untuk diterapkan. Sehingga, solusi yang pastinya seluruh umat mengetahuinya, adalah kembali kepada Syariah. Karena sejarah pun telah mencatat, bagaimana keadaan seluruh umat ketika syariah itu diterapkan. Tidak hanya umat muslim yang merasakan kesejahteraan, namun seluruh umat pun merasakannya, dan mereka dapat hidup berdampingan dengan penuh tentram, aman dan damai. Karena Islam adalah Rahmatan lil ’alamin.&lt;br /&gt;Wallahu ’alam bi ash shawab&lt;br /&gt;Jazakumullahu khairan katsira&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-3789949692068110549?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/3789949692068110549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/05/mengenal-islam-lebih-dekat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3789949692068110549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/3789949692068110549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/05/mengenal-islam-lebih-dekat.html' title='Mengenal Islam Lebih Dekat'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/S_R4X_D0jOI/AAAAAAAAABE/Kb3PV1Tb5jQ/s72-c/ll.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-6760941389301261622</id><published>2010-01-24T20:47:00.001-08:00</published><updated>2010-05-08T06:13:54.953-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Konsekuensi Keimanan Terhadap Al-Qur’an</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/S-VjgEDkUwI/AAAAAAAAAA8/JYqYa6yZKzg/s1600/quran_blackwhite.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/S-VjgEDkUwI/AAAAAAAAAA8/JYqYa6yZKzg/s320/quran_blackwhite.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468886725007004418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Allah SWT tidak pernah memaksa umat manusia untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup mereka. Allah hanya memberikan yang terbaik dan yang paling sesuai dengan manusia dalam menapaki serta meniti jalan kehidupan ini agar mereka mendapatkan kebahagian hakiki baik di dunia maupun di akhirat. Bagi mereka yang memiliki keimanan kepada Allah, terdapat beberapa hal yang menjadi konsekwensi keimanan mereka terhadap Al-Qur'an, yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. (الأنس به) Senantiasa 'dekat' dengan Al-Qur'an. &lt;br /&gt;Dekat dengan Al-Qur'an maksudnya adalah senantiasa memiliki keinginan untuk berinteraksi secara dekat dengan Al-Qur'an. Interaksi ini tergambarkan dalam dua hal: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) (تعلمه) Mempelajarinya. &lt;br /&gt;Al-Qur'an ibarat lautan yang sarat dengan mutiara-mutiara yang tiada terhingga jumlahnya. Dari sisi manapun kita membuka lembaran-lembaranya , akan kita jumpai hal-hal yang tidak pernah kita dapatkan sebelumnya di manapun. Oleh karena itulah, mempelajari Al-Qur'an merupakan satu hal yang teramat sangat penting dalam kehidupan manusia. Generasi awal umat ini dapat maju dan menjadi pemimpin dunia, adalah karena mereka benar-benar mempelajari Al-Qur'an untuk kemudian diamalkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelajari Al-Qur'an mecakup beberapa aspek: &lt;br /&gt;• (تلاوة) Dari sisi tilawahnya, mencakup tajwid, makharijul huruf, qiraah dan lain sebagainya. Sehingga dirinya dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Karena jika terdapat kesalahan dalam membaca, berakibat pada perubahan maknanya. Dalam sebuah hadits dikatakan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ (رواه مسلم) &lt;br /&gt;Dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda, 'Seseroang yang mahir dalam membaca Al-Qur'an, kelak ia akan dikumpulkan bersama para malaikat yang mulia dan suci. Dan orang yang masih terbata-bata membacanya lagi berat, maka ia akan mendapatkan pahala dua kali lipat. (HR. Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• (فهما) Dari sisi pemahamannya, mencakup masalah ibadah, muamalah, jihad, dan lain sebagainya. Pemahaman sangat penting karena merupakan pijakan dalam mengaplikasikannya dalam kehidupan riil. Tanpa pemahaman yang baik, tentulah akan sulit dalam merealisasikan Al-Qur'an pada kehidupan nyata. Allah menggambarkan dalam Al-Qur'an mengenai mereka-mereka yang tidak mau memahami ayat-ayat Allah (QS. 7 : 179):&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لاَ يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لاَ يُبْصِرُونَ بِهَا &lt;br /&gt;وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ &lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• (تطبيقا) Dari sisi perealisasiannya, mencakup bidang ekonomi, sosial, politik dsb. Karena merealisasikan Al-Qur'an dalam kehidupan nyata merupakan perintah Allah kepada seluruh umat Islam. Artinya hal ini sebagai suatu kewajiban yang harus dilakukan. Allah berfirman (QS. 5 : 44) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ &lt;br /&gt;Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• (حفظا) Dari sisi menghafal ayat-ayat dan surat-surat dalam Al-Qur'an. Karena menghafal Al-Qur'an memiliki keistimewaan tersendiri. Dahulu para sahabat, kebanyakan dari mereka hafal Al-Qur'an. Demikian juga para salafuna shaleh, serta para Imam-Imam kaum muslimin. Ahli Tafsir pun memberikan syarat kehursan hafal Al-Qur'an bagi siapa saja yang ingin menjadi penafsirnya. Mengenai keutamaan penghafal Al-Qur'an Rasulullah SAW pernah bersabda: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَحَفِظَهُ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ وَشَفَّعَهُ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ كُلُّهُمْ قَدْ اسْتَوْجَبُوا النَّارَ (رواه ابن ماجه) &lt;br /&gt;Dari Ali bin Abi Thalib, ra, Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa yang membaca Al-Qur'an dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan memberinya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya yang telah ditetapkan masuk neraka. (HR. Ibnu Majah) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) (تعليمه) Mengajarkannya pada orang lain. &lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim yang baik, tidak akan merasa cukup dengan mempelajarinya saja untuk kemudian dijadikan bekal bagi dirinya sendiri. Namun lebih dari itu, setiap muslim memiliki kewajiban untuk mengajarkannya kepada orang lain. Bahkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW mengatakan bahwa pengajar Al-Qur'an adalah sebaik-baik mu'min: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ (رواه البخاري) &lt;br /&gt;Dari Utsman ra, Rasulullah SAW bersabda, 'Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya) . (HR. Bukhari) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain juga mencakup empat hal dalam mempelajarinya, yaitu, dari segi tilawah, pemahaman, pengaplikasian dan penghafalannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. (تربية النفس به) Mentarbiyah diri dengan Al-Qur'an. &lt;br /&gt;Al-Qur'an merupakan Kitabul Hidayah, yang dapat merubah suatu kondisi masyarakat dari kejahiliyahan menuju masyarakat Islam. Rasulullah SAW telah membuktikannya dengan merubah kondisi bangsa Arab yang suka peperangan, perampasan hak, kedustaan, khomer, perzinaan, pembunuhan, riba dan lain sebagainya menjadi masyarakat yang cinta perdamaian, persamaan hak, kejujuran, kasih sayang, keadilan dan lain sebagainya. Kesemuanya dapat dilakukan karena Al-Qur'an merupakan kitabul hidayah; memberikan hidayah kepada manusia dari kegelapan menuju cahaya Islam yang terang benderang. Al-Qur'an banyak sekali mengungkapkan mengenai fungsi Al-Qur'an sebagai kitabul hidayah, diantaranya adalah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الم* ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ* &lt;br /&gt;"Alif Laam Miim. Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. (التسليم لأحكامه) Menerima sepenuh hati segala hukum yang terdandung di dalamnya. &lt;br /&gt;Jika kita memahami bahwa bahwa Al-Qur'an merupakan Kalam Allah yang diwahyukan kepada Rasulullah SAW, tentulah kita akan dengan segera melaksanakan isi kandungan dari Al-Qur'an. Karena segala perintah, larangan, pesan atau apapun yang terdapat di dalamnya, merupakan perintah, larangan, pesan dari Allah SWT. Dan di sinilah keimanan kita akan diuji oleh Allah SWT. Orang yang beriman, ia akan dengan segera melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Allah berfirman (QS. 33 : 36) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلاَ مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ &lt;br /&gt;وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً مُبِينًا &lt;br /&gt;"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. (الدعوة إليه) Berda'wah (mengajak) orang lain kepada Al-Qur'an. &lt;br /&gt;Karena kita meyakini bahwa hanya Al-Qur'anlah satu-satunya pedoman hidup yang dapat membahagiakan manusia baik di dunia maupun di akhirat. Hanya Al-Qur'anlah yang dapat memberikan keteduhan, ketenangan dan kesejukan dalam tiap diri insan. Al-Qur'an telah terbukti menjadikan umat Islam mampu menjadi pemimpin dunia dalam kurun waktu yang relatif lama. Al-Qur'an juga mampu merubah kondisi suatu bangsa dari jurang kebobrokan menuju puncak kemuliaan. Oleh karena itulah, salah satu konsekwensi keimanan kita kepada Al-Qur'an adalah mengajak mereka dengan cara yang bijak untuk bersama-sama menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Allah SWT mengatakan (QS. 16 : 125) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ &lt;br /&gt;أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ &lt;br /&gt;"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. (إقامته في الأرض) Menegakkannya di muka bumi. &lt;br /&gt;Allah SWT telah menuntut pada kaum-kaum yang terdahulu untuk menegakkan agama-Nya di muka bumi, maka demikian pula halnya dengan umat Islam. Allah menuntut pada kita untuk menegakkan agama-Nya, dengan menegakkan Al-Qur'an. Menegakkan Al-Qur'an adalah dengan menegakkan hukum-hukumnya di muka bumi yang menjadi hukum seluruh umat manusia di manapun mereka berada. Allah SWT berfirman (QS. 42 : 13) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلاَ تَتَفَرَّقُوا فِيهِ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ &lt;br /&gt;"Dia telah mensyari`atkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan- Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki- Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya) ." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sesungguhnya Allah SWT telah memberikan janji untuk menegakkan agama ini sebagaimana telah ditegakkan oleh umat-umat sebelum kita. Bagaimanapun kondisinya, suatu ketika Al-Islam akan menjadi pedoman hidup dan hukum yang menjadi acuan bagi kehidupan seluruh umat manusia. Allah mengatakan (QS. 24 : 55) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ &lt;br /&gt;وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لاَ يُشْرِكُونَ &lt;br /&gt;بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ &lt;br /&gt;"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an Sebagai Minhajul Hayah. &lt;br /&gt;Konsepsi inilah yang pada akhirnya dapat mengeluarkan umat manusia dari kejahiliyahan menuju cahaya Islam. Dari kondisi tidak bermoral menjadi memiliki moral yang sangat mulia. Dan sejarah telah membuktikan hal ini terjadi pada sahabat Rasulullah SAW. Sayid Qutub mengemukakan (1993 : 14) : &lt;br /&gt;"Bahwa sebuah generasi telah terlahir dari da'wah – yaitu generasi sahabat – yang memiliki keistimewaan tersendiri dalam sejarah umat Islam, bahkan dalam sejarah umat manusia secara keseluruhan. Generasi seperti ini tidak muncul kedua kalinya ke atas dunia ini sebagaimana mereka… Meskipun tidak disangkal adanya beberapa individu yang dapat menyamai mereka, namun tidak sama sekali sejumlah besar sebagaimana sahabat dalam satu kurun waktu tertentu, sebagaiamana yang terjadi pada periode awal dari kehidupan da'wah ini…" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah kesaksian Rasulullah SAW menjadi bukti kemulyaan mereka, manakala beliau mengatakan dalam sebuah haditsnya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عن عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ &lt;br /&gt;"Dari Imran bin Hushain ra, Rasulullah SAW bersabda: 'Sebaik-baik kalian adalah generasi yang ada pada masaku (para sahabat) , kemudian generasi yang berikutnya (tabi'in) , kemudian generasi yang berikutnya lagi (atba'ut tabiin). (HR. Bukhari)" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi secara jelas mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan 'generasi pada masaku' adalah sahabat Rasulullah SAW. Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga mengemukakan mengenai keutamaan sahabat: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ تَسُبُّوا أَصْحَابِي فَلَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلاَ نَصِيفَهُ (رواه البخاري) &lt;br /&gt;Dari Abu Sa'id al-Khudri ra, Rasulullah SAW bersabda, 'Janganlah kalian mencela sahabat-sahabatku. Karena sekiranya salah seorang diantara kalian menginfakkan emas sebesar gunung uhud, niscaya ia tidak akan dapat menyamai keimanan mereka, bahkan menyamai setengahnya pun tidak. (HR. Bukhari). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayid Qutub mengemukakan (1993 : 14 – 23) , terdapat tiga hal yang melatar belakangi para sahabat sehingga mereka dapat menjadi khairul qurun, yang tiada duanya di dunia ini. Secara ringkasnya adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;pertama, karena mereka menjadikan Al-Qur'an sebagai satu-satunya sumber petunjuk jalan, guna menjadi pegangan hidup mereka, dan mereka membuang jauh-jauh berbagai sumber lainnya. &lt;br /&gt;Kedua, ketika mereka membacanya, mereka tidak memiliki tujuan untuk tsaqofah, pengetahuan, menikmati keindahannya dan lain sebainya. Namun mereka membacanya hanya untuk mengimplementaikan apa yang diinginkan oleh Allah dalam kehidupan mereka.&lt;br /&gt;Ketiga, mereka membuang jauh-jauh segala hal yang berhubungan dengan masa lalu ketika jahiliah. Mereka memandang bahwa Islam merupakan titik tolak perubahan, yang sama sekali terpisah dengan masa lalu, baik yang bersifat pemikiran maupun budaya. &lt;br /&gt;Dengan ketiga hal inilah, generasi sahabat muncul sebagai generasi terindah yang pernah terlahir ke dunia ini. Di sebabkan karena 'ketotalitasan' mereka ketika berinteraksi dengan Al-Qur'an, yang dilandasi sebuah keyakinan yang sangat mengakar dalam lubuk sanubari mereka yang teramat dalam, bahwa hanya Al-Qur'an lah satu-satunya pedoman hidup yang mampu mengantarkan manusia pada kebahagiaan hakiki baik di dunia maupun di akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup &lt;br /&gt;Tinggallah dua pilihan masih ternganga di hadapan kita; antara jaya dengan Al-Qur'an, atau binasa dengan meninggalkannya. Sejarah telah berbicara sebagai fakta abadi; bahwa umat ini dapat memperoleh izzahnya dengan Al-Qur'an. Dan merekapun Allah kerdilkan karena meninggalkan Al-Qur'an. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW mengatakan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ عُمَرَ بْنِ اْلخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ &lt;br /&gt;أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِيْنَ &lt;br /&gt;Dari Umar bin Khatab ra. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (al-Qur'an), dengan dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain." (HR. Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A'lam Bis Shawab. &lt;br /&gt;By. Rikza Maulan, Lc., M.Ag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikirim oleh : Tim Tadzkirah - JDM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-6760941389301261622?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/6760941389301261622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/konsekuensi-keimanan-terhadap-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6760941389301261622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/6760941389301261622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/konsekuensi-keimanan-terhadap-al-quran.html' title='Konsekuensi Keimanan Terhadap Al-Qur’an'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/S-VjgEDkUwI/AAAAAAAAAA8/JYqYa6yZKzg/s72-c/quran_blackwhite.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-1896430703959701934</id><published>2010-01-23T03:26:00.001-08:00</published><updated>2010-05-07T16:09:11.832-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Event'/><title type='text'>TEMU ILMIAH NASIONAL FoSSEI KE IX Medan 2010</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;a href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/go-temilnas-kita-bisa.html"&gt;&lt;font color="green" size="5"&gt;Man Jadda Wajada&lt;/font&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1nJjM_PmNI/AAAAAAAAACI/Hel7e-HkA9I/s1600-h/temilnas+4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 203px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1nJjM_PmNI/AAAAAAAAACI/Hel7e-HkA9I/s400/temilnas+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429592432390936786" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;Disaat rasa cemas datang dan melanda di hati&lt;br /&gt;terbayang senyuman untuk kejayaan Ekonomi Islam pada suatu hari nanti&lt;br /&gt;Dont give up..&lt;br /&gt;Go... Temilnas Go...!&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1nPjUP35zI/AAAAAAAAACY/A831V5tpNuo/s1600-h/fossei+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 123px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1nPjUP35zI/AAAAAAAAACY/A831V5tpNuo/s320/fossei+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429599031409502002" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="8323772083494883912"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/logo-resmi-temilnas-xi-fossei.html"&gt;&lt;font color="green"&gt;Logo Resmi Temilnas   IX Fossei&lt;/font&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1eF0Dd61KI/AAAAAAAAABw/Auyt50lJwIM/s1600-h/5.logo+RESMI+TEMILNAS+MEDAN.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 92px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1eF0Dd61KI/AAAAAAAAABw/Auyt50lJwIM/s320/5.logo+RESMI+TEMILNAS+MEDAN.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428955005148910754" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="361188192224219712"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/temu-ilmiah-nasional-forum-shilaturahim_7790.html"&gt;&lt;font color="green"&gt;TEMU ILMIAH NASIONAL Forum Shilaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) KE IX Medan 2010 &lt;/font&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;DASAR PEMIKIRAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan sistem ekonomi syariah dalam menghadapi badai krisis ekonomi sejak tahun 1998 dan krisis keuangan global tahun 2008 membuktikan bahwa sistem ini adalah sistem yang lebih baik dibandingkan dengan sistem kapitalis yang selama ini kita anut. Lahirnya kebijakan ekonomi yang lebih islami sangat kita nantikan untuk memotivasi bangsa ini mampu berkompetisi dalam kancah perekonomian global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesatnya perkembangan ekonomi syariah ditandai dengan maraknya pertumbuhan institusi usaha dan keuangan yang menerapkan konsep syariah. Baik itu perbankan, asuransi, pegadaian, pasar modal, koperasi, hotel, pasar swalayan dan lain sebagainya. Fenomena ini menggambarkan bahwa sistem ekonomi sedang menuju titik fitrahnya, yaitu kembali kepada sistem ekonomi ilahiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat Ekonomi Islam yang berkembang dalam sepuluh tahun belakangan ini juga memberikan stimulus kepada beberapa mahasiswa untuk mengkaji Ekonomi Islam lebih mendalam dari sisi ilmiah. Diskusi-diskusi ini mendorong terbentuknya kelompok kajian yang lebih fokus membahas Ekonomi Islam. Lahirnya kelompok kajian dikalangan mahasiswa dibeberapa perguruan tinggi pada akhirnya menyadarkan akan kebutuhan satu wadah untuk memfasilitasi pergerakan Ekonomi Islam khususnya dikalangan mahasiswa. Wadah tersebut bernama FoSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam), yang diharapkan nantinya dapat menjadi kekuatan yang bersinergi dengan kekuatan-kekuatan ekonomi Syariah lainnya, sehingga impian untuk menjadikan Ekonomi Islam sebagai landasan pola perekonomian dunia terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya selama lima tahun terakhir FoSSEI telah banyak melakukan kerjasama, yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bank Indonesia (BI), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Dirjen DikTi, Depdiknas, KSEI ( Kelompok Studi Ekonomi Islam) diberbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perkembangan kajian ekonomi Islam dikalangan mahasiswa sebenarnya sudah terlihat sebelum tahun 2000, dimana terdapat kajian-kajian Ekonomi Islam seperti di universitas Indonesia (UI), universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU) dan Universitas lainnya diIndonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa muslim yang fokus terhadap ekonomi Islam dapat menunjukkan Eksistensinya dalam perkembangan ekonomi Islam di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatera Utara sendiri merupakan contoh daerah yang paling gencar mengembangkan ekonomi syariah. Hal ini ditandai dengan pernyataan mantan gubernur Sumatera Utara Alm. T. Rizal Nurdin yang ingin menjadikan Medan sebagai lokomotif perkembangan ekonomi Islam di Indonesia.&lt;br /&gt;Ternyata estafet perjuangan ini disambut baik oleh Gubernur Syamsul Arifin yang ingin menciptakan rakyat yang tidak bodoh, tidak lapar, tidak sakit dan punya masa depan, yang semua ini merupakan bagian dasar dari sistem dan tujuan ekonomi syariah itu sendiri.&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan semua cita-cita bersama ini, maka kita harus konsisten untuk menjalankan sistem ekonomi syariah, sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh Rasulullah sendiri, yaitu dengan menjadi seorang enterpreuner yang sesuai dengan ajaran syariah. &lt;br /&gt;Dalam menjalankan sistem ini, dibutuhkan sumber daya insani yang benar-benar paham tentang implementasi prinsip-prinsip ekonomi syariah, memiliki pengetahuan yang luas di bidang bisnis dan memiliki komitmen yang kuat untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah tersebut secara konsisten. Dibutuhkan sosialisasi, pelatihan serta pendidikan untuk meciptakan orang-orang yang siap menjalankan sistem ekonomi ajaran Rasulullah ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Disamping itu, kita juga mengharapkan agar para mahasiswa/i dapat merubah pola fikir mereka, dari para pencari kerja menjadi para pencipta lapangan pekerjaan. Dengan adanya para pencipta lapangan pekerjaan ini maka akan mengembangkan sektor riil dalam sebuah negara. Perkembangan sektor riil ini otomatis akan menciptakan kesejahteraan umat yang merata. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa kemajuan hakiki dalam sebuah negara itu dilihat dari kemajuan sektor rii, bukan sektor keuangannya. &lt;br /&gt;Maka dari itu, sebagai sebuah ikhtiar Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) yang merupakan sebuah forum mahasiswa kelompok studi konomi islam seluruh Indonesia yang dalam hal ini mengamanahkan kepada Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) IAIN-SU untuk menyelenggarakan rangkaian acara:&lt;br /&gt;"Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) IX&lt;br /&gt;Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) 2010"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TEMA KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tema kegiatan ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"REVITALISASI ENTREPRENEURSHIP UMMAT  UNTUK INDONESIA SEJAHTERA" &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LANDASAN KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tri Dharma Perguruan Tinggi&lt;br /&gt;2. AD/ART Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FOSSEI)&lt;br /&gt;3. AD/ART Kelompok Studi Ekonomi Islam Universal Islamic Economic (KSEI UIE Institut Agama Islam Negeri (IAIN)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;AGENDA KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Agenda kegiatan terdiri dari :&lt;br /&gt;1. Seminar Internasional&lt;br /&gt;2. Seminar Karir&lt;br /&gt;3. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTEI) 2010&lt;br /&gt;4. Oliampiade Ekonomi Islam 2010&lt;br /&gt;5. Spritual Entrepreneurship&lt;br /&gt; 6. SETT&lt;br /&gt;7. Pelatihan Kewirausahaan&lt;br /&gt;8. Bazar UKM&lt;br /&gt;9. Fieldtrip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUJUAN KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini dilaksanakan, dengan tujuan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Untuk memfasilitasi agenda global dalam menerapkan konsep ekonomi dan keuangan Islam&lt;br /&gt; 2. Untuk memperkuat kerjasama dan pemahaman antara universitas sebagai kontribursi  untuk meningkatkan kerjasama internasional&lt;br /&gt;3. Untuk dapat saling berbagi informasi dibidang kewirausahaan&lt;br /&gt;4. Untuk mendiskusikan isu kontemporer dan tantangan yang dihadapi&lt;br /&gt; 5.  Untuk membentuk jiwa entrepreneur muslim yang berkualitas&lt;br /&gt;6. Menjadi salah satu media sosialisasi ekonomi syari'ah&lt;br /&gt;7. Sebagai forum silaturahmi kelompok studi ekonomi islam (KSEI) dari seluruh mahasiswa di Indonesia dan pemersatu pergerakan ekonomi syari'ah dikalangan mahasiswa seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;8. Mendorong mahasiswa untuk berperan langsung dalam pengembangan Sektor Riil dan Bisnis guna penerapan ekonomi syari'ah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;BENTUK KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bentuk Kegiatan dan rangkaian acara TEMILNAS 2010 adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;b&gt;1. Seminar Internasional &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Deskripsi Kegiatan &lt;br /&gt;Pemaparan konsep dari para ahli Ekonomi Islam yang berasal dari Akademisi dan Praktisi. Acara ini berbentuk Stadium General dan Diskusi Panel. Dari acara ini diharapkan peserta dapat menggali ilmu dari para pembicara. Dengan Seminar ini diharapkan ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi Mahasiswa/i, sehingga dapat mengaplikasikannya di daerah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tema:  &lt;br /&gt;"Revitalisasi Entrepreneurship Ummat Untuk Indonesia Sejahtera"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pembicara:&lt;br /&gt;1. Prof. Dr. Ghaffar Ismail&lt;br /&gt;Pembahasan: " Ekonomi Islam sebagai Solusi Menghadapi Krisis Ekonomi Global "&lt;br /&gt; 2. Prof. Dr. Mahmud Muda&lt;br /&gt;Pembahasan: " Strategi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah dalam Menghadapi Serangan AFTA "&lt;br /&gt;3. Ir. Adiwarman Karim S.E, M.B.A, M.A.E.P&lt;br /&gt;Pembahasan: " Revitalisasi Enterpreneurship Umat untuk Indonesia Sejahtera "&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;d. Sasaran Peserta&lt;br /&gt;1. Seluruh anggota kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Se-Indonesia ( 105 KSEI se-Indonesia)&lt;br /&gt;2. Para praktisi ekonomi syari'ah.&lt;br /&gt;3. Akademisi/Dosen.&lt;br /&gt;4. Masyarakat dan Pelajar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;e. Waktu dan Tempat Pelaksanaan:&lt;br /&gt; Hari/Tanggal : Senin, 1 Maret 2010&lt;br /&gt;Waktu  : 13.30 s.d. 15.30 WIB&lt;br /&gt;Tempat  : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera      Utara (IAIN- SU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Seminar Karir (Talk Show)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Deskripsi Kegiatan &lt;br /&gt; Pemaparan konsep dari para ahli Ekonomi Islam yang berasal dari Akademisi dan Praktisi. Acara ini berbentuk Talk Show. Dari acara ini diharapkan peserta dapat menggali ilmu dari para pembicara. Dengan Talk Show ini diharapkan ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi Mahasiswa/i, sehingga dapat mengaplikasikannya di daerah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tema:&lt;br /&gt; "Revitalisasi Entrepreneurship Ummat Untuk Indonesia Sejahtera"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pembicara: &lt;br /&gt;1. Drs. Agustianto, M.ag (Sekjen Ikatan Ahli Ekonomi Islam)&lt;br /&gt; Pembahasan: " Rekontsruksi Entreprneurship Ummat Islam "&lt;br /&gt;2. Beny Wijaksono (Dirut Bank Mega Syariah) &lt;br /&gt;Pembahasan: "Peranan Bank Syariah dalam mengembangkan dan Menumbuhkan UKM"&lt;br /&gt;3. Dr. Ahmad Riawan Amin (Ketua Umum Asbisindo) &lt;br /&gt; Pembahasan: "Membangun Entreneur Syariah dengan Konsep FIKiR, ZIKIR, MIKIR"&lt;br /&gt;4. Rahmadsyah ( Pengusaha Muslim Sukses &amp;amp; Anggota DPR RI)&lt;br /&gt;Pembahasan: " Cara Mudah Meraih Sukses dengan Ekonomi Syariah "&lt;br /&gt;5. Iskandar Zulkarnaen (Bendahara Umum MES)&lt;br /&gt; Pembahasan: " Menjadi Wirausahawan Syariah yang Sukses"&lt;br /&gt;6. Mustafa Edwin Nasution&lt;br /&gt;Pembahasan : " Peranan Perguruan Tinggi dalam Melahirkan Wirausahawan"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;d. Sasaran Peserta&lt;br /&gt;1. Seluruh anggota kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Se-Indonesia ( 105 KSEI se-Indonesia)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;e. Waktu dan Tempat Pelaksanaan:&lt;br /&gt;Hari/Tanggal : Senin dan Selasa ( 1 &amp;amp; 2  Maret 2010)&lt;br /&gt;Waktu   : 16.30 s.d. 18.00 WIB&lt;br /&gt;Tempat : Aula Institut Agama Islam Negeri  Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) 2010&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; a. Deskripsi Kegiatan: &lt;br /&gt;LKTEI merupakan acara yang diadakan dengan mengundang anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam seluruh Indonesia. Untuk berpartisipasi menyalurkan ide-ide kreatif mereka dalam membahas isu-isu terkini di seputar Ekonomi Islam. LKTEI ini diharapkan menjadi solusi dari berbagai problematika Ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tema:&lt;br /&gt; "Revitalisasi Entrepreneurship Ummat Untuk Indonesia Sejahtera"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sub tema sebagai berikut: &lt;br /&gt;1. Rekonstruksi Entrepreneurship Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;2. Membangun Ekonomi Syariah di Indonesia Dengan Menyiapkan Entrepreneur Profesional&lt;br /&gt; 3. Etika Bisnis Entrepreneur Syari'ah&lt;br /&gt;4. Etos Kerja dalam Islam dan Signifikansinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Sasaran peserta: Anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;d. Waktu dan Tempat Pelaksanaan: &lt;br /&gt;- Penerimaan karya tulis ilmiah: 1 Februari – 19 Februari 2010&lt;br /&gt; - Presentasi 6 Finalis Karya Tulis Ilmiah Terbaik &lt;br /&gt;Hari/Tanggal : Senin, 1 Maret 2010&lt;br /&gt;Waktu   : 20.00 s.d. 22.00 WIB&lt;br /&gt;             Tempat : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt; - Penyerahan Hadiah&lt;br /&gt; Hari/Tanggal : Rabu, 3 Maret 2010&lt;br /&gt;Waktu   : 14.00 s.d. 15.30 WIB&lt;br /&gt;           Tempat : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Olimpiade Ekonomi Islam 2010&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Deskripsi Kegiatan: &lt;br /&gt; Merupakan acara kompetisi untuk membentuk kader-kader Ekonomi Islam dan untuk memotivasi mereka dalam pengembangan Ekonomi &lt;br /&gt;Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sasaran peserta: &lt;br /&gt;1. Tim Perwakilan Kelompok Studi Ekonomi Islam seluruh Indonesia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan: &lt;br /&gt;- Penyisihan Olimpiade&lt;br /&gt;  Hari/Tanggal : Senin, 1 Maret 2010&lt;br /&gt;  Waktu  : 11.00 s.d. 12.30 WIB&lt;br /&gt; Tempat : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;   - Semi-Final Olimpiade&lt;br /&gt;   Hari/Tanggal  : Selasa, 2 Maret 2010&lt;br /&gt;  Waktu  : 13.30 s.d. 15.30 WIB&lt;br /&gt; Tempat : Aula Institut Agama Islam Negeri  Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt; - Final Olimpiade&lt;br /&gt; Hari/Tanggal  : Rabu, 3 Maret 2010&lt;br /&gt; Waktu   : 08.00 s.d. 09.30 WIB&lt;br /&gt;   Tempat  : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt; - Penyerahan Hadiah&lt;br /&gt;Hari/Tanggal : Rabu, 3 Maret 2010&lt;br /&gt;Waktu   : 14.00 s.d. 15.30 WIB&lt;br /&gt;           Tempat : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. SETT (Syari'ah Economist Training For Trainer)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Deskripsi Kegiatan: &lt;br /&gt;Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak trainer yang handal dan memiliki kapabilitas sehingga dapat memberikan kontribusi yang riil terhadap pengembangan Ekonomi Islam di KSEI masing-masing khususnya, dan di daerah masing-masing pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sasaran Peserta:&lt;br /&gt;1. Perwakilan Kelompok Studi Ekonomi Islam seluruh Indonesia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan: &lt;br /&gt;              Hari/Tanggal : 02 Februari 2010 &lt;br /&gt;  Waktu             : 08.00 WIB s/d  Selesai&lt;br /&gt; Tempat : Aula Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Negeri   Sumatera Utara   (IAIN-SU)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Spritual Entrepreneurship&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Deskripsi Kegiatan: &lt;br /&gt;Training ini merupakan pelatihan motivasi bagi para peserta dengan pendekatan model ESQ. Diharapkan dengan mengikuti training ini, para peserta memiliki motivasi yang besar dalam pengembangan Ekonomi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sasaran Peserta: &lt;br /&gt;Seluruh anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam seluruh Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan:&lt;br /&gt;              Hari/Tanggal : selasa 2 Maret 2010&lt;br /&gt;              Waktu   : 20.00- 22.00 WIB&lt;br /&gt; Tempat    : Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TARGET PESERTA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Mahasiswa/I seluruh Perguruan Tinggi  yang ada di Indonesia dari 105 kampus Se-Indonesia.&lt;br /&gt; 2. Anggota kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Se-Indonesia.&lt;br /&gt;3. Dekan Fakultas Ekonomi Se-Indonesia.&lt;br /&gt;4. Dekan Fakultas Syari'ah Se-Indonesia&lt;br /&gt;5. Para praktisi ekonomi syari'ah.&lt;br /&gt;6. Akademisi/Dosen.&lt;br /&gt;7. Masyarakat dan Pelajar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;WAKTU DAN TEMPAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 – 4 Maret 2010 di Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;KEWAJIBAN DAN HAK PESERTA TEMILNAS IX FoSSEI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a. Kewajiban Peserta&lt;br /&gt; 1. Mengisi Formulir Pendaftaran&lt;br /&gt;2. Membawa surat keterangan utusan dari universitas yang disahkan oleh rektor atau dekan.&lt;br /&gt;3. Membawa surat Mandat bagi utusan KSEI.&lt;br /&gt;4. Menyerahkan Pasphoto 3X 4 = 2 lembar&lt;br /&gt;5. Membayar Kontribusi Peserta Rp. 300.000,-&lt;br /&gt; 6. Anggota KSEI berhak menjadi peserta TEMILNAS apabila sudah melunasi kewajiban iuran KSEI dan investasi untuk tahun 2009/2010, masing-masing sebesar Rp.50.000,-. Adapun biaya iuran dan investasi dapat dikirim melalui Bank Muamamlat cab. Medan, dengan nomor rekening: 9219516478 atas nama Irma Afri Daini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Hak Peserta&lt;br /&gt;1. Seminar Kit (Tas, Makalah, Block Note dan Pulpen)&lt;br /&gt;2. Sarapan,Makan Siang, Makan Malan dan Snack 2 kali sehari selama 5 hari&lt;br /&gt;3. Piagam Penghargaan&lt;br /&gt;4. Mengukiti Seluruh rangkaian acara Temilnas FoSSEI 2010 yang ke IX&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author"&gt; Diposkan oleh Temu Ilmiah Nasional &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/temu-ilmiah-nasional-forum-shilaturahim_7790.html" title="permanent link"&gt;21:21&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;a class="comment-link" href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/temu-ilmiah-nasional-forum-shilaturahim_7790.html#comments" onclick=""&gt;0 komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-355512645"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=3461736369457299982&amp;amp;postID=361188192224219712" title="Edit Post"&gt; &lt;span class="quick-edit-icon"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="7591106150493909359"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/teknis-kegiatan-olimpiade-ekonomi-islam.html"&gt;&lt;font color="blue"&gt;TEKNIS KEGIATAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM 2010&lt;/font&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;TEMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini Olimpiade Ekonomi Islam mengangkat tema:&lt;br /&gt;"REVITALISASI ENTREPRENEURSHIP UMMAT  UNTUK INDONESIA SEJAHTERA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUJUAN KEGIATAN &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adapun tujuan dari kegiatan olimpiade ini adalah untuk menguji pengetahuan mahasiswa tentang  ilmu Ekonomi Islam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;SASARAN PESERTA &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sasaran peserta olimpiade adalah anggota Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KETENTUAN PESERTA &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing KSEI mengirim maksimal 3 tim, dimana setiap tim terdiri dari 3 orang. Untuk setiap tim yang ingin ikut berlomba dalam Olimpiade Ekonomi Islam wajib mendaftarkan anggota masing-masing tim terlebih dahulu kepada panitia. Pendaftaran peserta Olimpiade dapat dilakukan dengan menyampaikan informasi mengenai ketiga anggota masing-masing tim melalui e-mail dengan memberikan detail per anggota tim sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAFTARAN TIM OLIMPIADE EKONOMI ISLAM 2010&lt;br /&gt;Nama Lengkap  : .......................................................................&lt;br /&gt;Telepon/HP   : ......................................................&lt;br /&gt; Asal Perguruan Tinggi : ..................................................................&lt;br /&gt;Nama KSEI   : ..........................................................&lt;br /&gt;Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;E-mail pendaftaran peserta dikirimkan ke: &lt;b&gt;&lt;a href="http://temilnas2010@yahoo.co.id/"&gt;temilnas2010@yahoo.co.id/&lt;/a&gt; &lt;a href="mailto:uieiainsu@ymail.com"&gt;uieiainsu@ymail.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Paling lambat &lt;b&gt;hari Sabtu, 20 Februari 2010&lt;/b&gt;. Informasi lebih lanjut menganai Olimpiade Ekonomi Islam 2010 dapat menghubungi 081 263 793 57  (Henny )&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DEWAN JURI &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dewan Juri dan Tim Penyusun soal Olimpiade terdiri atas 3 orang:&lt;br /&gt;1. Akademisi Syariah&lt;br /&gt;2. Praktisi Bisnis Syariah&lt;br /&gt;3. Lembaga/Organisasi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TEKNIS ACARA &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Olimpiade Ekonomi Islam 2010 ini terdiri dari 3 babak yakni:&lt;br /&gt; Babak Penyisihan&lt;br /&gt;Pelaksanaan Babak Penyisihan ini dibagi dalam 2 (dua) tahap:&lt;br /&gt;Tahap I    : Tes Multiple Choice terdiri atas 60 soal yang berlangsung dalam waktu 60 menit.&lt;br /&gt;Tahap 2 : Tes Mengisi Jawaban Singkat, terdiri atas 40 soal yang berlangsung dalam waktu 60   menit.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Setiap anggota dari masing-masing tim akan dipisah dan akan mengerjakan soal yang sama secara individu dalam 3 ruangan yang berbeda dalam kedua tahap tersebut diatas.&lt;br /&gt;• Kriteria penilaian pada tes Multiple Choice adalah: Benar +4; Salah -1; Tidak Menjawab 0.&lt;br /&gt;• Kriteria penilaian pada tes Mengisi Jawaban Singkat adalah: Benar +3; Salah 0; Tidak Menjawab 0.&lt;br /&gt; • Setelah 2 tahap Babak Penyisihan selesai, panitia akan menilai seluruh jawaban peserta dan nilai 3 anggota dari tim yang sama akan dijumlahkan untuk memperoleh Nilai Tim secara keseluruhan untuk Babak Penyisihan.&lt;br /&gt;• Setelah semua Nilai Tim ditentukan, maka akan dirangking dari tertinggi hingga terendah untuk mengambil 9 Tim dengan nilai tertinggi untuk maju ke Babak Semi-Final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak Semi-Final:&lt;br /&gt;• Babak Semi-Final diikuti oleh 9 Tim dengan perolehan nilai tertinggi dari Babak Penyisihan, dan perlombaan melibatkan seluruh anggota suatu tim bergabung untuk berlomba dengan tim Semi-Finalis lainnya.&lt;br /&gt;• Terdapat 3 sesi Semi-Final yang dilaksanakan secara bergilir dalam ruangan yang sama, dimana setiap sesi terdiri atas 3 tim yang berlomba untuk memperebutkan 1 (satu) tempat di Babak Final, estimasi durasi waktu per sesi adalah 40 menit.&lt;br /&gt;• Babak Semi-Final merupakan Lomba Cerdas-Cermat dan ditutup dengan Babak Pertaruhan:&lt;br /&gt;a. Lomba Cerdas-Cermat (LCC)&lt;br /&gt;o Setiap sesi Semi-Final akan terdapat LCC yang dibagi dalam 2 tahap:&lt;br /&gt;I. Tahap Bergilir : 5 soal untuk masing-masing tim&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;II. Tahap Rebutan : 20 soal yang diperebutkan oleh seluruh tim&lt;br /&gt;o Soal Semi-Final merupakan soal dengan jawaban singkat dimana Dewan Juri akan membacakan soal terlebih dahulu, kemudian tim Semi-Finalis memiliki alokasi waktu untuk menjawab tiap-tiap soal selama 15 detik.&lt;br /&gt;o Skala penilaian untuk Tahap Bergilir antara 0 – 100 point (dalam kelipatan 10).&lt;br /&gt;o Skala penilaian untuk Tahap Rebutan: Benar +100; Salah -50.&lt;br /&gt; b. Babak Pertaruhan&lt;br /&gt;o Setiap tim Semi-Finalis mempertaruhkan seluruh ataupun sebagian dari nilai yang didapatkan pada LCC (nilai yang dipertaruhkan dalam kelipatan 20) dalam menjawab 1 soal pertaruhan yang dibacakan oleh Dewan Juri.&lt;br /&gt;o Soal pertaruhan memiliki alokasi waktu 20 detik untuk dijawab oleh para Semi-Finalis.&lt;br /&gt;o Tim dengan jawaban yang benar akan memperoleh point tambahan sebesar nilai yang dipertaruhkan, sementara tim dengan jawaban yang salah akan dikurangi pointnya sebesar nilai yang dipertaruhkan.&lt;br /&gt;• Dari setiap sesi Semi-Final akan diambil 1 tim dengan nilai tertinggi untuk maju ke Babak Final yang akan terdiri atas 3 tim yang lolos dari Babak Semi-Final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak Final:&lt;br /&gt;• Pada Babak Final, ketiga tim Finalis masing-masing akan diberikan soal kasus komprehensif yang telah dibuat oleh Dewan Juri, yang akan dikerjakan terlebih dahulu sebelum dipresentasikan.&lt;br /&gt;• Setiap tim disediakan waktu selama 60 menit untuk menyusun bahan presentasi dalam Laptop yang telah disediakan oleh panitia di ruangan masing-masing.&lt;br /&gt;• Setelah penyusunan jawaban atas soal kasus maka setiap tim Finalis akan mempresentasikan jawabannya secara bergiliran di depan para Dewan Juri, Finalis lainnya dan forum TEMILNAS.&lt;br /&gt;• Tiap tim Finalis memperoleh waktu 40 menit dengan alokasi:&lt;br /&gt;o Persiapan Presentasi    maksimum 5 menit&lt;br /&gt;o Presentasi Jawaban    maksimum 15 menit&lt;br /&gt;o Tanya-jawab dengan Dewan Juri  maksimum 10 menit&lt;br /&gt; o Tanya-jawab dengan Finalis lainnya  maksimum 10 menit&lt;br /&gt;• Setelah seluruh Finalis selesai presentasi, akan diadakan rapat Dewan Juri untuk menentukan Juara 1, 2, &amp;amp; 3 yang akan diumumkan pada acara Penutupan TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PERATURAN UMUM PESERTA &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Setiap tim terdiri dari 3 (tiga) orang peserta lomba dan ketiganya telah didaftarkan pada panitia. Seluruh anggota tim wajib mengikuti suatu pertandingan secara penuh dari awal sampai akhir. Penggantian peserta pada setiap tim hanya boleh dilakukan sekali saja yaitu pada saat Technical Meeting sebelum Olimpiade dimulai.&lt;br /&gt;2. Peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum acara pembukaan dimulai untuk registrasi dan mengurus hal-hal sebelum pertandingan dimulai.&lt;br /&gt;3. Jika ada salah satu tim atau anggota tim yang terlambat (hadir setelah pertandingan dimulai) Pada :&lt;br /&gt;• Babak Penyisihan&lt;br /&gt;Maka kepada tim tersebut diberikan pilihan :&lt;br /&gt; a. Menunggu sampai anggota timnya yang terlambat tersebut hadir, untuk kemudian mengikuti pertandingan dan pada tim tersebut tidak diberikan perpanjangan waktu.&lt;br /&gt;b. Melakukan penggantian peserta dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada panitia pada saat Technical Meeting. Apabila tim tersebut maju ke babak selanjutnya, maka anggota tim yang mengikuti babak penyisihanlah yang berhak mengikuti babak selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Babak Semifinal dan Final&lt;br /&gt;Maka kepada tim tersebut diberikan pilihan selanjutnya:&lt;br /&gt;Menunggu anggota timnya yang terlambat dengan toleransi waktu maksimal 10 menit. Jika dalam waktu 10 menit ada anggota timnya belum hadir, maka tim tersebut tetap diizinkan mengikuti pertandingan dengan jumlah peserta yang hadir pada saat itu.&lt;br /&gt;4. Peseta diwajibkan membawa alat tulis dan atau keperluan sendiri.&lt;br /&gt;5. Peserta tidak diperkenankan membawa buku atau catatan dalam bentuk apapun pada saat pertandingan.&lt;br /&gt;6. Peserta yang sedang bertanding tidak diperkenankan untuk meninggalkan area pertandingan.&lt;br /&gt; 7. Peserta tidak diperkenankan melakukan segala tindakan yang bersifat mengganggu jalannya pertandingan.&lt;br /&gt;8. Apabila peserta melanggar segala ketentuan di atas, maka panitia berhak untuk mendiskualifikasikan tim peserta yang bersangkutan baik sebelum, selama, dan di akhir pertandingan sebelum pemenang di umumkan.&lt;br /&gt;9. Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.&lt;br /&gt;10. Selama pertandingan berlangsung, peserta dilarang membawa alat komunikasi seperti ponsel dan sejenisnya.&lt;br /&gt; 11. Panitia tidak menutup kemungkinan bagi para peserta Olimpiade Ekonomi Islam 2010 untuk juga ikut serta dalam Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) 2010, seandainya terpilih untuk menjadi Finalis LKTEI dan akan mempresentasikan karyanya di depan forum TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HADIAH OLIMPIADE &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Juara 1  3.000.000 &lt;br /&gt;Juara 2  2.500.000&lt;br /&gt;Juara 3  2.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;STANDAR KOMPETENSI OLIMPIADE EKONOMI ISLAM 2010 &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; 1. Aqidah&lt;br /&gt;2. Fiqh Muamalah Maaliyah&lt;br /&gt;3. Pengetahuan umum tentang perkembangan Ekonomi Islam&lt;br /&gt;4. Pengetahuan praktis penerapan ekonomi Islam di Indonesia&lt;br /&gt;5. Pengetahuan tentang masalah ekonomi konvensional&lt;br /&gt;6. Pengetahuan tentang keuangan Islam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Demikian tekhnis kegiatan ini diperbuat untuk menjadi acuan dan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan Temu Ilmiah Nasional FoSSEI 2010 ke-IX Universal Islamic Economic IAIN-SU Medan. Semoga kegiatan ini diridhoi oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN OLIMPIADE EKONOMI ISLAM 2010&lt;br /&gt;TATA TERTIB BABAK PENYISIHAN&lt;br /&gt;1. Peserta tidak diperkenankan membawa buku atau catatan dalam bentuk apapun.&lt;br /&gt;2. Peserta yang sedang bertanding tidak diperkenankan untuk meninggalkan area pertandingan.&lt;br /&gt; 3. Peserta wajib mengenakan kartu tanda pengenal (name tag).&lt;br /&gt;4. Peserta diperbolehkan membaca serta menjawab soal pada waktu babak penyisihan dimulai yang akan diberi tanda oleh panitia yang bertugas.&lt;br /&gt;5. Peserta menyilang satu jawaban yang dianggap benar dari empat pilihan yang ada untuk Tahap 1 yaitu tes Multiple Choice. Untuk Tahap 2 yaitu mengisi jawaban singkat.&lt;br /&gt;6. Untuk tes Multiple Choice, jawaban yang dipilih tidak boleh lebih dari satu jawaban, dan jawaban yang lebih dari satu dianggap salah.&lt;br /&gt;7. Jawaban ditulis dengan tinta hitam.&lt;br /&gt;8. Selama pertandingan berlangsung, peserta dilarang membawa alat komunikasi seperti ponsel dan sejenisnya.&lt;br /&gt;9. Apabila peserta melanggar segala ketentuan di atas, maka panitia berhak untuk mendiskualifikasikan tim peserta yang bersangkutan baik sebelum, selama dan di akhir babak sebelum pemenang diumumkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;PENJELASAN PERTANDINGAN DAN PERATURAN KHUSUS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;A. BABAK PENYISIHAN&lt;br /&gt;• Sistem Pertandingan&lt;br /&gt;1. Merupakan tes tulis yang berbentuk pilihan ganda dan mengisi jawaban yang terbagi menjadi 2 tahap yaitu :&lt;br /&gt; Tahap I : soal Multiple Choice sebanyak 60 soal dengan alokasi waktu 60 menit.&lt;br /&gt;Tahap II : soal Mengisi Jawaban Singkat sebanyak 40 soal dengan alokasi waktu 60 menit.&lt;br /&gt;2. Peserta yang akan masuk ke babak Semi-Final adalah 9 tim dengan nilai tertinggi dari babak penyisihan.&lt;br /&gt; 3. Kriteria penilaian Multiple Choice pada babak penyisihan ini yaitu: Benar +4; Salah -1; Tidak menjawab 0.&lt;br /&gt;4. Kriteria penilaian Mengisi Jawaban Singkat pada babak penyisihan ini adalah: Benar +3; Salah 0; Tidak Menjawab 0.&lt;br /&gt; 5. Apabila terdapat tim dengan nilai yang sama, maka tim yang berhak maju ke babak Semi-Final adalah :&lt;br /&gt;a. Tim dengan jumlah jawaban benar terbanyak.&lt;br /&gt;b. Apabila dengan point (a) di atas, masih terdapat kesamaan nilai maka digunakan presentase penilaian. Dimana penilaian penyisihan tahap I = 40% dan penyisihan tahap II = 60%.&lt;br /&gt;c. Apabila kedua point di atas belum dapat menentukan tim yang akan masuk ke babak Semi-Final, akan diadakan tahap tambahan berupa tes tulis sebanyak 10 soal pilihan ganda dengan alokasi waktu selama 10 menit.&lt;br /&gt;• Tata Cara dan Peraturan untuk Multiple Choice&lt;br /&gt;1 Peserta menyilang satu jawaban yang dianggap benar untuk tes Multiple Choice.&lt;br /&gt;2 Jawaban yang dipilih tidak boleh lebih dari satu, jawaban yang lebih dari satu dianggap salah.&lt;br /&gt; 3 Peserta diperkenankan untuk melakukan perbaikan jawaban selama waktu yang tersedia masih tersisa.&lt;br /&gt;4 Jawaban ditulis dengan tinta hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. BABAK SEMI-FINAL&lt;br /&gt;• TATA TERTIB BABAK SEMI-FINAL&lt;br /&gt;1 Peserta tidak diperkenankan membawa buku atau catatan dalam bentuk apapun.&lt;br /&gt; 2 Peserta yang sedang bertanding tidak diperkenankan untuk meninggalkan area pertandingan.&lt;br /&gt;3 Baik peserta maupun supporter wajib mengenakan tanda pengenal (name tag) selama acara Olimpiade berlangsung.&lt;br /&gt;4 Selama pertandingan berlangsung, peserta dilarang membawa alat komunikasi seperti ponsel dan sejenisnya.&lt;br /&gt; 5 Supporter dilarang memberi jawaban kepada peserta yang bertanding dalam bentuk apapun, jika hal itu dilakukan maka soal tersebut akan dibatalkan dan nilai tim yang melanggar akan dikurangi 50.&lt;br /&gt;6 Peserta maupun penonton tidak diperkenankan melakukan segala tindakan yang bersifat mengganggu jalannya pertandingan.&lt;br /&gt;7 Apabila peserta melanggar segala ketentuan di atas, maka panitia berhak untuk mendisfikualisasikan tim peserta yang bersangkutan baik sebelum, dan di akhir babak sebelum pemenang diumumkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Sistem Pertandingan&lt;br /&gt;1 Lomba Cerdas Cermat (LCC) terbagi menjadi 3 sesi dengan estimasi durasi waktu per sesi adalah 40 menit.&lt;br /&gt;2 Pada setiap pertandingan, tim dengan nilai tertinggi di masing-masing ruangan akan masuk ke babak Final.&lt;br /&gt; 3 Pelaksanaan LCC akan berlangsung pada ruangan yang sama secara bergiliran, dengan masing-masing sesi terdiri dari 3 tim yang bertanding.&lt;br /&gt;4 Jika terdapat nilai tertinggi yang sama antar tim sampai akhir babak, maka akan diadakan babak rebutan tambahan.&lt;br /&gt;• Peraturan untuk Babak Bergilir&lt;br /&gt;1 Setiap tim peserta memilih satu amplop soal sebelum pertandingan dimulai dan amplop soal yang telah dipilih tidak dapat dibatalkan.&lt;br /&gt;2 Jawaban yang salah atau pertanyaan yang tidak dijawab karena waktu habis, maka pertanyaan itu tidak dilemparkan kepada tim peserta yang lain.&lt;br /&gt;3 Waktu untuk menjawab soal adalah 15 detik setelah soal selesai dibacakan sebanyak 2 (dua) kali. Apabila peserta menjawab saat soal sedang dibacakan, maka waktu akan mulai dihitung saat peserta mulai menjawab.&lt;br /&gt;4 Skala penilaian antara 0 sampai 100 (dalam kelipatan 10).&lt;br /&gt;5 Apabila ada peserta yang menjawab bukan pada saat gilirannya, maka nilai peserta tersebut akan dikurangi 50 dan peserta yang mendapat giliran tetap berhak menjawab pertanyaan tersebut.&lt;br /&gt;6 Supporter dilarang memberi jawaban kepada peserta yang bertanding dalam bentuk apapun, jika hal itu dilakukan maka soal tersebut akan dibatalkan dan nilai tim yang melanggar akan dikurangi 50.&lt;br /&gt;• Peraturan untuk Babak Rebutan&lt;br /&gt;1 Terdapat 20 soal untuk diperebutkan oleh seluruh tim yang bertanding.&lt;br /&gt;2 Tim yang mendapat kesempatan menjawab adalah tim yang menekan bel terlebih dahulu baik sebelum atau setelah soal selesai dibacakan, dan setelah ditunjuk oleh Dewan Juri. Apabila belum ditunjuk oleh Dewan Juri tetapi peserta sudah mulai menjawab, maka jawaban peserta dianggap salah dan nilainya dikurangi 50.&lt;br /&gt;3 Soal akan berhenti dibacakan jika peserta menekan bel sebelum soal selesai dibacakan. Jika jawaban salah maka pembacaan soal akan dilanjutkan.&lt;br /&gt;4 Waktu untuk menjawab soal adalah 15 detik.&lt;br /&gt;5 Apabila tim yang mendapat kesempatan menjawab ternyata salah atau tidak menjawab sampai dengan waktu habis, maka soal dapat diperebutkan oleh tim lainnya sebanyak 1 (satu) kali.&lt;br /&gt;6 Jika jawaban benar, peserta akan mendapat nilai 100.&lt;br /&gt;7 Jika jawaban salah, nilai peserta dikurangi 50.&lt;br /&gt;8 Supporter dilarang memberi jawaban kepada peserta dalam bentuk apapun, jika hal itu dilakukan maka soal tersebut akan dibatalkan dan tim yang melanggar akan dikurangi 50.&lt;br /&gt;• Peraturan untuk Babak Pertaruhan&lt;br /&gt;1 Dalam babak pertaruhan ini hanya terdapat 1 soal.&lt;br /&gt;2 Nilai yang telah dikumpulkan pada LCC (babak bergilir dan rebutan) akan dipertaruhkan seluruhnya atau sebagian oleh masing-masing tim untuk menjawab soal yang akan diajukan tersebut.&lt;br /&gt;3 Jumlah nilai yang dipertaruhkan adalah minimal 20 (dalam kelipatan 20) point.&lt;br /&gt;4 Setiap tim baru boleh menulis jawaban serta nilai yang dipertaruhkan setelah soal selesai dibacakan seluruhnya. &lt;br /&gt; 5 Jawaban dan nilai ditulis pada tempat (papan dua sisi) yang disediakan, dimana sisi jawaban untuk menulis jawaban serta sisi nilai untuk menulis nilai yang dipertaruhkan.&lt;br /&gt;6 Waktu untuk menjawab soal sampai dengan menulis jawaban beserta nilai yang dipertaruhkan adalah 20 detik.&lt;br /&gt;7 Setelah 20 detik, setiap perwakilan dari masing-masing tim menunjukkan nilai yang dipertaruhkan dan menunjukkan jawaban setelah Dewan Juri membacakan jawaban yang benar.&lt;br /&gt;8 Jika jawaban benar, nilai setiap tim akan ditambahkan sebesar nilai yang dipertaruhkannya.&lt;br /&gt;9 Jika jawaban salah, nilai setiap tim akan dikurangi sebesar nilai yang dipertaruhkannya.&lt;br /&gt; 10 Supporter dilarang memberi jawaban kepada peserta dalam bentuk apapun, jika hal itu dilakukan maka nilai tim yang melanggar akan dikurangi 50.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. BABAK FINAL&lt;br /&gt;• Sistem Pertandingan&lt;br /&gt;a. Presentasi kasus dan penyusunan Powerpoint untuk masing-masing tim.&lt;br /&gt;b. Diikuti oleh 3 (tiga) tim yang lolos dari babak Semi-Final.&lt;br /&gt; • Peraturan untuk Presentasi Kasus&lt;br /&gt;1 Setiap tim secara bersamaan memilih 1 amplop kasus yang telah dibuat oleh Dewan Juri sebelum pertandingan dimulai dan amplop kasus yang telah dipilih tidak dapat dibatalkan.&lt;br /&gt;2 Disediakan waktu selama 60 menit bagi seluruh tim untuk menyusun materi yang akan dipresentasikan, di ruangan masing-masing.&lt;br /&gt;3 Tim finalis hanya diperkenankan untuk membawa buku referensi ke dalam ruangan penyusunan materi presentasi.&lt;br /&gt; 4 Setiap tim diberikan waktu maksimal 15 menit untuk mempresentasikan materi yang telah disusun.&lt;br /&gt;5 Selanjutnya setelah presentasi, setiap tim diberikan waktu 10 menit untuk menjawab pertanyaan dari Dewan Juri dan 10 menit untuk Tanya-jawab dengan tim Finalis lainnya.&lt;br /&gt;6 Urutan tim yang tampil ditentukan dengan undian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KETENTUAN PEMENANG &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pemenang adalah tim yang mengumpulkan nilai tertinggi dari hasil penilaian Dewan Juri. Keputusan Dewan Juri adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut tentang Olimpiade Ekonomi Islam ini dapat menghubungi panitia: 081 263 793 57 (Henny) atau melalui e-mail ke &lt;b&gt;&lt;a href="mailto:temilnas2010@yahoo.co.id"&gt;temilnas2010@yahoo.co.id&lt;/a&gt;  / &lt;a href="mailto:uieiainsu@ymail.com"&gt;uieiainsu@ymail.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author"&gt; Diposkan oleh Temu Ilmiah Nasional &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/teknis-kegiatan-olimpiade-ekonomi-islam.html" title="permanent link"&gt;20:58&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;a class="comment-link" href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/teknis-kegiatan-olimpiade-ekonomi-islam.html#comments" onclick=""&gt;0 komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-355512645"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=3461736369457299982&amp;amp;postID=7591106150493909359" title="Edit Post"&gt; &lt;span class="quick-edit-icon"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="post uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="7139538314744377766"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/teknis-kegiatan-lomba-karya-tulis.html"&gt;&lt;font color="blue"&gt;TEKNIS KEGIATAN LOMBA KARYA TULIS EKONOMI ISLAM (LKTEI) TEMILNAS IX 2010&lt;/font&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body"&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;SYARAT PESERTA LOMBA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Lomba ini terbuka untuk seluruh mahasiswa/I yang masih aktif di seluruh KSEI Perguruan Tinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;2. LKTEI tahun 2010 ini merupakan lomba perorangan, dimana peserta menulis maksimal 1 makalah secara perorangan.&lt;br /&gt; 3. Karya Tulis Ilmiah bukan merupakan hasil penelitian/skripsi, dan belum pernah dipublikasikan dan diperlombakan sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TEMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam tahun ini mengangkat tema &lt;b&gt;"Revitalisasi Entrepreneurship Umat Untuk Indonesia Sejahtera"&lt;/b&gt;. Dalam konteks ini perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia mengalami lompatan yang cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari semakin maraknya lembaga-lembaga keuangan yang muncul dengan berbasis syariah, seperti perbankan, koperasi, dan asuransi syariah. Pesatnya perkembangan lembaga-lembaga keuangan syariah ini, menuntut juga akan ketersediaan Sumber Daya Insani yang kompeten. Selain itu, jiwa entrepreneurship yang dimiliki seseorang berperan dalam mengaplikasikan ekonomi syariah guna memajukan perekonomian bangsa.&lt;br /&gt;Sejarah membuktikan bahwa Islam berkembang melalui pola marketing yaitu perdagangan yang mempunyai hubungan erat dengan jiwa kewirausahaan maupun entrepreneurship itu sendiri. Tidak diragukan lagi, yang paling dibutuhkan saat ini adalah gagasan-gagasan cemerlang untuk memajukan sektor riil dengan mengembangkan semangat-semangat entrepreneurship. Pada lomba tahun 2010 ini karya tulis yang diajukan diharapkan membahas salah satu dari sub-tema berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;• Rekonstruksi Entrepreneurship Nabi Muhammad Saw&lt;br /&gt;• Membangun Ekonomi Syariah di Indonesia Dengan Menyiapkan Entrepreneur Profesional&lt;br /&gt;• Etika Bisnis Entrepeneur Syari'ah &lt;br /&gt; • Etos Kerja dalam Islam dan Signifikansinya &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TATA TULIS LKTEI 2010&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;A. Sistematika Penulisan&lt;br /&gt;Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bagian Awal&lt;br /&gt; a. Halaman Judul&lt;br /&gt;1) Judul identik dengan huruf besar, hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.&lt;br /&gt;2) Nama penulis dan Nomor Induk Mahasiswa dibuat dengan jelas.&lt;br /&gt;3) Asal Perguruan Tinggi ditulis dengan jelas.&lt;br /&gt;4) Tahun Penulisan.&lt;br /&gt;b. Lembar Pengesahan&lt;br /&gt;1) Lembar pengesahan memuat judul, nama penulis, dan nomor induk.&lt;br /&gt; 2) Lembar pengesahan ditandatangani oleh Dosen Pembimbing, dan Wakil/ Pembantu Rektor / Ketua / Direktur Bidang Kemahasiswaan lengkap dengan stempel Perguruan Tinggi.&lt;br /&gt;3) Lembar pengesahan diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan.&lt;br /&gt;c. Kata Pengantar dari Penulis.&lt;br /&gt;d. Daftar isi dan daftar lainnya yang diperlukan seperti Daftar Gambar, Daftar Table, dan Daftar Lampiran.&lt;br /&gt; e. Ringkasan karya tulis disusun sebanyak-banyaknya 2 (dua) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bagian Inti&lt;br /&gt;a. Pendahuluan&lt;br /&gt;Bagian pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;1) Perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi karya tulis dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah.&lt;br /&gt;2) Mengundang pertanyaan yang akan dijawab melalui penulisan.&lt;br /&gt;3) Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan.&lt;br /&gt;b. Telaah Pustaka&lt;br /&gt;Telaah Pustaka berisi:&lt;br /&gt; 1) Uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji.&lt;br /&gt;2) Uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji.&lt;br /&gt;c. Metode Penulisan&lt;br /&gt;Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan menguraikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan atau informasi, analisis-sisematis, mengambil simpulan, serta merumuskan saran atau rekomendasi.&lt;br /&gt;d. Bagian Isi atau Pembahasan&lt;br /&gt;Analisis permasalahan didasarkan pada data dan atau informasi serta Telaah Pustaka untuk menghasilkan alternatif model pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Bagian Penutup&lt;br /&gt;1) Simpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan.&lt;br /&gt;2) Saran yang disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan adopsi ide yang diusulkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Bagian Akhir&lt;br /&gt;a. Daftar Pustaka dicantumkan untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan. Penulisan Daftar Pustaka untuk buku dimulai dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, tempat penerbit. Penulisan Daftar Pustaka untuk jurnal dimulai dengan nama penulis, tahun, judul tulisan, nama jurnal, volume, dan nomor halaman. Penulisan daftar pustaka yang diperoleh dari internet ditulis alamat web site-nya.&lt;br /&gt;b. Lampiran-lampiran (jika diperlukan).&lt;br /&gt;c. Daftar Riwayat Hidup peserta minimal mencakup nama lengkap, tempat, dan tanggal lahir, alamat tempat tinggal, nomor telepon, riwayat pendidikan, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih, serta dilampiri dengan pas foto warna terbaru ukuran 3x4 di pojok kanan atas halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Persyaratan Penulisan&lt;br /&gt;1. Naskah ditulis minimal 20 halaman dan maksimal 25 halaman. Jika terdapat jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka hal tersebut dapat mengurangi penilaian.&lt;br /&gt;2. Karya Tulis di jilid menggunakan kertas Buffalo warna biru muda.&lt;br /&gt;3. Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, dll, sbb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pengetikan&lt;br /&gt;1. Tata Letak&lt;br /&gt;a. Karya tulis diketik 1,5 spasi pada kertas berukuran A4, (font 12, Times New Roman Style).&lt;br /&gt;b. Batas pengetikan:&lt;br /&gt;1) Samping kiri 4 cm.&lt;br /&gt;2) Samping kanan 3 cm.&lt;br /&gt; 3) Batas atas dan bawah masing-masing 3 cm.&lt;br /&gt;c. Jarak pengetikan, Bab, Sub-Bab, dan perinciannya:&lt;br /&gt;1) Jarak pengetikan antara Bab dan sub-bab adalah 3 spasi, Sub-Bab dan kalimat dibawahnya 2 spasi.&lt;br /&gt;2) Judul Bab diketik ditengah-tengah dengan huruf besar dan dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris-bawahi.&lt;br /&gt; 3) Judul Sub-Bab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital).&lt;br /&gt;4) Judul anak Sub-Bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indensi 5 (lima) kali pukulan yang diberi garis bawah. Huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital).&lt;br /&gt;5) Jika masih ada Sub-Judul dalam tingkatan yang lebih rendah, ditulis seperti pada butir (3) di atas, lalu diikuti oleh kalimat berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengetikan Kalimat&lt;br /&gt;Alinea baru diketik sebaris dengan baris diatasnya dengan jarak 2 spasi. Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok kedalam semuanya dan tanpa diberi tanda petik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penomoran Halaman&lt;br /&gt;a. Bagian pendahuluan yang meliputi halaman judul, kata pengantar, dan daftar isi memakai angka Romawi Kecil dan diketik sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya).&lt;br /&gt;b. Bagian tubuh/pokok karya tulis sampai dengan bagian penutup memakai angka Arab dan diketik denga jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas (1, 2, 3, dan seterusnya).&lt;br /&gt;c. Nomor halaman pertama dari tiap Bab tidak ditulis tetapi tetap diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TATA TERTIB PESERTA FINALIS LKTEI 2010&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Peserta Finalis LKTEI menggunakan pakaian rapi, jas almamater, dan sepatu.&lt;br /&gt; 2. Pembagian ID dan nomor finalis akan ditentukan dengan undian pada saat Technical Meeting.&lt;br /&gt;3. Peserta akan tampil dan mempresentasikan karya tulisnya sendiri dihadapan 3 (tiga) Dewan Juri.&lt;br /&gt;4. Tiap peserta Finalis memperoleh waktu 40 menit dengan alokasi:&lt;br /&gt; a. Persiapan Presentasi    maksimum 5 menit&lt;br /&gt;b. Presentasi Karya Tulis   maksimum 15 menit&lt;br /&gt;c. Tanya-jawab dengan Dewan Juri  maksimum 15 menit&lt;br /&gt;d. Tanya-jawab dengan forum TEMILNAS maksimum 5 menit&lt;br /&gt;5. Peserta diharapkan hadir di ruang lomba 15 menit sebelum perlombaan dimulai.&lt;br /&gt; 6. Jika dalam waktu 3 menit peserta yang dipanggil tidak tampil ke depan, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.&lt;br /&gt;7. Peserta diperkenankan untuk membawa alat peraga gambar dan sejenisnya.&lt;br /&gt;8. Panitia menyediakan LCD, Laptop, layar dan papan tulis untuk digunakan pada saat presentasi.&lt;br /&gt; 9. Pada saat sesi Tanya-jawab dengan forum TEMILNAS, tiap peserta finalis boleh mengajukan pertanyaan pada finalis yang sedang tampil.&lt;br /&gt;10. Penilaian pada sesi Tanya-jawab dengan forum TEMILNAS hanya pada kemampuan menjawab dari peserta yang tampil, bobot pertanyaan peserta lain tidak menjadi perhitungan Dewan Juri.&lt;br /&gt;11. Apabila pada sesi Tanya-jawab dengan forum TEMILNAS tidak ada yang mengajukan pertanyaan atau semua pertanyaan sudah habis dijawab peserta yang tampil sebelum waktu yang dialokasikan telah habis, maka sisa waktu sesi tersebut akan digunakan kembali untuk Tanya-jawab dengan Dewan Juri.&lt;br /&gt;12. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;13. Panitia tidak menutup kemungkinan bagi para Finalis LKTEI 2010 untuk juga ikut serta dalam Olimpiade Ekonomi Islam 2010, seandainya dipilih untuk mewakili KSEI masing-masing pada kegiatan TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KRITERIA PENILAIAN KARYA TULIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penilaian dalam Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) tahun 2010 ini mencakup dua aspek, yaitu Mutu Karya Tulis dan Kualitas Presentasi yang terdiri lagi atas, Penyajian dan Tanya-jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Penilaian Mutu Karya Tulis&lt;br /&gt;Total penilaian Mutu Karya Tulis mewakili 30% dari total penilaian Final secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen Bobot (%)&lt;br /&gt;Format Penulisan – kesesuaian dengan format anjuran. 10&lt;br /&gt; Kekritisan dan inovasi gagasan / ide. 20&lt;br /&gt;Manfaat penulisan Karya Tulis. 20&lt;br /&gt;Dasar keilmuan dalam mensolusikan masalah. 20&lt;br /&gt;Kedalaman Analisis – rincian, tajam dan ditunjang oleh argumen bermutu. 20&lt;br /&gt;Penarikan (Sintesis) Kesimpulan dan Rekomendasi – kesesuaian dan ketajaman. 10&lt;br /&gt; KESELURUHAN PENILAIAN MUTU KARYA TULIS 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penilaian Kualitas Presentasi&lt;br /&gt;a. Penyajian&lt;br /&gt;Total penilaian Penyajian mewakili 40% dari total penilaian Final secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen Bobot (%)&lt;br /&gt;Struktur presentasi – alur pikir, proporsi masing-masing bagian. 15&lt;br /&gt; Kesesuaian dengan isi karya tulis – isi dan penekanan. 30&lt;br /&gt;Penampilan – daya tarik presentasi, aksentuasi, kemampuan merangsang diskusi. 25&lt;br /&gt;Piranti Bantu presentasi (visual aids) – slide, peraga, dan lain-lain. 10&lt;br /&gt; Penggunaan bahasa tutur yang baku . 10&lt;br /&gt;Ketepatan waktu (15 menit). 10&lt;br /&gt;KESELURUHAN PENILAIAN PENYAJIAN 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tanya jawab&lt;br /&gt;Total penilaian Tanya-jawab mewakili 30% dari total penilaian Final secara keseluruhan.&lt;br /&gt; Komponen Bobot (%)&lt;br /&gt;Kebenaran dan ketepatan jawaban 40&lt;br /&gt;Upaya mempertahankan argumentasi / pendapat  35&lt;br /&gt;Wawasan peserta dalam sesi tanya jawab 25&lt;br /&gt;KESELURUHAN PENILAIAN TANYA-JAWAB 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PENGUMUMAN PEMENANG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; 1. Pengumuman peserta Finalis LKTEI 2010 yang berjumlah 6 orang akan disampaikan oleh panitia pada hari &lt;b&gt;Sabtu, tanggal 27 Februari 2010&lt;/b&gt; lewat telepon maupun website FoSSEI.&lt;br /&gt;2. Panitia akan membebaskan 6 peserta Finalis LKTEI 2010 dari biaya pendaftaran peserta mengikuti serangkaian kegiatan TEMILNAS IX 2010 (transportasi peserta Finalis dari dan menuju daerah asal tetap ditanggung sendiri).&lt;br /&gt;3. Penyerahan hadiah kepada pemenang LKTEI 2010 akan diadakan pada hari Rabu, tanggal &lt;b&gt;3 Maret 2010&lt;/b&gt;, pada saat penutupan acara TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hadiah untuk para pemenang adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt; a. Juara 1: Piagam + Trophy Gubernur  SUMUT* + Rp  2.500.000 + Souvenir + Sertifikat&lt;br /&gt;b. Juara 2: Piagam + Trophy Bank Indonesia Medan * + Rp  2.000.000 + Souvenir + Sertifikat&lt;br /&gt;c. Juara 3: Piagam + Trophy Rektor IAIN SU * + Rp  1.000.000 + Souvenir + Sertifikat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tiga orang Finalis lainnya akan mendapatkan Piagam Penghargaan dan kenang-kenangan khusus dari Panitia.&lt;br /&gt;* NB: Dalam konfirmasi aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;JADWAL KEGIATAN LKTEI 2010&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Penyerahan/pengiriman hardcopy Karya Tulis peserta kepada Panitia paling lambat diterima pada hari Jum'at, tanggal &lt;b&gt;19 Februari 2010 &lt;/b&gt;ke alamat Panitia Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) 2010, dan softcopy Karya Tulis peserta juga harus dikirim melalui E-mail ke: &lt;b&gt;&lt;a href="mailto:temilnas2010@yahoo.co.id"&gt;temilnas2010@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;2. Pengumuman peserta Finalis LKTEI 2010 yang berjumlah 6 orang akan disampaikan oleh panitia pada hari Sabtu, tanggal &lt;b&gt;27 Februari 2010 &lt;/b&gt;lewat telepon maupun website FoSSEI.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Technical meeting peserta akan diadakan pada hari Senin, tanggal &lt;b&gt;1 Maret 2010&lt;/b&gt;, Pkl. 07.00 – 07.30 WIB di Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara sebelum acara Pembukaan kegiatan TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt; 4. Presentasi Final LKTEI 2010 akan dilaksanakan pada hari Senin,&lt;b&gt; 1 Maret 2010&lt;/b&gt;,  di Aula Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara setelah di depan seluruh forum TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt;5. Pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang LKTEI 2010 akan diadakan pada hari Rabu, tanggal &lt;b&gt;3 Maret 2010&lt;/b&gt;, pada saat penutupan acara TEMILNAS IX 2010.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;TATA CARA PENGIRIMAN KARYA TULIS &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Karya Tulis peserta di jilid menggunakan kertas Buffalo warna biru muda.&lt;br /&gt;2. Peserta mengirimkan makalah Karya Tulis dalam bentuk hardcopy rangkap 2 (dua) &amp;amp; softcopy dalam CD, diterima oleh Panitia paling lambat pada hari Jumat, tanggal 19 Februari 2010, di kirimkan ke alamat:&lt;br /&gt;Panitia Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) 2010&lt;br /&gt;Sekretariat KSEI UIE IAIN SU&lt;br /&gt;Fakultas Syariah IAIN-SU, Jl. W. Iskandar Pasar V Medan Estate&lt;br /&gt;Medan – Sumatera Utara&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dan softcopy Karya Tulis peserta juga harus dikirim melalui E-mail kepada Panitia di: &lt;b&gt;&lt;a href="mailto:temilnas2010@yahoo.co.id"&gt;temilnas2010@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;3. Contact Person Panitia LKTEI 2010: 081 375 176 935 (Fauzan)&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div class="post-footer"&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author"&gt; Diposkan oleh Temu Ilmiah Nasional &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/teknis-kegiatan-lomba-karya-tulis.html" title="permanent link"&gt;20:43&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;a class="comment-link" href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/teknis-kegiatan-lomba-karya-tulis.html#comments" onclick=""&gt;0 komentar&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-355512645"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=3461736369457299982&amp;amp;postID=7139538314744377766" title="Edit Post"&gt; &lt;span class="quick-edit-icon"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;h2 class="date-header"&gt;Selasa, 05 Januari 2010&lt;/h2&gt;  &lt;a name="7984526236226714084"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title"&gt; &lt;a href="http://temilnas-fossei2010.blogspot.com/2010/01/temu-ilmiah-nasional-forum-shilaturahim.html"&gt;Temu Ilmiah Nasional Forum Shilaturahim Studi Ekonomi Islam&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;   &lt;p&gt;Forum Shilaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSei) merupakan wadah perjuangan bagi Kelompok Studi Ekonomi Islam seluruh Indonesia. Kelompok-kelompok Studi ekonomi Islam yang tersebar di berbagai kampus di seluruh Indonesia menjalin shilaturahmi dan saling bertukar informasi dalam wadah Fossei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fossei menjadi organisasi yang memperjuangkan ekonomi Islam di Indonesia. Fossei menjadi tempat bagi mahasiswa-mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi mereka tentang ekonomi Indonesia, menjadi tempat perjuangan bagi mahasiswa untuk mewujudkan ekonomi Indonesia yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk terus menjadi organisasi yang konsen dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia, Fossei memiliki agenda tahunan yaitu menyelenggarakan Temu Ilmiah Nasional (Temilnas ). Temu Ilmiah Nasional menjadi ajang pertemuan seluruh Kelompok Studi Ekonomi Islam dari seluruh kampus di Indonesia. Temu Ilmiah Nasional bertujuan meningkatkan potensi mahasiswa dalam keilmuan Ekonomi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temu Ilmiah Nasional terdiri dari beberapa kegiatan lomba dan pelatihan yaitu antara lain : Olimpiade Ekonomi Islam, Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI),National Training for Trainers (NTT), dan Achievement Motivation Training (AMT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temu Ilmiah Nasional selain menjadi ajang untuk meningkatkan potensi mahasiswa di bidang Ekonomi Islam juga diharapkan memberi masukan dan kontribusi bagi pemerintah dalam pengembangan ekonomi Islam dan menjadi ajang sosialisasi ekonomi Islam untuk seluruh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temu Ilmiah Nasional telah beberapa terlaksana dengan baik, diantaranya Temilnas 2008 yang diadakan di Universitas Gajah Mada dan Tahun 2009 di Universitas Udayana Bali dan Insya Allah tahun 2010 Temu Ilmiah Nasional akan diselenggarakan di IAIN SU Medan, Sumatera Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IAIN SU sebagai calon tuan rumah Temilnas 2010 mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk mensukseskan Temilnas dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-1896430703959701934?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/1896430703959701934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/temu-ilmiah-nasional-fossei-ke-ix-medan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1896430703959701934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/1896430703959701934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/temu-ilmiah-nasional-fossei-ke-ix-medan.html' title='TEMU ILMIAH NASIONAL FoSSEI KE IX Medan 2010'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_URQDbIGW1ic/S1nJjM_PmNI/AAAAAAAAACI/Hel7e-HkA9I/s72-c/temilnas+4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-7285174743365686422</id><published>2010-01-22T22:48:00.001-08:00</published><updated>2010-05-07T16:06:51.130-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kekuatan hidup dengan membaca Al Qur’an</title><content type='html'>Sesungguhnya wasilah yang utama untuk memperbaiki jiwa, mensucikan hati dan menjaganya dari berbagai kemelut dan terapinya adalah ilmu. Sedangkan wasilah pertama untuk mendapatkan ilmu adalah dengan membaca dan tersedianya kitab. Oleh karenanya kita akan mendapati bahwa ketika Allah menghendaki hidayah bagi makhluk-Nya dan mengeluarkannya dari kegelapan menuju cahaya, maka Dia menurunkan kitab pada mereka untuk dibaca.&lt;span id="more-61"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; Dan surat yang pertama kali diturunkan dimulai dengan kalimat yang sangat agung. Kalimat yang mengandung kunci perbaikan bagi segenap manusia walaupun berbeda masa dan berlainan tempatnya. Kalimat tersebut adalah: "&lt;em&gt;Iqra'&lt;/em&gt;", bacalah. Maka, barang siapa yang menghendaki kesuksesan, kesucian, dan perbaikan, maka tiada jalan lain kecuali dengan dua wahyu, yakni Al Qur'an dan As-Sunnah, baik secara bacaan, hafalan maupun pembelajaran. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sesungguhnya dengan kembali kepada kitab yang mengharuskan dibaca, dipahami, dan diamalkan ini merupakan langkah nyata untuk melakukan perubahan dan pengembangan.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;seandainya kita mencermati kondisi para salafus shalih sejak zaman Nabi saw. hingga orang-orang yang hidup sekarang ini dari kalangan orang-orang shalih, niscaya kita temukan titik kesamaan mereka ada pada pelaksanaan Al Qur'an, terutama ketika shalat malam. Dan amalan yang sudah menjadi konsesus mereka yang menunjukan bahwa mereka tidak melalaikan Al Qur'an dalam kondisi apapun, yaitu membaca satu bagian tertentu (&lt;em&gt;hizb&lt;/em&gt;) dari Al Qur'an setiap hari. Dari Umar bin Khattab ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Barangsiapa yang tertidur dan lupa tidak membaca satu hizb Al Qur'an atau sebagian darinya, lantas ia membacanya antara shalat Fajar dan shalat Dhuhur, maka ditulis baginya seakan-akan ia membacanya semalam penuh.&lt;/em&gt;" &lt;strong&gt;(HR. Muslim)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Hadits ini menekankan agar tidak melewatkan membaca (hizb Al Qur'an) meski banyak aral yang melintang. Sebab mereka mengetahui seyakin-yakinnya bahwa hal tersebut merupakan konsumsi hati dimana ia tidak akan dapat hidup tanpanya. Mereka selalu berusaha untuk mendahulukan makanan hati tersebut sebelum makanan jasad. Mereka merasakan ada kekurangan apabila tidak mendapatkan sesuatu darinya. Berbeda halnya dengan orang-orang yang meremehkannya yang tidak pernah merasakan kecuali rasa lapar, haus, sakit, dan pedihnya tubuh mereka. Adapun rasa sakit dan hausnya hati, tidak pernah mereka rasakan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sesunggunnya membaca Al Qur'an pada waktu shalat malam merupakan wasilah yang paling kuat untuk mempertahankan keberadaan tauhid dan iman supaya tetap segar, lunak, dan basah didalam hati.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bacaan Al Qur'an adalah pijakan bagi setiap amal salih yang lain seperti puasa, shadaqah, jihad dan menyambung tali silaturahim.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ketika Allah SWT. menugaskan Nabi-Nya, Muhammad saw.  dengan kewajiban dakwah sebagai tugas yang amat berat, maka Allah mengarahkannya kepada sesuatu yang dapat membantunya, yaitu membaca Al Qur'an:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun diwaktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan diwaktu itu lebih berkesan. Sesunggubnnya kamu pada siang hari mempunya urusan yang panjang (banyak)."&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(QS. Al Muzammil: 1-7)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pada zaman kita sekarang ini telah banyak yang membahas masalah kesuksesan, kebahagiaan, keberhasilan, dan kekuatan dalam hidup. Dan telah banyak pula tulisan-tulisan yang berkaitan dengan hal tersebut, masing-masing mengaku bahwa dalam bukunya tersebut atau dalam acara-acara mereka mengandung obat mujarab dan terapi yang manjur. Ia menganggap bahwa jika memakai buku tersebut maka tidak perlu lagi buku yang lain. Yang benar, bahwa sifat tersebut tidak pantas diberikan kecuali kepada satu-satunya kitab, yaitu Al Qur'an Al Karim.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Apabila hati seorang hamba sudah bergantung kepada kitab Rabb-nya, dan ia yakin bahwa jalan kesuksesan, keselamatan, kebahagiaan dan kekuatan dirinya ada dalam membaca dan mentadabburi Al Qur'an, maka ini merupakan awal pijakan menggapai keberhasilan dan tangga kebahagiaan di dunia dan akhirat.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;strong&gt;Dr. Khalid bin Abdul Karim Al Laahim&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-7285174743365686422?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/7285174743365686422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/kekuatan-hidup-dengan-membaca-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7285174743365686422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7285174743365686422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/kekuatan-hidup-dengan-membaca-al-quran.html' title='Kekuatan hidup dengan membaca Al Qur’an'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-7335926985246151540</id><published>2010-01-22T22:40:00.001-08:00</published><updated>2010-01-22T22:47:58.375-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Manfaat membaca al-Qur'an untuk kehidupan</title><content type='html'>Sebagai wahyu yang Allah turunkan kepada nabi-Nya, tentu al-Qur&amp;#39;an memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri bagi para pembaca dan penggemarnya. Ayat-ayat al-qur&amp;#39;an yang kita baca sehari-sehari tidak lepas dari karunia Allah untuk setiap muslim yang demikian besar. Karena saking istimewanya al-Qur&amp;#39;an ini dari kitab-kitab samawi lainnya, Allah memberikan tempat istimewa bagi para pecintanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;           Oleh karena bagi anda yang ingin memaksimalkan peran al-Qur&amp;#39;an dalam kehidupan, nampaknya harus lebih banyak lagi mengetahui manfaat dan perannya, terutama untuk kehidupan. Di antara manfaat itu adalah:&lt;br /&gt; 1. Ayat-ayat al-Qur&amp;#39;an yang dibaca setiap hari akan memberikan motivasi dan penyemangat bagi si pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika membaca al-Qur&amp;#39;an, Allah akan menegur diri kita pada setiap ayat-ayat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bacaan al-Qur&amp;#39;an yang melibatkan emosi akan memberikan kedamaian dan ketenangan yang tidak bisa dilukiskan, seperti yang dialami dan dirasakan oleh Sayyid Quthb Rahimahullah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Orang yang membaca al-Qur&amp;#39;an akan senantiasa ingat Allah dan kembali kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang yang membaca al-Qur&amp;#39;an akan selalu berada dalam kecukupan dan nikmat Allah meski ia merasakan serba kurang di dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6. Ayat-ayat Alloh akan menjadi penjaganya selama ia hidup di dunia, karena ia telah menjaga ayat-ayat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang yang paham al-Qur&amp;#39;an adalah orang yang memiliki banyak ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Orang yang membaca al-Qur&amp;#39;an bagaikan orang yang sedang menyelami samudera kehidupan, dan mengambil manfaat darinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;9. Orang yang selalu akrab dengan ayat-ayat akan diberikan jiwa yang sejuk, hati yang damai dan pikiran yang jernih, sehingga membuatnya ingin selalu beramal, kreatif, inovatif dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Orang yang membaca al-Qur&amp;#39;an akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, di saat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;11. Orang yang rajin membaca al-Qur&amp;#39;an akan selalu diberikan jalan kemudahan dan petunjuk sehingga tidak mudah untuk menyimpang dan menyerah karena ayat-ayat Allah akan selalu mengingatkan dirinya ketika dirinya &amp;#39;tersandung dosa dan maksiat.&amp;#39;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;12. Orang yang membaca dan menjaga al-Qur&amp;#39;an selalu berada dalam lindungan dan penjagaan Allah.&lt;br /&gt;Ayat-ayat al-Qur&amp;#39;an mengajak pembacanya untuk senantiasa berpikir, merenung dan beramal sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan masih banyak manfaat-manfaat lainnya yang terus update dengan kondisi kehidupan kita...Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu belajar dan meningkatkan diri untuk lebih dekat lagi dengan al-Qur&amp;#39;an...Amiin&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;wallahu a&amp;#39;lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-7335926985246151540?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/7335926985246151540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/manfaat-membaca-al-quran-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7335926985246151540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7335926985246151540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/manfaat-membaca-al-quran-untuk.html' title='Manfaat membaca al-Qur&apos;an untuk kehidupan'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-434417823019263114</id><published>2010-01-22T21:45:00.001-08:00</published><updated>2010-05-07T16:24:56.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Polisi Israel Serang "Marbot" Masjid Al-Aqsha</title><content type='html'>&lt;div class="garis-bawah"&gt;     &lt;p&gt;&lt;img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/Palestina/israelpolice.jpg" style="display: block; padding-bottom: 1em;" alt="" width="372"&gt;Polisi pendudukan Israel pada Jumat pagi kemarin (22/1), secara brutal menyerang salah satu penjaga Masjid Aqsha sewaktu &amp;#39;marbot&amp;#39; tersebut sedang bertugas, menurut sumber-sumber lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhannad Idris (25 tahun) sedang bertugas ketika unsur-unsur dari kepolisian pendudukan Israel mulai memprovokasi dirinya. Akibat provokokasi dari polisi Israel, akhirnya Idris terlibat &lt;em&gt;cek cok &lt;/em&gt;dengan beberapa polisi tersebut, namun setelah itu sejumlah polisi pendudukan memukuli Idris tanpa belas kasihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat dikeroyok dan dipukuli Idris menderita luka-luka di seluruh tubuhnya, kemudian ia dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi pendudukan Israel, secara rutin pada setiap hari Jumat, melakukan inspeksi di sekitar kota tua dan berjalan-jalan menuju Masjid Aqsha sebelum para jamaah dari umat Islam menuju mesjid untuk melaksanakan shalat Jum&amp;#39;at.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak zionis Israel telah melarang para jamaah dari Tepi Barat memasuki Yerusalem dan memasuki Masjid al-Aqsha. Hanya jamaah yang berumur lebih dari 50 tahun dibebaskan dari aturan kejam ini.(fq/pic)&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-434417823019263114?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/434417823019263114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/polisi-israel-serang-marbot-masjid-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/434417823019263114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/434417823019263114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/polisi-israel-serang-marbot-masjid-al.html' title='Polisi Israel Serang &quot;Marbot&quot; Masjid Al-Aqsha'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-4074998238163585392</id><published>2010-01-22T07:32:00.000-08:00</published><updated>2010-05-07T16:23:22.228-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>AC-FTA Berdampak Serius Pada Petani dan Nelayan</title><content type='html'>JAKARTA-MI: Pelaksanaan ASEAN China Free Trade Agreement (AC-FTA) tidak hanya menjadi kekhawatiran kaum industrilais. Mereka yang setiap hari bergulat dengan ladang dan laut juga merasakan dampak yang tidak bisa diremehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sektor kelautan dan perikanan, kedudukan nelayan dalam negeri terancam. Pasalnya, China identik dengan kejahatan di sektor perikanan. Selain itu, komoditas hasil laut yang dihasilkan Indonesia dan China cenderung sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan masuknya China di FTA, lebih parah dampaknya. China itu identik degan kriminal perikanan. Sampai dulu dia diembargo oleh AS dan EU. Banyak perusahaan nakal. Komoditas kita juga sama," kata Ketua Pokja Perikanan Aliansi Desa Sejahtera Riza Damanik, di Jakarta, Kamis (14/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesamaan tersebut, menurut Riza, berakibat pada perubahan pilihan konsumsi masyarakat dari yang sebelumnya membeli produk dalam negeri menjadi memilih produk impor. Terlebih, barang China, apapun itu jenisnya, cenderung lebih murah. Murahnya harga produk China tersebut, terjadi karena jauh lebih tingginya biaya yang diperelukan untuk budidaya ikan dalam negeri. Tingginya biaya budidaya tersebut disebabkan pakan yang masih impor. Indonesia belum memiliki pabrik pakan ikan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini yang sebabkan biaya dan harga mahal. Kalau mau bersaing, bnagun pabrik pakannya, jangan Cuma infrastruktur bangun sana snini tapi pakan masih dari Negara lain," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riza mengungkapkan, mestinya pemerintah belajar dari FTA sebelumnya yang dilakukan dengan Jepang. Dari kerjasama yang dimulai tahun 2008 lalu tersebut, Indonesia tidak mendapatkan keuntungan lebih namun justru kerugian. Dengan Jepang, Indonesia mengekspor ikan mentah. Terjadi peningkatan volume ekspor ikan mentah ke Jepang semenjak pelaksanaan FTA, namun tidak demikian dengan nilainya. Nilai ekspor mengalami penurunan, hingga US$2 sampai US$3 per kilogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika konsekuensi FTA sekarang masih kirim yang mentah, kita akan terus dapatkan kerugian. Tidak ada nilai tambah dari petani dan kekayaan laut kita," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menegaskan, bahwa tahun ini bukan merupakaan saat yang tepat untuk berekspansi, melainkan membangun pondasi.&lt;br /&gt;Sementara Koordinator Nasional Aliansi Desa Sejahtera Tejo Wahyu Jatmiko mengatakan ACFTA juga semakin menggilas para petani di pedesaan. Sejak Early Harvest Program dilakukan, pada kenyataannya bukan produk pertanian Indonesi yang membanjiri China melainkan produk pertanian China yang ramai di pasar Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau yang kuat seperti kakao, kelapa sawit, dan kopi mungkin masih bisa berkembang. Tapi kalau yang lain, semakin dilibas," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tejo mencontohkan, saat ini kita bisa menemukan bawang putih China di sentra produksi bawang dalam negeri. Impor sagu dari China juga tercatat sangat besar mencapai US$3 juta per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu belum lagi tanaman lain. Ini ancaman cukup serius bagi kita," katanya. (DU/OL-7)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-4074998238163585392?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/4074998238163585392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/ac-fta-berdampak-serius-pada-petani-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/4074998238163585392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/4074998238163585392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/ac-fta-berdampak-serius-pada-petani-dan.html' title='AC-FTA Berdampak Serius Pada Petani dan Nelayan'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1548348812856046101.post-7707804855901509519</id><published>2010-01-22T06:34:00.001-08:00</published><updated>2010-11-07T09:22:42.958-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Profil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNbgAoCgXlI/AAAAAAAAAE8/Wwb2gEkgDrs/s1600/4204_1011085455460_1774734951_19062_6417087_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNbgAoCgXlI/AAAAAAAAAE8/Wwb2gEkgDrs/s400/4204_1011085455460_1774734951_19062_6417087_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536859093251153490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Motto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mewujudkan Generasi Qur’ani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membentuk insan akademis yang berkepribadian islam untuk mewujudkan islamisasi kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Misi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberantasan buta huruf dan peningkatan kemampuan baca tulis Al Qur’an.&lt;br /&gt;Peningkatan pemahaman tsaqofah islam.&lt;br /&gt;Peningkatan kemampuan manajerial dakwah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1548348812856046101-7707804855901509519?l=mediafsqfeunlam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/feeds/7707804855901509519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/profil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7707804855901509519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1548348812856046101/posts/default/7707804855901509519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediafsqfeunlam.blogspot.com/2010/01/profil.html' title='Profil'/><author><name>fsqfeunlam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10267993659659756779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kcYySrFWKO8/TNbgAoCgXlI/AAAAAAAAAE8/Wwb2gEkgDrs/s72-c/4204_1011085455460_1774734951_19062_6417087_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
